Diduga Diserang Buaya saat Mandi di Sungai, Murid SD di Kutim Meninggal Dunia

    Seputarfakta.com-Lisda -

    Seputar Kaltim

    31 Maret 2026 03:13 WIB

    Ilustrasi (Foto : seputarfakta.com)

    Sangatta – Seorang murid Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dilaporkan meninggal dunia setelah diduga diserang buaya saat mandi di sungai, Senin (30/3/2026).

    Korban diketahui bernama Izham, siswa kelas 3 SD AA1 yang berdomisili di Jalan Poros Wahau-Bengalon.

    Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi saat ia sedang mandi di sungai yang berada tidak jauh dari permukiman warga.

    Sungai tersebut selama ini masih digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari, seperti mandi dan mencuci.

    Usai kejadian, bocah nahas itu sempat dilarikan ke Puskesmas 110 untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia.

    Diketahui, ia tinggal di kawasan yang dekat dengan sungai, sehingga warga setempat masih melakukan berbagai aktivitas sehari-hari di sungai tersebut.

    Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terkait potensi ancaman satwa liar, khususnya buaya, di wilayah perairan Kutai Timur.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Diduga Diserang Buaya saat Mandi di Sungai, Murid SD di Kutim Meninggal Dunia

    Seputarfakta.com-Lisda -

    Seputar Kaltim

    31 Maret 2026 03:13 WIB

    Ilustrasi (Foto : seputarfakta.com)

    Sangatta – Seorang murid Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dilaporkan meninggal dunia setelah diduga diserang buaya saat mandi di sungai, Senin (30/3/2026).

    Korban diketahui bernama Izham, siswa kelas 3 SD AA1 yang berdomisili di Jalan Poros Wahau-Bengalon.

    Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi saat ia sedang mandi di sungai yang berada tidak jauh dari permukiman warga.

    Sungai tersebut selama ini masih digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari, seperti mandi dan mencuci.

    Usai kejadian, bocah nahas itu sempat dilarikan ke Puskesmas 110 untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia.

    Diketahui, ia tinggal di kawasan yang dekat dengan sungai, sehingga warga setempat masih melakukan berbagai aktivitas sehari-hari di sungai tersebut.

    Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terkait potensi ancaman satwa liar, khususnya buaya, di wilayah perairan Kutai Timur.

    (Sf/Rs)