Seputar Kaltim

    Dinsos Kaltim Atasi Kemiskinan Ekstrem dengan Targetkan 1.500 KPM untuk Dapat Bantuan Usaha Ekonomi Produktif

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    14 Januari 2025 pukul 16:29 WITA

    Kabid Penanganan Fakir Miskin (PFM) Dinsos Kaltim, Saprudin Saida Panda. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berencana memberikan bantuan usaha ekonomi produktif kepada 1.500 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh wilayah Kaltim pada tahun 2025. 

    Bantuan ini merupakan bagian dari upaya untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem dan memberikan pemberdayaan ekonomi kepada masyarakat miskin.  

    Kabid Penanganan Fakir Miskin (PFM) Dinsos Kaltim, Saprudin Saida Panda, menyampaikan langkah penting dalam penanganan kemiskinan adalah pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yang menjadi acuan utama dalam penyaluran bantuan sosial. 

    Dinsos Kaltim saat ini tengah bekerja sama dengan kabupaten/kota untuk melakukan penataan data kemiskinan ekstrem yang lebih akurat. 

    "Proses ini akan menjadi langkah awal dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan," jelas Panda.  

    Setelah data kemiskinan diperbaharui, pihaknya akan segera melaksanakan program pemberdayaan yang difokuskan pada bantuan usaha ekonomi produktif. 

    Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan keluarga penerima manfaat melalui pemberian modal usaha. 

    Pada tahun sebelumnya, masing-masing KPM menerima bantuan hingga Rp5 juta, dan diharapkan besaran bantuan pada tahun 2025 akan lebih besar, sesuai dengan arahan gubernur yang baru.  

    Bantuan usaha ekonomi produktif ini akan mulai disalurkan pada triwulan kedua hingga ketiga tahun 2025. 

    "Adanya program ini, diharapkan masyarakat miskin di Kaltim dapat memiliki peluang untuk meningkatkan kesejahteraan mereka melalui usaha yang lebih mandiri dan produktif," tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Dinsos Kaltim Atasi Kemiskinan Ekstrem dengan Targetkan 1.500 KPM untuk Dapat Bantuan Usaha Ekonomi Produktif

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    14 Januari 2025 pukul 16:29 WITA

    Kabid Penanganan Fakir Miskin (PFM) Dinsos Kaltim, Saprudin Saida Panda. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berencana memberikan bantuan usaha ekonomi produktif kepada 1.500 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh wilayah Kaltim pada tahun 2025. 

    Bantuan ini merupakan bagian dari upaya untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem dan memberikan pemberdayaan ekonomi kepada masyarakat miskin.  

    Kabid Penanganan Fakir Miskin (PFM) Dinsos Kaltim, Saprudin Saida Panda, menyampaikan langkah penting dalam penanganan kemiskinan adalah pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yang menjadi acuan utama dalam penyaluran bantuan sosial. 

    Dinsos Kaltim saat ini tengah bekerja sama dengan kabupaten/kota untuk melakukan penataan data kemiskinan ekstrem yang lebih akurat. 

    "Proses ini akan menjadi langkah awal dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan," jelas Panda.  

    Setelah data kemiskinan diperbaharui, pihaknya akan segera melaksanakan program pemberdayaan yang difokuskan pada bantuan usaha ekonomi produktif. 

    Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan keluarga penerima manfaat melalui pemberian modal usaha. 

    Pada tahun sebelumnya, masing-masing KPM menerima bantuan hingga Rp5 juta, dan diharapkan besaran bantuan pada tahun 2025 akan lebih besar, sesuai dengan arahan gubernur yang baru.  

    Bantuan usaha ekonomi produktif ini akan mulai disalurkan pada triwulan kedua hingga ketiga tahun 2025. 

    "Adanya program ini, diharapkan masyarakat miskin di Kaltim dapat memiliki peluang untuk meningkatkan kesejahteraan mereka melalui usaha yang lebih mandiri dan produktif," tutupnya.

    (Sf/Rs)