Seputar Kaltim

    Dinsos PPU Pulangkan 16 Orang Terlantar ke Daerah Asalnya

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    02 Agustus 2024 pukul 18:12 WITA

    Kepala Dinsos PPU, Saidin.(Foto:Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Penajam - Dinas Sosial (Dinsos) Penajam Paser Utara (PPU) hingga pertengahan 2024 ini telah memulangkan 16 Orang Terlantar (OT) ke daerah asalnya dengan menggunakan dana sendiri.

    Kepala Dinsos PPU, Saidin mengaku sebelum memulangkan OT ke daerah asalnya, Dinsos perlu melakukan asesmen untuk memastikan apakah mereka benar-benar OT atau tidak.

    "Biasanya kami perlu mengecek terlebih dahulu, apakah mereka memiliki sanak keluarga di sini atau bisa dibilang hidup sebatang kara, termasuk apakah tidak memiliki tempat tinggal dan tidak memiliki biaya untuk pulang," ucapnya Kamis (1/8/2024).

    Selama ini, kata dia, Dinsos PPU telah memulangkan beberapa OT yang berasal dari Banjarmasin, Bandung, Surabaya dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

    Saidin menceritakan, terdapat salah satu kasus yang membuat seseorang bisa menjadi OT, yakni kasus yang dihadapi seorang warga Bandung ketika merantau untuk bekerja di sebuah perusahaan PPU dan memenuhi keperluan yang lain. 

    Namun, bukannya mendapat biaya operasional, malah mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari perusahaan tersebut dan gajinya selama bekerja belum diberikan kepadanya.

    "Setelah kami telusuri kasus itu, rupanya gaji yang dihasilkan dipegang oleh pihak ketiga. Tapi sayangnya, pihak ketiga tidak memberikan gaji itu, sehingga membuat orang tersebut tidak bisa pulang ke kampung halamannya," sebutnya.

    Mengetahui itu, Dinsos PPU pun berniat memulangkan orang itu ke kampung halamannya dengan membelikan tiket kapal, serta berkoordinasi dengan Dinsos Bandung agar dapat menjemputnya ketika sampai.

    "Ini diharapkan tidak terulang kembali mengingat OT lagi marak-maraknya di PPU karena ditawarkan pekerjaan di IKN, tetapi bukannya mendapat pekerjaan malah berakhir ditipu dan menjadi OT. Untuk itu, dengan adanya tindakan dari Dinsos dapat membantu mereka kembali ke daerah asalnya," pungkasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Dinsos PPU Pulangkan 16 Orang Terlantar ke Daerah Asalnya

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    02 Agustus 2024 pukul 18:12 WITA

    Kepala Dinsos PPU, Saidin.(Foto:Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Penajam - Dinas Sosial (Dinsos) Penajam Paser Utara (PPU) hingga pertengahan 2024 ini telah memulangkan 16 Orang Terlantar (OT) ke daerah asalnya dengan menggunakan dana sendiri.

    Kepala Dinsos PPU, Saidin mengaku sebelum memulangkan OT ke daerah asalnya, Dinsos perlu melakukan asesmen untuk memastikan apakah mereka benar-benar OT atau tidak.

    "Biasanya kami perlu mengecek terlebih dahulu, apakah mereka memiliki sanak keluarga di sini atau bisa dibilang hidup sebatang kara, termasuk apakah tidak memiliki tempat tinggal dan tidak memiliki biaya untuk pulang," ucapnya Kamis (1/8/2024).

    Selama ini, kata dia, Dinsos PPU telah memulangkan beberapa OT yang berasal dari Banjarmasin, Bandung, Surabaya dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

    Saidin menceritakan, terdapat salah satu kasus yang membuat seseorang bisa menjadi OT, yakni kasus yang dihadapi seorang warga Bandung ketika merantau untuk bekerja di sebuah perusahaan PPU dan memenuhi keperluan yang lain. 

    Namun, bukannya mendapat biaya operasional, malah mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari perusahaan tersebut dan gajinya selama bekerja belum diberikan kepadanya.

    "Setelah kami telusuri kasus itu, rupanya gaji yang dihasilkan dipegang oleh pihak ketiga. Tapi sayangnya, pihak ketiga tidak memberikan gaji itu, sehingga membuat orang tersebut tidak bisa pulang ke kampung halamannya," sebutnya.

    Mengetahui itu, Dinsos PPU pun berniat memulangkan orang itu ke kampung halamannya dengan membelikan tiket kapal, serta berkoordinasi dengan Dinsos Bandung agar dapat menjemputnya ketika sampai.

    "Ini diharapkan tidak terulang kembali mengingat OT lagi marak-maraknya di PPU karena ditawarkan pekerjaan di IKN, tetapi bukannya mendapat pekerjaan malah berakhir ditipu dan menjadi OT. Untuk itu, dengan adanya tindakan dari Dinsos dapat membantu mereka kembali ke daerah asalnya," pungkasnya.

    (Sf/By)