Diguyur Hujan Deras, Belasan Titik di Samarinda Terendam Banjir 

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    02 Januari 2024 02:42 WIB

    Banjir di Simpang KS Tubun. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang mengguyur Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, sejak Selasa (2/1/2024) petang sekira pukul 18.00 Wita hingga pukul 19.00 Wita,  menyebabkan banjir dan genangan air di sejumlah jalan utama dan kawasan permukiman.

    Berdasarkan pantauan ITS-TRC-KIM, tim relawan yang tergabung dalam Info Taruna Samarinda, banjir dan genangan air terjadi antara lain di Jalan Mugirejo, Jalan Pelita, Sungai Pinang, Jalan Kapten Sudjono, Jalan Katamso ex Rajawali, Perempatan Agus Salim, Jalan Ahmad Yani, Jalan Pasundan, Jalan Pelabuhan, Jalan Gerilya, Jalan KS Tubun Dalam, Jalan Abul Hasan, Jalan Sentosa Dalam, Jalan Slamet Riyadi (depan Polres), Jalan Panglima Batur, Perempatan Air Hitam, Perempatan Lembuswana, Jalan M Yamin, Jalan Damanhuri, dan Jalan Merbabu.

    "Ketinggian air bervariasi antara 20 cm hingga 50 cm, tergantung lokasi dan topografi. Banjir dan genangan air ini mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas warga," kata Ketua Info Taruna Samarinda, Joko Iswanto yang akrab disapa Jokis.

    Jokis menambahkan, pihaknya bersama tim relawan lainnya terus melakukan pemantauan dan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai kondisi terkini di lapangan. Ia juga mengimbau warga untuk tetap waspada dan berhati-hati jika harus keluar rumah.

    "Kami juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti BPBD, Dinas Pekerjaan Umum, dan Polisi Lalu Lintas, untuk mengantisipasi dampak banjir dan genangan air yang lebih parah. Kami harap warga dapat mengikuti arahan dan himbauan dari pihak berwenang," ujarnya.

    Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai pohon tumbang atau longsor akibat hujan deras di Kota Samarinda. Dan juga beberapa titik banjir sudah mulai surut.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Diguyur Hujan Deras, Belasan Titik di Samarinda Terendam Banjir 

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    02 Januari 2024 02:42 WIB

    Banjir di Simpang KS Tubun. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang mengguyur Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, sejak Selasa (2/1/2024) petang sekira pukul 18.00 Wita hingga pukul 19.00 Wita,  menyebabkan banjir dan genangan air di sejumlah jalan utama dan kawasan permukiman.

    Berdasarkan pantauan ITS-TRC-KIM, tim relawan yang tergabung dalam Info Taruna Samarinda, banjir dan genangan air terjadi antara lain di Jalan Mugirejo, Jalan Pelita, Sungai Pinang, Jalan Kapten Sudjono, Jalan Katamso ex Rajawali, Perempatan Agus Salim, Jalan Ahmad Yani, Jalan Pasundan, Jalan Pelabuhan, Jalan Gerilya, Jalan KS Tubun Dalam, Jalan Abul Hasan, Jalan Sentosa Dalam, Jalan Slamet Riyadi (depan Polres), Jalan Panglima Batur, Perempatan Air Hitam, Perempatan Lembuswana, Jalan M Yamin, Jalan Damanhuri, dan Jalan Merbabu.

    "Ketinggian air bervariasi antara 20 cm hingga 50 cm, tergantung lokasi dan topografi. Banjir dan genangan air ini mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas warga," kata Ketua Info Taruna Samarinda, Joko Iswanto yang akrab disapa Jokis.

    Jokis menambahkan, pihaknya bersama tim relawan lainnya terus melakukan pemantauan dan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai kondisi terkini di lapangan. Ia juga mengimbau warga untuk tetap waspada dan berhati-hati jika harus keluar rumah.

    "Kami juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti BPBD, Dinas Pekerjaan Umum, dan Polisi Lalu Lintas, untuk mengantisipasi dampak banjir dan genangan air yang lebih parah. Kami harap warga dapat mengikuti arahan dan himbauan dari pihak berwenang," ujarnya.

    Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai pohon tumbang atau longsor akibat hujan deras di Kota Samarinda. Dan juga beberapa titik banjir sudah mulai surut.

    (Sf/Rs)