Cari disini...
Seputar Kaltim
Operasi pasar tabung LPG 3 Kg yang digelar Diskukmperindag PPU di Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, Selasa (27/5/2025).(Dok: Istimewa)
Penajam - Antusias warga rendah saat membeli tabung LPG 3 Kilogram (Kg) di operasi pasar, Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, Selasa (27/5/2025).
Operasi pasar ini digelar Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) PPU.
Tercatat dari 360 LPG 3 Kg yang disediakan, hanya 57 tabung saja yang terjual sejak pagi hingga kegiatan berakhir.
Kepala Bidang Perdagangan Diskukmperindag PPU, Marlina mengungkapkan rendahnya antusias masyarakat membeli tabung LPG 3 Kg dikarenakan kondisi cuaca sedang hujan deras dan menghambat aktivitas warga untuk ke luar rumah, sehingga tabung melon tidak terjual habis.
“Karena hujan deras, antusias warga rendah. Biasanya antusias warga di Petung itu tinggi, bahkan 360 tabung LPG tidak cukup untuk mengakomodir permintaan warga setempat,” ucap Marlina.
Ia mengatakan ratusan tabung LPG yang tidak terjual habis dalam operasi pasar akan dikembalikan ke agen atau pangkalan untuk didistribusikan kembali kepada konsumen.
“Tabung-tabungnya dikembalikan ke agen atau pangkalan karena merekalah yang menjadi mitra resmi dalam pendistribusian LPG subsidi,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Operasi pasar tabung LPG 3 Kg yang digelar Diskukmperindag PPU di Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, Selasa (27/5/2025).(Dok: Istimewa)
Penajam - Antusias warga rendah saat membeli tabung LPG 3 Kilogram (Kg) di operasi pasar, Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, Selasa (27/5/2025).
Operasi pasar ini digelar Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) PPU.
Tercatat dari 360 LPG 3 Kg yang disediakan, hanya 57 tabung saja yang terjual sejak pagi hingga kegiatan berakhir.
Kepala Bidang Perdagangan Diskukmperindag PPU, Marlina mengungkapkan rendahnya antusias masyarakat membeli tabung LPG 3 Kg dikarenakan kondisi cuaca sedang hujan deras dan menghambat aktivitas warga untuk ke luar rumah, sehingga tabung melon tidak terjual habis.
“Karena hujan deras, antusias warga rendah. Biasanya antusias warga di Petung itu tinggi, bahkan 360 tabung LPG tidak cukup untuk mengakomodir permintaan warga setempat,” ucap Marlina.
Ia mengatakan ratusan tabung LPG yang tidak terjual habis dalam operasi pasar akan dikembalikan ke agen atau pangkalan untuk didistribusikan kembali kepada konsumen.
“Tabung-tabungnya dikembalikan ke agen atau pangkalan karena merekalah yang menjadi mitra resmi dalam pendistribusian LPG subsidi,” tandasnya.
(Sf/Lo)