Cari disini...
Seputar Kaltim
Ruang penyimpanan berkas yang hangus terbakar di Kecamatan Tenggarong. (Foto:Aan/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Salah satu rumah diduga milik pejabat Tunggang Parangan (Perseroda) yang berada di RT 34, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tenggarong hangus terbakar pada Selasa (25/11/2025).
Insiden ini terjadi pada pukul 11.15 WITA. Api dengan cepat melalap rumah yang diduga digunakan sebagai penyimpanan berkas itu.
Pemilik Rumah Makan (RM) Rafi Seafood, Rajintiaji mengatakan insiden tersebut diketahui saat karyawannya sedang mandi, kemudian merasakan hawa panas yang tidak biasa, setelah dicek ternyata ada gumpalan asap yang berada dari rumah kosong tersebut.
“Itu yang lihat karyawan saya, dia mandi terus merasakan panas, saat dicek ternyata ada gumpalan asap yang berawal dari di rumah kosong tempat penyimpanan berkas,” kata Rajin.
Rajin mengungkapkan, rumah tersebut telah lama kosong dan difungsikan untuk penyimpanan berkas. “Saya tahunya rumah itu punya salah satu pejabat Tunggang Parangan,” ujarnya.
Kini api telah berhasil dipadamkan. Disdamkar Matan Kukar mengerahkan kurang lebih 12 unit mobil pemadam dibantu dengan relawan.
“Alhamdulillah api tidak sampai menyebar ke rumah lainnya, yang terbakar hanya rumah kosong itu dengan rumah makan saya pada bagian belakang saja. Pemadaman dilakukan selama kurang lebih 20 menit,” ungkap Rafi.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian mencapai puluhan juta rupiah.
Rumah tersebut terbakar diduga karena korsleting listrik dan kini masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ruang penyimpanan berkas yang hangus terbakar di Kecamatan Tenggarong. (Foto:Aan/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Salah satu rumah diduga milik pejabat Tunggang Parangan (Perseroda) yang berada di RT 34, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tenggarong hangus terbakar pada Selasa (25/11/2025).
Insiden ini terjadi pada pukul 11.15 WITA. Api dengan cepat melalap rumah yang diduga digunakan sebagai penyimpanan berkas itu.
Pemilik Rumah Makan (RM) Rafi Seafood, Rajintiaji mengatakan insiden tersebut diketahui saat karyawannya sedang mandi, kemudian merasakan hawa panas yang tidak biasa, setelah dicek ternyata ada gumpalan asap yang berada dari rumah kosong tersebut.
“Itu yang lihat karyawan saya, dia mandi terus merasakan panas, saat dicek ternyata ada gumpalan asap yang berawal dari di rumah kosong tempat penyimpanan berkas,” kata Rajin.
Rajin mengungkapkan, rumah tersebut telah lama kosong dan difungsikan untuk penyimpanan berkas. “Saya tahunya rumah itu punya salah satu pejabat Tunggang Parangan,” ujarnya.
Kini api telah berhasil dipadamkan. Disdamkar Matan Kukar mengerahkan kurang lebih 12 unit mobil pemadam dibantu dengan relawan.
“Alhamdulillah api tidak sampai menyebar ke rumah lainnya, yang terbakar hanya rumah kosong itu dengan rumah makan saya pada bagian belakang saja. Pemadaman dilakukan selama kurang lebih 20 menit,” ungkap Rafi.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian mencapai puluhan juta rupiah.
Rumah tersebut terbakar diduga karena korsleting listrik dan kini masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
(Sf/Lo)