Seputar Kaltim

    Diduga Hindari Lubang, Dua Pengendara Tewas Terbakar dalam Kecelakaan di Bengalon

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    22 Juni 2026 pukul 18:13 WITA

    Petugas mengevakuasi korban kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor di Simpang Perdau, Bengalon, Kutai Timur. (Foto: Polres Kutim)

    Sangatta -  Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Poros Bengalon-Sangatta, tepatnya di kawasan Simpang Perdau, Desa Sepaso Selatan, Kecamatan Bengalon, Senin (22/6/2026) pagi. Dua pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah terlibat tabrakan frontal yang disusul kebakaran hebat.

    Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.00 Wita itu melibatkan sepeda motor Honda Genio dan Yamaha Vixion yang melaju dari arah berlawanan. Benturan keras membuat kedua pengendara terjatuh ke badan jalan sebelum api melalap kendaraan yang mereka kendarai.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian di lapangan, kecelakaan diduga bermula saat pengendara Yamaha Vixion yang melaju dari arah Sangatta menuju Bengalon berusaha menghindari lubang di badan jalan. Saat itu, kendaraan diduga masuk ke jalur berlawanan. 

    Pada waktu yang hampir bersamaan, Honda Genio yang datang dari arah Bengalon menuju Sangatta melintas di lokasi. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.

    Benturan tersebut menyebabkan kedua pengendara terjatuh dan kendaraan mengalami kerusakan parah. Tak lama kemudian muncul kobaran api yang diduga berasal dari kebocoran bahan bakar akibat benturan.

    Warga sekitar yang melihat kejadian berupaya memberikan pertolongan dan memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun kobaran api dengan cepat membesar hingga membakar kedua kendaraan.

    Korban kemudian dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun akibat luka bakar yang sangat parah, keduanya dinyatakan meninggal dunia.

    Kapolsek Bengalon AKP Helmi Septi Saputro mengatakan, hasil penyelidikan sementara menunjukkan pengendara Yamaha Vixion diduga masuk ke jalur berlawanan saat berusaha menghindari lubang di badan jalan. Akibatnya, terjadi tabrakan dengan sepeda motor yang datang dari arah berlawanan.

    Meski demikian, polisi masih terus mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

    Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di ruas jalan yang memiliki tikungan maupun kondisi permukaan jalan yang kurang baik.

    "Kami mengingatkan pengendara untuk selalu fokus, menjaga kecepatan sesuai kondisi jalan, dan tidak melakukan manuver secara mendadak. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam berkendara," tegasnya.

    Saat ini, Unit Laka Lantas bersama Polsek Bengalon masih melakukan penyelidikan lanjutan. Sementara barang bukti berupa kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan untuk kepentingan pemeriksaan.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Diduga Hindari Lubang, Dua Pengendara Tewas Terbakar dalam Kecelakaan di Bengalon

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    22 Juni 2026 pukul 18:13 WITA

    Petugas mengevakuasi korban kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor di Simpang Perdau, Bengalon, Kutai Timur. (Foto: Polres Kutim)

    Sangatta -  Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Poros Bengalon-Sangatta, tepatnya di kawasan Simpang Perdau, Desa Sepaso Selatan, Kecamatan Bengalon, Senin (22/6/2026) pagi. Dua pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah terlibat tabrakan frontal yang disusul kebakaran hebat.

    Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.00 Wita itu melibatkan sepeda motor Honda Genio dan Yamaha Vixion yang melaju dari arah berlawanan. Benturan keras membuat kedua pengendara terjatuh ke badan jalan sebelum api melalap kendaraan yang mereka kendarai.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian di lapangan, kecelakaan diduga bermula saat pengendara Yamaha Vixion yang melaju dari arah Sangatta menuju Bengalon berusaha menghindari lubang di badan jalan. Saat itu, kendaraan diduga masuk ke jalur berlawanan. 

    Pada waktu yang hampir bersamaan, Honda Genio yang datang dari arah Bengalon menuju Sangatta melintas di lokasi. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.

    Benturan tersebut menyebabkan kedua pengendara terjatuh dan kendaraan mengalami kerusakan parah. Tak lama kemudian muncul kobaran api yang diduga berasal dari kebocoran bahan bakar akibat benturan.

    Warga sekitar yang melihat kejadian berupaya memberikan pertolongan dan memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun kobaran api dengan cepat membesar hingga membakar kedua kendaraan.

    Korban kemudian dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun akibat luka bakar yang sangat parah, keduanya dinyatakan meninggal dunia.

    Kapolsek Bengalon AKP Helmi Septi Saputro mengatakan, hasil penyelidikan sementara menunjukkan pengendara Yamaha Vixion diduga masuk ke jalur berlawanan saat berusaha menghindari lubang di badan jalan. Akibatnya, terjadi tabrakan dengan sepeda motor yang datang dari arah berlawanan.

    Meski demikian, polisi masih terus mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

    Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di ruas jalan yang memiliki tikungan maupun kondisi permukaan jalan yang kurang baik.

    "Kami mengingatkan pengendara untuk selalu fokus, menjaga kecepatan sesuai kondisi jalan, dan tidak melakukan manuver secara mendadak. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam berkendara," tegasnya.

    Saat ini, Unit Laka Lantas bersama Polsek Bengalon masih melakukan penyelidikan lanjutan. Sementara barang bukti berupa kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan untuk kepentingan pemeriksaan.

    (Sf/Rs)