Seputar Kaltim

    Dinsos Kaltim Penuhi Kuota 210 Siswa Sekolah Rakyat, Siap Diresmikan 20 Juni 2026

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    11 Juni 2026 pukul 16:48 WITA

    Siswa Sekolah Rakyat Terpadu 58. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)

    Samarinda - Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sukses memenuhi target kuota peserta didik untuk program Sekolah Rakyat. 

    Total sebanyak 210 siswa dari keluarga kurang mampu telah terdaftar dan siap mengenyam pendidikan di sekolah terpadu yang dipusatkan di Kota Samarinda tersebut.

    Kepala Dinsos Kaltim, Andi Muhammad Ishak, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras tim pendamping di lapangan yang berhasil menjaring anak-anak dari kelompok rentan.

    "Alhamdulillah, untuk kuota sudah terisi penuh semua berkat tim pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kaltim, yang telah terjun bekerja keras melakukan penjaringan siswa ke berbagai wilayah," ujar Andi di Samarinda.

    Menurut Andi, penjaringan anak-anak dari keluarga tidak mampu (desil terbawah) ini adalah wujud strategi pemerintah untuk memberikan kepastian hak dasar. 

    Tujuannya jelas yakni memastikan generasi muda Kaltim mendapatkan akses pengajaran yang layak, merata, dan bermutu tinggi.

    Daya tampung Sekolah Rakyat ini dialokasikan secara proporsional untuk tiga jenjang pendidikan. Penempatan seluruh anak didik dipusatkan pada gedung Sekolah Rakyat permanen di kawasan Palaran, Samarinda.

    Rincian sebaran kuota siswa mulai dari tingkat SD (60 Kursi) diisi oleh 55 anak asal Samarinda dan 5 anak tambahan dari kabupaten/kota terdekat.

    Tingkat SMP, penyerapan terpusat secara mutlak, di mana seluruh 60 siswa merupakan anak-anak usia belajar yang berdomisili di ibu kota provinsi (Samarinda).

    Adapun tingkat SMA terdapat 90 Kursi, mengakomodasi 80 pelajar lokal Samarinda ditambah 10 remaja hasil rekrutmen dari kabupaten terdekat.

    Megaproyek Pendidikan di Palaran

    Saat ini, pembangunan gedung Sekolah Rakyat Kaltim permanen yang berlokasi di Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, tengah dikebut. 

    Fasilitas pendidikan terpadu ini bukan proyek main-main, karena dibangun di atas lahan seluas tujuh hektare dengan total luas bangunan mencapai 27.498,18 meter persegi.

    Pemerintah Provinsi Kaltim menargetkan penyelesaian menyeluruh dari fasilitas pendidikan khusus masyarakat rentan ini dapat rampung 100 persen dalam waktu dekat. 

    Rencananya, Sekolah Rakyat ini siap diresmikan penggunaannya tepat waktu pada tanggal 20 Juni 2026.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Dinsos Kaltim Penuhi Kuota 210 Siswa Sekolah Rakyat, Siap Diresmikan 20 Juni 2026

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    11 Juni 2026 pukul 16:48 WITA

    Siswa Sekolah Rakyat Terpadu 58. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)

    Samarinda - Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sukses memenuhi target kuota peserta didik untuk program Sekolah Rakyat. 

    Total sebanyak 210 siswa dari keluarga kurang mampu telah terdaftar dan siap mengenyam pendidikan di sekolah terpadu yang dipusatkan di Kota Samarinda tersebut.

    Kepala Dinsos Kaltim, Andi Muhammad Ishak, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras tim pendamping di lapangan yang berhasil menjaring anak-anak dari kelompok rentan.

    "Alhamdulillah, untuk kuota sudah terisi penuh semua berkat tim pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kaltim, yang telah terjun bekerja keras melakukan penjaringan siswa ke berbagai wilayah," ujar Andi di Samarinda.

    Menurut Andi, penjaringan anak-anak dari keluarga tidak mampu (desil terbawah) ini adalah wujud strategi pemerintah untuk memberikan kepastian hak dasar. 

    Tujuannya jelas yakni memastikan generasi muda Kaltim mendapatkan akses pengajaran yang layak, merata, dan bermutu tinggi.

    Daya tampung Sekolah Rakyat ini dialokasikan secara proporsional untuk tiga jenjang pendidikan. Penempatan seluruh anak didik dipusatkan pada gedung Sekolah Rakyat permanen di kawasan Palaran, Samarinda.

    Rincian sebaran kuota siswa mulai dari tingkat SD (60 Kursi) diisi oleh 55 anak asal Samarinda dan 5 anak tambahan dari kabupaten/kota terdekat.

    Tingkat SMP, penyerapan terpusat secara mutlak, di mana seluruh 60 siswa merupakan anak-anak usia belajar yang berdomisili di ibu kota provinsi (Samarinda).

    Adapun tingkat SMA terdapat 90 Kursi, mengakomodasi 80 pelajar lokal Samarinda ditambah 10 remaja hasil rekrutmen dari kabupaten terdekat.

    Megaproyek Pendidikan di Palaran

    Saat ini, pembangunan gedung Sekolah Rakyat Kaltim permanen yang berlokasi di Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, tengah dikebut. 

    Fasilitas pendidikan terpadu ini bukan proyek main-main, karena dibangun di atas lahan seluas tujuh hektare dengan total luas bangunan mencapai 27.498,18 meter persegi.

    Pemerintah Provinsi Kaltim menargetkan penyelesaian menyeluruh dari fasilitas pendidikan khusus masyarakat rentan ini dapat rampung 100 persen dalam waktu dekat. 

    Rencananya, Sekolah Rakyat ini siap diresmikan penggunaannya tepat waktu pada tanggal 20 Juni 2026.

    (Sf/Rs)