Seputar Kaltim

    Diduga Lepas Kendali, Kapal Ponton Tabrak Rumah dan Keramba Warga di Loa Janan

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rudianto
    22 Oktober 2026 pukul 17:29 WITA

    Rekaman amatir warga yang memperlihatkan kerusakan rumah dan keramba di Desa Loa Duri Ulu akibat ditabrak kapal ponton (Dok: video beredar)

    Tenggarong - Sebuah kapal ponton bermuatan batu bara dilaporkan menabrak rumah dan keramba milik warga di RT 03, Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (22/10/2026).

    Insiden itu terjadi sekitar pukul 15.15 WITA. Kala itu, kapal ponton yang berlayar dari arah ulu menuju ke arah hilir tersebut diduga akibat lepas kendali atau tali pengingkatnya terlepas, sehingga menghantam rumah dan keramba milik warga yang berada di tepian Sungai Mahakam.

    “Untuk kronologisnya itu antara lepas kendali atau tali kapal ponton itu terlepas, tapi penyebab insiden ini belum bisa dipastikan,” ujar Ketua RT 03, Andre Mansah.

    Ia menyampaikan tabrakan itu menyebabkan sekitar lima rumah dan 20 petak keramba milik warga mengalami kerusakan cukup parah. 

    Bahkan, terdapat juga kendaraan bermotor milik warga yang turut terdampak dalam insiden tersebut.

    “Akibat insiden itu, sekitar empat atau lima rumah warga mengalami kerusakan. Bahkan, seluruh rumah kondisinya rusak berat. Selain rumah, 20 petak keramba dan sepeda motor ikut terdampak,” terangnya.

    Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini dan warga yang rumahnya terdampak telah mengungsikan diri ke kediaman kerabatnya.

    Kini, pihaknya tengah melakukan pendataan terkait jumlah kepala keluarga (KK) dan jiwa yang terdampak dalam insiden tersebut.

    Selain melakukan pendataan, pihaknya juga berupaya menelusuri nomor seri kapal ponton tersebut guna pemilik atau perusahaan yang mengoperasikannya.

    “Langkah pertama, kami akan mengumpulkan data kerusakan dan kerugian warga terlebih dahulu. Setelah itu, kemungkinan akan dilakukan mediasi dengan pihak perusahaan melalui pemerintah setempat,” tandasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Diduga Lepas Kendali, Kapal Ponton Tabrak Rumah dan Keramba Warga di Loa Janan

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rudianto
    22 Oktober 2026 pukul 17:29 WITA

    Rekaman amatir warga yang memperlihatkan kerusakan rumah dan keramba di Desa Loa Duri Ulu akibat ditabrak kapal ponton (Dok: video beredar)

    Tenggarong - Sebuah kapal ponton bermuatan batu bara dilaporkan menabrak rumah dan keramba milik warga di RT 03, Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (22/10/2026).

    Insiden itu terjadi sekitar pukul 15.15 WITA. Kala itu, kapal ponton yang berlayar dari arah ulu menuju ke arah hilir tersebut diduga akibat lepas kendali atau tali pengingkatnya terlepas, sehingga menghantam rumah dan keramba milik warga yang berada di tepian Sungai Mahakam.

    “Untuk kronologisnya itu antara lepas kendali atau tali kapal ponton itu terlepas, tapi penyebab insiden ini belum bisa dipastikan,” ujar Ketua RT 03, Andre Mansah.

    Ia menyampaikan tabrakan itu menyebabkan sekitar lima rumah dan 20 petak keramba milik warga mengalami kerusakan cukup parah. 

    Bahkan, terdapat juga kendaraan bermotor milik warga yang turut terdampak dalam insiden tersebut.

    “Akibat insiden itu, sekitar empat atau lima rumah warga mengalami kerusakan. Bahkan, seluruh rumah kondisinya rusak berat. Selain rumah, 20 petak keramba dan sepeda motor ikut terdampak,” terangnya.

    Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini dan warga yang rumahnya terdampak telah mengungsikan diri ke kediaman kerabatnya.

    Kini, pihaknya tengah melakukan pendataan terkait jumlah kepala keluarga (KK) dan jiwa yang terdampak dalam insiden tersebut.

    Selain melakukan pendataan, pihaknya juga berupaya menelusuri nomor seri kapal ponton tersebut guna pemilik atau perusahaan yang mengoperasikannya.

    “Langkah pertama, kami akan mengumpulkan data kerusakan dan kerugian warga terlebih dahulu. Setelah itu, kemungkinan akan dilakukan mediasi dengan pihak perusahaan melalui pemerintah setempat,” tandasnya.

    (Sf/Rs)