Cari disini...
Seputar Kaltim
Penerimaan bantuan kebencanaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kepada korban Banjir di Kecamatan Sepaku. (Foto: HO-Dokumentasi Pribadi
Samarinda - Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah memberikan bantuan kepada korban bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Banjir yang disebabkan oleh hujan deras selama 8 jam telah melumpuhkan 4 desa di wilayah tersebut.
Menurut Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kaltim, Achmad Rasyidi, pihaknya masih menunggu laporan data akurat dari Dinsos PPU.
Namun, data sementara yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PPU menunjukkan bahwa ada 223 rumah dengan total 884 jiwa yang terdampak banjir di 4 desa dan kelurahan di Kecamatan Sepaku.
Namun belum diterimanya data, Rasyidi tetap mengirimkan bantuan paket sembako untuk korban bencana. "Kami telah mengirim stok logistik ke Dinsos PPU sebagai langkah antisipasi. Jika terjadi bencana di wilayah PPU, mereka dapat langsung mendistribusikan bantuan kepada korban," ungkapnya.
Kabid Bantuan dan Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos PPU, Pindie, juga mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima bantuan dari Dinsos Provinsi Kaltim.
Bantuan tersebut terdapat 117 paket yang sudah disalurkan kepada korban bencana banjir yang berisi beras 5 kg, roti kaleng, kornet, susu, gula, dan mie instan. Semua bantuan diambil dari gudang Dinsos.
Pindie menyatakan kesepakatan untuk membuka posko bantuan di beberapa desa yang terdampak di Sepaku, termasuk di Bukit Raya. Setelah Posko itu terbentuk, pihaknya akan melaporkan berapa jumlah yang terdampak, selanjutnya akan diberikan bantuan lagi. "Kami akan memeriksa data lagi dan mendistribusikan bantuan sesuai kebutuhan," tutupnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Penerimaan bantuan kebencanaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kepada korban Banjir di Kecamatan Sepaku. (Foto: HO-Dokumentasi Pribadi
Samarinda - Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah memberikan bantuan kepada korban bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Banjir yang disebabkan oleh hujan deras selama 8 jam telah melumpuhkan 4 desa di wilayah tersebut.
Menurut Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kaltim, Achmad Rasyidi, pihaknya masih menunggu laporan data akurat dari Dinsos PPU.
Namun, data sementara yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PPU menunjukkan bahwa ada 223 rumah dengan total 884 jiwa yang terdampak banjir di 4 desa dan kelurahan di Kecamatan Sepaku.
Namun belum diterimanya data, Rasyidi tetap mengirimkan bantuan paket sembako untuk korban bencana. "Kami telah mengirim stok logistik ke Dinsos PPU sebagai langkah antisipasi. Jika terjadi bencana di wilayah PPU, mereka dapat langsung mendistribusikan bantuan kepada korban," ungkapnya.
Kabid Bantuan dan Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos PPU, Pindie, juga mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima bantuan dari Dinsos Provinsi Kaltim.
Bantuan tersebut terdapat 117 paket yang sudah disalurkan kepada korban bencana banjir yang berisi beras 5 kg, roti kaleng, kornet, susu, gula, dan mie instan. Semua bantuan diambil dari gudang Dinsos.
Pindie menyatakan kesepakatan untuk membuka posko bantuan di beberapa desa yang terdampak di Sepaku, termasuk di Bukit Raya. Setelah Posko itu terbentuk, pihaknya akan melaporkan berapa jumlah yang terdampak, selanjutnya akan diberikan bantuan lagi. "Kami akan memeriksa data lagi dan mendistribusikan bantuan sesuai kebutuhan," tutupnya.
(Sf/Rs)