Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Seputar Kaltim
Jasad korban saat dievakuasi tim SAR gabungan (Dok: Polres Kukar)
Tenggarong - Seorang nelayan atas nama Udi (36), warga Kelurahan Muara Kembang, Kecamatan Muara Jawa, Kutai Kartanegara (Kukar) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Tamapole, Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 9.55 WITA.
Korban yang dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Tamapole pada 1 Maret 2026 lalu ditemukan tewas mengambang sejauh 1,3 Km dari titik awal korban terjatuh ke sungai.
“Tim SAR gabungan sudah berhasil menemukan jasad korban, ditemukan sejauh 1,3 Km dari lokasi kejadian,” ujar Koordinator Lapangan BPBD Kukar, Eko Suryawinata.
Kini jasad korban telah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan sebelum dimakamkan pihak keluarga.
Eko menceritakan insiden ini terjadi ketika korban yang tengah menaiki perahu seorang diri dari arah Muara Ulu Kecil menuju Muara Kembang untuk memasang alat tangkap ikan, yakni rengge.
Namun di tengah perjalanan, perahu yang ditumpangi korban hancur dan berakhir tenggelam diduga terkena sambaran petir, apalgi mengingat kala itu kondisi cuaca tengah diguyur hujan deras.
“Jadi si korban ini mau pergi merengge tapi perahu yang dipakai hancur akibat tersambar petir,” terang Eko.
Dengan ditemukannya jasad korban, misi pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan dinyatakan selesai dan ditutup.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Seputar Kaltim

Jasad korban saat dievakuasi tim SAR gabungan (Dok: Polres Kukar)
Tenggarong - Seorang nelayan atas nama Udi (36), warga Kelurahan Muara Kembang, Kecamatan Muara Jawa, Kutai Kartanegara (Kukar) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Tamapole, Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 9.55 WITA.
Korban yang dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Tamapole pada 1 Maret 2026 lalu ditemukan tewas mengambang sejauh 1,3 Km dari titik awal korban terjatuh ke sungai.
“Tim SAR gabungan sudah berhasil menemukan jasad korban, ditemukan sejauh 1,3 Km dari lokasi kejadian,” ujar Koordinator Lapangan BPBD Kukar, Eko Suryawinata.
Kini jasad korban telah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan sebelum dimakamkan pihak keluarga.
Eko menceritakan insiden ini terjadi ketika korban yang tengah menaiki perahu seorang diri dari arah Muara Ulu Kecil menuju Muara Kembang untuk memasang alat tangkap ikan, yakni rengge.
Namun di tengah perjalanan, perahu yang ditumpangi korban hancur dan berakhir tenggelam diduga terkena sambaran petir, apalgi mengingat kala itu kondisi cuaca tengah diguyur hujan deras.
“Jadi si korban ini mau pergi merengge tapi perahu yang dipakai hancur akibat tersambar petir,” terang Eko.
Dengan ditemukannya jasad korban, misi pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan dinyatakan selesai dan ditutup.
(Sf/Rs)