Cari disini...
Seputar Kaltim
Jasad seorang Mahasiswi gantung diri di Tenggarong Seberang . (Foto: Polsek Tenggarong Seberang)
Tenggarong - Seorang mahasiswi berinisial SA (26) ditemukan meninggal dunia usai mengakhiri hidupnya di sebuah kamar wisma di Desa Sumber Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, Senin (22/12/2025) pagi.
Kapolsek Tenggarong Seberang, Iptu Aulia Hadi Rahman mengonfirmasi kejadian tersebut, ia mengatakan SA diduga mengalami depresi akibat masalah asmara dengan pacarnya.
Iptu Aulia menjelaskan, sebelum mengakhiri hidupnya SA sempat mengirimkan video kepada sang pacar yanki R. Mengetahui niat tersebut R memberitahu kepada Zakaria yang merupakan temannya untuk meminta bantuan mengecek dan mendobrak pintu kamar SA. Tetapi SA ditemukan sudah dalam posisi tergantung.
"SA dan R memiliki hubungan yang dekat, mereka pacaran. Sebelumnya mereka memang terlibat pertengkaran melalui telepon," kata Iptu Aulia.
Setelah dilakukan olah TKP oleh Tim Inafis Polres Kukar, korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AM Parikesit Tenggarong Seberang untuk dilakukan visum.
“Hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh SA. Keluarga korban juga menolak untuk dilakukan autopsi,” ujarnya.
Kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif di balik kejadian tersebut.
Kepada pembaca, masalah kesehatan mental adalah hal yang nyata. Jika Anda atau orang terdekat mengalami masa sulit, depresi atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional ke psikolog, psikiater atau hubungi layanan darurat terdekat. Anda tidak sendirian.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Jasad seorang Mahasiswi gantung diri di Tenggarong Seberang . (Foto: Polsek Tenggarong Seberang)
Tenggarong - Seorang mahasiswi berinisial SA (26) ditemukan meninggal dunia usai mengakhiri hidupnya di sebuah kamar wisma di Desa Sumber Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, Senin (22/12/2025) pagi.
Kapolsek Tenggarong Seberang, Iptu Aulia Hadi Rahman mengonfirmasi kejadian tersebut, ia mengatakan SA diduga mengalami depresi akibat masalah asmara dengan pacarnya.
Iptu Aulia menjelaskan, sebelum mengakhiri hidupnya SA sempat mengirimkan video kepada sang pacar yanki R. Mengetahui niat tersebut R memberitahu kepada Zakaria yang merupakan temannya untuk meminta bantuan mengecek dan mendobrak pintu kamar SA. Tetapi SA ditemukan sudah dalam posisi tergantung.
"SA dan R memiliki hubungan yang dekat, mereka pacaran. Sebelumnya mereka memang terlibat pertengkaran melalui telepon," kata Iptu Aulia.
Setelah dilakukan olah TKP oleh Tim Inafis Polres Kukar, korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AM Parikesit Tenggarong Seberang untuk dilakukan visum.
“Hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh SA. Keluarga korban juga menolak untuk dilakukan autopsi,” ujarnya.
Kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif di balik kejadian tersebut.
Kepada pembaca, masalah kesehatan mental adalah hal yang nyata. Jika Anda atau orang terdekat mengalami masa sulit, depresi atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional ke psikolog, psikiater atau hubungi layanan darurat terdekat. Anda tidak sendirian.
(Sf/Lo)