Cari disini...
Seputar Kaltim
Mobil ambulans yang akan dikembangkan Dinkes Kaltim untuk layanan online. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) berupaya meningkatkan inovasi pengelolaan kesehatan melalui kerja sama dengan perusahaan transportasi daring Grab. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, usai menyerahkan 69 ambulans kepada lembaga masyarakat di Kantor Dinkes Kaltim, Jumat (19/1/2023).
Jaya Mualimin menjelaskan bahwa kerja sama dengan Grab bertujuan untuk memudahkan masyarakat yang membutuhkan ambulans dalam keadaan darurat. Ia berharap ada fitur khusus di aplikasi Grab yang bisa digunakan untuk memesan ambulans yang terdekat.
"Jadi, kalau ada masyarakat yang sakit atau kecelakaan, mereka tinggal buka aplikasi Grab, lalu pilih fitur ambulans. Nanti, ambulans yang ada di sekitar lokasi mereka akan langsung datang untuk membantu," kata Jaya.
Ia menambahkan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan Grab terkait rencana kerja sama ini, namun belum ada pertemuan resmi. Ia berencana mengundang perwakilan Grab dalam waktu dekat untuk membahas lebih lanjut.
"Kami sudah bicara dengan Grab, tapi belum ada kesempatan untuk bertemu. Kami akan segera mengatur jadwal pertemuan dengan mereka," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kerja sama ini tidak akan memberatkan masyarakat dari segi biaya. Ia ingin agar Grab tidak memungut biaya tambahan dari pengguna layanan ambulans. Ia berharap agar Grab bisa menjadi mitra yang membantu pelayanan kesehatan di Kaltim.
"Kami tidak ingin masyarakat yang membutuhkan ambulans malah dibebani dengan biaya yang tinggi. Kami ingin Grab bisa bekerja sama dengan kami untuk memberikan pelayanan kesehatan yang mudah dan murah bagi masyarakat," tutur Jaya Mualimin.
Menurut Jaya Mualimin, kerja sama ini merupakan salah satu bentuk inovasi yang dilakukan Dinkes Kaltim untuk meningkatkan kualitas kesehatan di daerah ini. Ia berharap agar masyarakat bisa mendapatkan manfaat dari kerja sama ini.
"Kami terus berinovasi untuk mengembangkan dunia kesehatan di Kaltim. Kami ingin masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkualitas," pungkas Jaya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Mobil ambulans yang akan dikembangkan Dinkes Kaltim untuk layanan online. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) berupaya meningkatkan inovasi pengelolaan kesehatan melalui kerja sama dengan perusahaan transportasi daring Grab. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, usai menyerahkan 69 ambulans kepada lembaga masyarakat di Kantor Dinkes Kaltim, Jumat (19/1/2023).
Jaya Mualimin menjelaskan bahwa kerja sama dengan Grab bertujuan untuk memudahkan masyarakat yang membutuhkan ambulans dalam keadaan darurat. Ia berharap ada fitur khusus di aplikasi Grab yang bisa digunakan untuk memesan ambulans yang terdekat.
"Jadi, kalau ada masyarakat yang sakit atau kecelakaan, mereka tinggal buka aplikasi Grab, lalu pilih fitur ambulans. Nanti, ambulans yang ada di sekitar lokasi mereka akan langsung datang untuk membantu," kata Jaya.
Ia menambahkan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan Grab terkait rencana kerja sama ini, namun belum ada pertemuan resmi. Ia berencana mengundang perwakilan Grab dalam waktu dekat untuk membahas lebih lanjut.
"Kami sudah bicara dengan Grab, tapi belum ada kesempatan untuk bertemu. Kami akan segera mengatur jadwal pertemuan dengan mereka," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kerja sama ini tidak akan memberatkan masyarakat dari segi biaya. Ia ingin agar Grab tidak memungut biaya tambahan dari pengguna layanan ambulans. Ia berharap agar Grab bisa menjadi mitra yang membantu pelayanan kesehatan di Kaltim.
"Kami tidak ingin masyarakat yang membutuhkan ambulans malah dibebani dengan biaya yang tinggi. Kami ingin Grab bisa bekerja sama dengan kami untuk memberikan pelayanan kesehatan yang mudah dan murah bagi masyarakat," tutur Jaya Mualimin.
Menurut Jaya Mualimin, kerja sama ini merupakan salah satu bentuk inovasi yang dilakukan Dinkes Kaltim untuk meningkatkan kualitas kesehatan di daerah ini. Ia berharap agar masyarakat bisa mendapatkan manfaat dari kerja sama ini.
"Kami terus berinovasi untuk mengembangkan dunia kesehatan di Kaltim. Kami ingin masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkualitas," pungkas Jaya.
(Sf/Rs)