Seputar Kaltim

    Diduga karena Elpiji, 2 Rumah Warga di Samarinda Terbakar

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    30 April 2024 pukul 10:45 WITA

    Kebakaran yang melanda rumah warga di Jalan Batu Cermin, Samarinda Utara, Selasa (30/4/2024) pagi. (Foto: Dokumentasi Disdamkar Samarinda/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kebakaran melanda rumah warga di Jalan Batu Cermin, Sempaja Barat, Kecamatan Samarinda Utara, Selasa (30/4/2024) pagi.

    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda, Hendra AH menyampaikan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 08.00 hingga 09.10 WITA. 

    Dalam peristiwa ini, dua rumah dilaporkan terbakar bersama dengan satu unit kendaraan roda dua.

    Hendra mengungkap bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah karena kebocoran gas elpiji. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak kepolisian.

    "Dugaan sementaranya karena tabung gas elpiji," kata Hendra.

    Meskipun kebakaran ini menghanguskan beberapa bangunan juga kendaraan, berita baiknya adalah tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. 

    Salah satu kendala dalam penanganan kebakaran ini adalah akses jalan yang sempit karena lokasi kejadian berada di zona perumahan perkampungan warga.

    "Tadi juga banyak warga yang menonton cukup menjadi kendala, tapi beruntung api tidak melebar kemana-mana" jelasnya.

    Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan oleh Disdamkar, didukung oleh satuan regu pemadam kebakaran dari PMK swasta Samarinda serta instansi terkait lainnya.

    Sementara itu, untuk penanganan medis, berbagai pihak juga turut serta memberikan bantuan. Palang Merah Indonesia (PMI), Samarinda Siaga 112, Emergency Medical Team, dan Indonesian Escorting Ambulance siaga untuk memberikan pertolongan medis yang diperlukan.

    “Saat ini, proses identifikasi penyebab kebakaran dan dampaknya masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut,” bebernya. 

    Hendra meminta agar masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya kejadian serupa di masa mendatang.

    "Masyarakat harus lebih peka dan peduli dengan penyebab-penyebab yang memungkinkan terjadinya kebakaran," pungkasnya. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Diduga karena Elpiji, 2 Rumah Warga di Samarinda Terbakar

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    30 April 2024 pukul 10:45 WITA

    Kebakaran yang melanda rumah warga di Jalan Batu Cermin, Samarinda Utara, Selasa (30/4/2024) pagi. (Foto: Dokumentasi Disdamkar Samarinda/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kebakaran melanda rumah warga di Jalan Batu Cermin, Sempaja Barat, Kecamatan Samarinda Utara, Selasa (30/4/2024) pagi.

    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda, Hendra AH menyampaikan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 08.00 hingga 09.10 WITA. 

    Dalam peristiwa ini, dua rumah dilaporkan terbakar bersama dengan satu unit kendaraan roda dua.

    Hendra mengungkap bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah karena kebocoran gas elpiji. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak kepolisian.

    "Dugaan sementaranya karena tabung gas elpiji," kata Hendra.

    Meskipun kebakaran ini menghanguskan beberapa bangunan juga kendaraan, berita baiknya adalah tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. 

    Salah satu kendala dalam penanganan kebakaran ini adalah akses jalan yang sempit karena lokasi kejadian berada di zona perumahan perkampungan warga.

    "Tadi juga banyak warga yang menonton cukup menjadi kendala, tapi beruntung api tidak melebar kemana-mana" jelasnya.

    Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan oleh Disdamkar, didukung oleh satuan regu pemadam kebakaran dari PMK swasta Samarinda serta instansi terkait lainnya.

    Sementara itu, untuk penanganan medis, berbagai pihak juga turut serta memberikan bantuan. Palang Merah Indonesia (PMI), Samarinda Siaga 112, Emergency Medical Team, dan Indonesian Escorting Ambulance siaga untuk memberikan pertolongan medis yang diperlukan.

    “Saat ini, proses identifikasi penyebab kebakaran dan dampaknya masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut,” bebernya. 

    Hendra meminta agar masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya kejadian serupa di masa mendatang.

    "Masyarakat harus lebih peka dan peduli dengan penyebab-penyebab yang memungkinkan terjadinya kebakaran," pungkasnya. 

    (Sf/Rs)