Cari disini...
Seputar Kaltim
Truk Hino yang mengalami kecelakaan hingga terguling di kawasan Jembatan Narut, Bengalon, Kutim, (Foto: Polres Kutim).
Sangatta – Truk Hino 10 roda bermuatan koral terguling dan masuk sungai setelah diduga mengalami rem blong di kawasan Jembatan Narut, RT 16, Dusun Sekurau Baru, Desa Persiapan Sekurau Atas, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur (Kutim), Rabu (2/9/2026).
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.00 WITA saat truk tersebut melaju dari arah Kaliorang menuju Bengalon. Kasat Lantas Polres Kutim, AKP Rezky Nur Harismeihendra mengatakan, kendaraan diduga mengalami gangguan pengereman ketika melintas di ruas jalan yang menikung dan menurun.
Truk kemudian kehilangan kendali, menabrak teras rumah warga, sebelum akhirnya terguling dan masuk ke sungai.
“Berdasarkan hasil penanganan awal di lokasi, kendaraan tersebut mengalami rem blong sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan,” ujar Rezky, Kamis (3/9/2026).
Kecelakaan itu melibatkan dua orang. Pengemudi berinisial MI mengalami keseleo pada bagian pinggang. Sementara penumpang berinisial SA mengalami luka lecet pada pelipis kanan dan kaki.
“Untuk korban jiwa nihil. Dua orang mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan,” katanya.
Truk mengalami kerusakan cukup berat pada bagian kepala dan bak kendaraan. Kepala truk penyok, sedangkan bak dilaporkan patah. "Kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp10 juta" tambahnya.
Rezky mengingatkan pengemudi kendaraan angkutan berat untuk lebih memperhatikan kondisi kendaraan sebelum melintas, terutama sistem pengereman. Kondisi jalan yang menurun dan menikung juga perlu menjadi pertimbangan dalam mengatur kecepatan.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Pastikan kendaraan dalam kondisi baik dan jangan memaksakan kendaraan beroperasi apabila ditemukan gangguan teknis,” pungkasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Truk Hino yang mengalami kecelakaan hingga terguling di kawasan Jembatan Narut, Bengalon, Kutim, (Foto: Polres Kutim).
Sangatta – Truk Hino 10 roda bermuatan koral terguling dan masuk sungai setelah diduga mengalami rem blong di kawasan Jembatan Narut, RT 16, Dusun Sekurau Baru, Desa Persiapan Sekurau Atas, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur (Kutim), Rabu (2/9/2026).
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.00 WITA saat truk tersebut melaju dari arah Kaliorang menuju Bengalon. Kasat Lantas Polres Kutim, AKP Rezky Nur Harismeihendra mengatakan, kendaraan diduga mengalami gangguan pengereman ketika melintas di ruas jalan yang menikung dan menurun.
Truk kemudian kehilangan kendali, menabrak teras rumah warga, sebelum akhirnya terguling dan masuk ke sungai.
“Berdasarkan hasil penanganan awal di lokasi, kendaraan tersebut mengalami rem blong sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan,” ujar Rezky, Kamis (3/9/2026).
Kecelakaan itu melibatkan dua orang. Pengemudi berinisial MI mengalami keseleo pada bagian pinggang. Sementara penumpang berinisial SA mengalami luka lecet pada pelipis kanan dan kaki.
“Untuk korban jiwa nihil. Dua orang mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan,” katanya.
Truk mengalami kerusakan cukup berat pada bagian kepala dan bak kendaraan. Kepala truk penyok, sedangkan bak dilaporkan patah. "Kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp10 juta" tambahnya.
Rezky mengingatkan pengemudi kendaraan angkutan berat untuk lebih memperhatikan kondisi kendaraan sebelum melintas, terutama sistem pengereman. Kondisi jalan yang menurun dan menikung juga perlu menjadi pertimbangan dalam mengatur kecepatan.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Pastikan kendaraan dalam kondisi baik dan jangan memaksakan kendaraan beroperasi apabila ditemukan gangguan teknis,” pungkasnya.
(Sf/Lo)