Seputar Kaltim

    Dinkes Samarinda Gelar Pameran Kesehatan dengan Berbagai Layanan Gratis di Bigmall

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    01 Agustus 2024 pukul 17:14 WITA

    Kepala Dinkes Samarinda, Ismed Kusasih saat sambutan dalam acara pembukaan pameran kesehatan di Atrium Bigmall, Samarinda, Kamis (1/8/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda menggelar Pameran Kesehatan ke-2 dengan tema "Bergerak Bersama Melalui Transformasi Kesehatan Mewujudkan Kota Samarinda Sehat Menuju Kota Pusat Peradaban". 

    Acara ini berlangsung di Atrium Bigmall Samarinda dari tanggal 1 hingga 3 Agustus 2024.

    Kepala Dinkes Samarinda, Ismed Kusasih, menjelaskan bahwa pameran ini menyediakan berbagai layanan kesehatan gratis, termasuk konsultasi mengenai BPJS, kesehatan ibu hamil, anak, remaja, pelayanan untuk usia produktif dan lansia, serta penanggulangan penyakit menular. 

    "Termasuk juga skrining kesehatan jiwa, pemeriksaan tensi darah, serta gula darah gratis," ujar Ismed dalam acara pembukaan pameran di Atrium Bigmall Samarinda, Kamis (1/8/2024). 

    Pameran ini juga menjadi momen peluncuran transformasi integrasi layanan primer, yang merupakan revitalisasi dari program sebelumnya. 

    Transformasi ini melibatkan posyandu, puskesmas pembantu, dan akan diperluas hingga ke dusun-dusun. Khusus di posyandu, layanan akan disediakan secara siklus, tidak hanya untuk ibu hamil, tetapi juga untuk semua kalangan.

    Dinkes Samarinda mengelola 26 puskesmas, 37 puskesmas pembantu, 671 posyandu, 1 unit UPT laboratorium kesehatan daerah, serta 1 layanan rujukan yakni RSUD IA Moeis. 

    "Pada pameran ini juga akan disosialisasikan 12 standar minimal layanan kesehatan yang wajib diketahui oleh masyarakat," jelasnya. 

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun juga mengapresiasi adanya pameran ini. Ia menyatakan bahwa acara ini merupakan langkah edukasi dan deklarasi komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan dan memperbaiki layanan serta membangun infrastruktur kesehatan. 

    "Kami sadar masih ada kekurangan, tetapi kami akan terus memperbaiki dan melanjutkan pembangunan dan layanan kesehatan," kata Andi Harun.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Dinkes Samarinda Gelar Pameran Kesehatan dengan Berbagai Layanan Gratis di Bigmall

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    01 Agustus 2024 pukul 17:14 WITA

    Kepala Dinkes Samarinda, Ismed Kusasih saat sambutan dalam acara pembukaan pameran kesehatan di Atrium Bigmall, Samarinda, Kamis (1/8/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda menggelar Pameran Kesehatan ke-2 dengan tema "Bergerak Bersama Melalui Transformasi Kesehatan Mewujudkan Kota Samarinda Sehat Menuju Kota Pusat Peradaban". 

    Acara ini berlangsung di Atrium Bigmall Samarinda dari tanggal 1 hingga 3 Agustus 2024.

    Kepala Dinkes Samarinda, Ismed Kusasih, menjelaskan bahwa pameran ini menyediakan berbagai layanan kesehatan gratis, termasuk konsultasi mengenai BPJS, kesehatan ibu hamil, anak, remaja, pelayanan untuk usia produktif dan lansia, serta penanggulangan penyakit menular. 

    "Termasuk juga skrining kesehatan jiwa, pemeriksaan tensi darah, serta gula darah gratis," ujar Ismed dalam acara pembukaan pameran di Atrium Bigmall Samarinda, Kamis (1/8/2024). 

    Pameran ini juga menjadi momen peluncuran transformasi integrasi layanan primer, yang merupakan revitalisasi dari program sebelumnya. 

    Transformasi ini melibatkan posyandu, puskesmas pembantu, dan akan diperluas hingga ke dusun-dusun. Khusus di posyandu, layanan akan disediakan secara siklus, tidak hanya untuk ibu hamil, tetapi juga untuk semua kalangan.

    Dinkes Samarinda mengelola 26 puskesmas, 37 puskesmas pembantu, 671 posyandu, 1 unit UPT laboratorium kesehatan daerah, serta 1 layanan rujukan yakni RSUD IA Moeis. 

    "Pada pameran ini juga akan disosialisasikan 12 standar minimal layanan kesehatan yang wajib diketahui oleh masyarakat," jelasnya. 

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun juga mengapresiasi adanya pameran ini. Ia menyatakan bahwa acara ini merupakan langkah edukasi dan deklarasi komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan dan memperbaiki layanan serta membangun infrastruktur kesehatan. 

    "Kami sadar masih ada kekurangan, tetapi kami akan terus memperbaiki dan melanjutkan pembangunan dan layanan kesehatan," kata Andi Harun.

    (Sf/Rs)