Cari disini...
Seputar Kaltim
Musrenbang RPJM Bontang tahun 2025-2030. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Anggota DPRD Bontang, Agusriansyah Ridwan menyoroti pentingnya pembangunan Jalan Lingkar guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia mengatakan jalan yang menghubungkan daerah pesisir tersebut masuk sebagai salah satu pembangunan prioritas yang perlu diperhatikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) di 2026.
Ia yakin Jalan Lingkat akan membuka peluang pendapatan baru bagi daerah karena menghubungkan sejumlah wilayah, meliputi Bontang Kuala ke Tanjung Laut, Tanjung Limau, hingga ke Lok Tuan.
“Seperti yang kita ketahui di 2026 ada penurunan anggaran Pemprov Kaltim, maka pemprov harus bisa mendukung peningkatan PAD dari setiap kabupaten dan kota,” ujarnya saat memberikan saran pada Musrenbang RPJMD, Senin (19/5/2025).
Ia menjelaskan anggaran di Kaltim dipengaruhi kondisi global yang menyebabkan fluktuasi keuangan atau fiskal tidak bisa diprediksi secara pasti. Maka salah satu solusi yang perlu dilakukan adalah mendorong peningkatan PAD setiap kabupaten/kota.
Menurutnya pembangunan di Bontang kini sudah berjalan cukup baik. Tapi dengan anggaran yang kecil, Bontang sangat memerlukan dukungan serius dari pemprov.
“Maka dari itu saya minta kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim di 2026 ini sudah dimasukan rencana pembangunannya,” ucapnya.
Ia meminta rencana tersebut dimasukkan ke dalam RPJMD Provinsi Kaltim untuk pihaknya dorong agar lebih cepat direalisasikan. “Kalau perlu dimasukan ke RPJMD Kaltim, nanti saya bantu dorong untuk realisasinya,” kata dia.
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris mengatakan, Jalan Lingkar akan memiliki peluang sangat bagus untuk menarik wisatawan berkunjung ke Bontang. Sebab akan menawarkan keindahan pemandangan laut Bontang dengan berbagi estetikanya.
“Apalagi kalau sudah ada Ibu Kota Nusantara (IKN), pasti pengunjung banyak yang datang ke Bontang kalau tahu kita punya lokasi wisata yang indah,” kata Agus Haris.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Musrenbang RPJM Bontang tahun 2025-2030. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Anggota DPRD Bontang, Agusriansyah Ridwan menyoroti pentingnya pembangunan Jalan Lingkar guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia mengatakan jalan yang menghubungkan daerah pesisir tersebut masuk sebagai salah satu pembangunan prioritas yang perlu diperhatikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) di 2026.
Ia yakin Jalan Lingkat akan membuka peluang pendapatan baru bagi daerah karena menghubungkan sejumlah wilayah, meliputi Bontang Kuala ke Tanjung Laut, Tanjung Limau, hingga ke Lok Tuan.
“Seperti yang kita ketahui di 2026 ada penurunan anggaran Pemprov Kaltim, maka pemprov harus bisa mendukung peningkatan PAD dari setiap kabupaten dan kota,” ujarnya saat memberikan saran pada Musrenbang RPJMD, Senin (19/5/2025).
Ia menjelaskan anggaran di Kaltim dipengaruhi kondisi global yang menyebabkan fluktuasi keuangan atau fiskal tidak bisa diprediksi secara pasti. Maka salah satu solusi yang perlu dilakukan adalah mendorong peningkatan PAD setiap kabupaten/kota.
Menurutnya pembangunan di Bontang kini sudah berjalan cukup baik. Tapi dengan anggaran yang kecil, Bontang sangat memerlukan dukungan serius dari pemprov.
“Maka dari itu saya minta kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim di 2026 ini sudah dimasukan rencana pembangunannya,” ucapnya.
Ia meminta rencana tersebut dimasukkan ke dalam RPJMD Provinsi Kaltim untuk pihaknya dorong agar lebih cepat direalisasikan. “Kalau perlu dimasukan ke RPJMD Kaltim, nanti saya bantu dorong untuk realisasinya,” kata dia.
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris mengatakan, Jalan Lingkar akan memiliki peluang sangat bagus untuk menarik wisatawan berkunjung ke Bontang. Sebab akan menawarkan keindahan pemandangan laut Bontang dengan berbagi estetikanya.
“Apalagi kalau sudah ada Ibu Kota Nusantara (IKN), pasti pengunjung banyak yang datang ke Bontang kalau tahu kita punya lokasi wisata yang indah,” kata Agus Haris.
(Sf/Lo)