Digelar di Segiri Samarinda, Viking dan Jakmania Sepakat Patuhi Regulasi

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    08 Mei 2026 12:36 WIB

    Pertemuan antara The Jakmania bersama Viking Borneo, yang ditengahi oleh Polresta Samarinda. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Laga panas sarat gengsi bertajuk El Clasico Indonesia antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung dalam lanjutan kompetisi BRI Super League dipastikan akan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026).

    Pertandingan ini dipastikan berjalan tanpa kehadiran suporter tamu menyusul kesepakatan bersama demi menjaga kondusivitas dan mematuhi regulasi kompetisi.

    Pemindahan venue pertandingan dari Jakarta ke Samarinda ini diputuskan dengan mempertimbangkan faktor keamanan tingkat tinggi. 

    Hal ini untuk mengantisipasi potensi gesekan, Polresta Samarinda telah menggelar rapat koordinasi yang dihadiri langsung oleh perwakilan Pengurus Pusat The Jakmania, Viking Borneo, dan Pusamania.

    Menyambut laga krusial tersebut, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar secara resmi merilis imbauan agar kelompok suporter Persib Bandung tidak memaksakan diri datang ke stadion. 

    Langkah ini diambil bukan untuk membatasi dukungan, melainkan murni demi penegakan aturan serta keamanan seluruh pihak.

    “Berdasarkan regulasi kompetisi Liga Indonesia dan demi menjaga kondusivitas serta keamanan bersama, kepada suporter Viking - Bobotoh dihimbau untuk tidak hadir ke Stadion Segiri, Samarinda,” tegas Kombes Pol Hendri Umar dalam pernyataan resminya.

    Menyikapi regulasi dan imbauan pihak kepolisian, kelompok suporter dari kedua kesebelasan menunjukkan sikap kooperatif yang patut diapresiasi.

    Perwakilan Pengurus Pusat The Jakmania yang hadir dalam mediasi menyampaikan pesan damai dan mengajak rekan-rekannya serta pihak Viking untuk menghormati aturan laga tanpa penonton tandang.

    "Pertandingan ini dipastikan berjalan tanpa kehadiran suporter Persib Bandung. Kami mengimbau kepada seluruh teman-teman Jakmania maupun Viking untuk bersama-sama mematuhi regulasi tersebut," ujar perwakilan Jakmania.

    Senada dengan hal itu, perwakilan Viking Borneo menerima keputusan tersebut dengan lapang dada. Mereka berkomitmen untuk menahan diri tidak hadir di stadion serta mengapresiasi pendekatan dialogis dari kepolisian.

    "Kami telah berkoordinasi langsung dengan Bapak Kapolresta. Sesuai regulasi, memang tidak boleh ada suporter tamu. Kami dari basis Viking Borneo memastikan akan mematuhi aturan tersebut untuk tidak hadir ke stadion," tegas perwakilan Viking.

    Untuk memastikan pertandingan berjalan lancar, ratusan personel gabungan dari Polresta Samarinda, Brimob, Kodim, dan instansi pemerintah daerah telah disiagakan. 

    Pengamanan maksimal akan diterapkan dengan pendekatan humanis di area sekitar Stadion Segiri, area parkir, hingga beberapa titik rawan di Kota Samarinda.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Digelar di Segiri Samarinda, Viking dan Jakmania Sepakat Patuhi Regulasi

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    08 Mei 2026 12:36 WIB

    Pertemuan antara The Jakmania bersama Viking Borneo, yang ditengahi oleh Polresta Samarinda. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Laga panas sarat gengsi bertajuk El Clasico Indonesia antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung dalam lanjutan kompetisi BRI Super League dipastikan akan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026).

    Pertandingan ini dipastikan berjalan tanpa kehadiran suporter tamu menyusul kesepakatan bersama demi menjaga kondusivitas dan mematuhi regulasi kompetisi.

    Pemindahan venue pertandingan dari Jakarta ke Samarinda ini diputuskan dengan mempertimbangkan faktor keamanan tingkat tinggi. 

    Hal ini untuk mengantisipasi potensi gesekan, Polresta Samarinda telah menggelar rapat koordinasi yang dihadiri langsung oleh perwakilan Pengurus Pusat The Jakmania, Viking Borneo, dan Pusamania.

    Menyambut laga krusial tersebut, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar secara resmi merilis imbauan agar kelompok suporter Persib Bandung tidak memaksakan diri datang ke stadion. 

    Langkah ini diambil bukan untuk membatasi dukungan, melainkan murni demi penegakan aturan serta keamanan seluruh pihak.

    “Berdasarkan regulasi kompetisi Liga Indonesia dan demi menjaga kondusivitas serta keamanan bersama, kepada suporter Viking - Bobotoh dihimbau untuk tidak hadir ke Stadion Segiri, Samarinda,” tegas Kombes Pol Hendri Umar dalam pernyataan resminya.

    Menyikapi regulasi dan imbauan pihak kepolisian, kelompok suporter dari kedua kesebelasan menunjukkan sikap kooperatif yang patut diapresiasi.

    Perwakilan Pengurus Pusat The Jakmania yang hadir dalam mediasi menyampaikan pesan damai dan mengajak rekan-rekannya serta pihak Viking untuk menghormati aturan laga tanpa penonton tandang.

    "Pertandingan ini dipastikan berjalan tanpa kehadiran suporter Persib Bandung. Kami mengimbau kepada seluruh teman-teman Jakmania maupun Viking untuk bersama-sama mematuhi regulasi tersebut," ujar perwakilan Jakmania.

    Senada dengan hal itu, perwakilan Viking Borneo menerima keputusan tersebut dengan lapang dada. Mereka berkomitmen untuk menahan diri tidak hadir di stadion serta mengapresiasi pendekatan dialogis dari kepolisian.

    "Kami telah berkoordinasi langsung dengan Bapak Kapolresta. Sesuai regulasi, memang tidak boleh ada suporter tamu. Kami dari basis Viking Borneo memastikan akan mematuhi aturan tersebut untuk tidak hadir ke stadion," tegas perwakilan Viking.

    Untuk memastikan pertandingan berjalan lancar, ratusan personel gabungan dari Polresta Samarinda, Brimob, Kodim, dan instansi pemerintah daerah telah disiagakan. 

    Pengamanan maksimal akan diterapkan dengan pendekatan humanis di area sekitar Stadion Segiri, area parkir, hingga beberapa titik rawan di Kota Samarinda.

    (Sf/Rs)