Cari disini...
Seputar Kaltim
Jembatan Kukar (Dok: istimewa)
Tenggarong – Kondisi Jembatan Kutai Kartanegara (Kukar) yang menghubungkan Kecamatan Tenggarong dan Tenggarong Seberang dinilai membutuhkan pemeliharaan, terutama di bagian ujung jalan yang terasa menurun saat dilintasi kendaraan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kukar, Linda Juniarti mengatakan pemerintah daerah akan melakukan pemeliharaan guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Namun sebelum dilakukan pemeliharaan, pemerintah daerah harus menunggu kajian teknis dari kementerian terbit terlebih dahulu sebagai dasar pelaksanaan perbaikan.
“Pada dasarnya setiap pekerjaan, terutama terkait pemeliharaan Jembatan Kukar harus diawali dengan kajian teknis terlebih dahulu sebelum dilaksanakan,” ujar Linda, Rabu (18/3/2026).
Ia menyatakan pemerintah daerah telah mengajukan permohonan penanganan teknis kepada kementerian terkait sejak Desember 2025 lalu.
“Sejak Desember lalu, DPU Kukar sudah menyurati kementerian terkait melalui balai jembatan,” ungkapnya.
Permohonan penanganan itu diajukan karena penanganan Jembatan Kukar yang merupakan jembatan bentang panjang berada di bawah kewenangan Balai Keamanan Jembatan dan Terowongan Khusus (BKJTK) Kementerian PU.
“Di bawah balai itu ada Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan, jadi komisitersebut yang nantinya akan melakukan penilaian terkait keamanan jembatan,” terang Linda.
Sebelumnya, DPU Kukar sempat mengikuti rapat bersama kementerian untuk membahas kondisi dan pengecekan terhadap beberapa jembatan bentang panjang di daerah tersebut.
Tapi kini kementerian terkait tidak kunjung melakukan pengecekan, sehingga DPU Kukar akan mengajukan kembali surat kepada kementerian sebagai tindak lanjut dari hasil rapat sebelumnya.
“Saat ini kami masih menunggu kepastian jadwal dari pihak terkait,” tandasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Jembatan Kukar (Dok: istimewa)
Tenggarong – Kondisi Jembatan Kutai Kartanegara (Kukar) yang menghubungkan Kecamatan Tenggarong dan Tenggarong Seberang dinilai membutuhkan pemeliharaan, terutama di bagian ujung jalan yang terasa menurun saat dilintasi kendaraan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kukar, Linda Juniarti mengatakan pemerintah daerah akan melakukan pemeliharaan guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Namun sebelum dilakukan pemeliharaan, pemerintah daerah harus menunggu kajian teknis dari kementerian terbit terlebih dahulu sebagai dasar pelaksanaan perbaikan.
“Pada dasarnya setiap pekerjaan, terutama terkait pemeliharaan Jembatan Kukar harus diawali dengan kajian teknis terlebih dahulu sebelum dilaksanakan,” ujar Linda, Rabu (18/3/2026).
Ia menyatakan pemerintah daerah telah mengajukan permohonan penanganan teknis kepada kementerian terkait sejak Desember 2025 lalu.
“Sejak Desember lalu, DPU Kukar sudah menyurati kementerian terkait melalui balai jembatan,” ungkapnya.
Permohonan penanganan itu diajukan karena penanganan Jembatan Kukar yang merupakan jembatan bentang panjang berada di bawah kewenangan Balai Keamanan Jembatan dan Terowongan Khusus (BKJTK) Kementerian PU.
“Di bawah balai itu ada Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan, jadi komisitersebut yang nantinya akan melakukan penilaian terkait keamanan jembatan,” terang Linda.
Sebelumnya, DPU Kukar sempat mengikuti rapat bersama kementerian untuk membahas kondisi dan pengecekan terhadap beberapa jembatan bentang panjang di daerah tersebut.
Tapi kini kementerian terkait tidak kunjung melakukan pengecekan, sehingga DPU Kukar akan mengajukan kembali surat kepada kementerian sebagai tindak lanjut dari hasil rapat sebelumnya.
“Saat ini kami masih menunggu kepastian jadwal dari pihak terkait,” tandasnya.
(Sf/Rs)