Cari disini...
Seputar Kaltim
Warga sekitar telah bahu membahu membantu melakukan upaya pemadaman. (Foto: Istimewa)
KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Barak atau rumah tempat tinggal enam pintu
di Jalan Sepakat RT 17 Dusun V Singa Karta, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur, terbakar Jumat (24/3/2023) sore tadi sekitar pukul 14.00 WITA. Kebakaran diduga karena arus pendek listrik.
Bangunan tersebut dihuni pemulung yang saat kejadian ditinggal penghuninya Abdussalam pemilik barak menjelaskan, saat kejadian ia sedang istirahat di dalam rumah lalu mendengar suara teriakan tetangga ada kebakaran di samping rumahnya.
"Setelah saya cek ternyata asap sudah tebal membumbung. Kebetulan orang yang menyewa tidak berada di tempat. Kami langsung menghubungi pihak pemadam," kata Samad kepada Korankaltim.com sore tadi.
Pemicunya, belum diketahui secara pasti namun diprediksi adanya arus pendek listrik yang bersumber dari kamar.
"Tim pemadam bergerak cepat di lokasi kejadian hingga kobaran api cepat dipadamkan dan tidak merembet kerumah tetangga. Sebanyak enam unit mobil pemadam yang diturunkan," jelasnya.
Kerugian material bangunan sekitar seratus juta. Usai api dipadamkan, tim Dinas Sosial (Dinsos) telah melakukan pendataan terkait kebutuhan korban.
"Sedang pendataan untuk kebutuhan korban yang mendesak seperti Sembako, perlengkapan dapur, selimut, pakaian, terpal dan tikar," ucap Kepala Dinsos Kutim, Ernata saat berada di lokasi.
Sumber Korankaltim.com
https://korankaltim.com/read/kutai-timur/60559/diduga-arus-pendek-barak-dihuni-pemulung-di-sangatta-utara-dilalap-jago-merah
Cari disini...
Seputar Kaltim

Warga sekitar telah bahu membahu membantu melakukan upaya pemadaman. (Foto: Istimewa)
KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Barak atau rumah tempat tinggal enam pintu
di Jalan Sepakat RT 17 Dusun V Singa Karta, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur, terbakar Jumat (24/3/2023) sore tadi sekitar pukul 14.00 WITA. Kebakaran diduga karena arus pendek listrik.
Bangunan tersebut dihuni pemulung yang saat kejadian ditinggal penghuninya Abdussalam pemilik barak menjelaskan, saat kejadian ia sedang istirahat di dalam rumah lalu mendengar suara teriakan tetangga ada kebakaran di samping rumahnya.
"Setelah saya cek ternyata asap sudah tebal membumbung. Kebetulan orang yang menyewa tidak berada di tempat. Kami langsung menghubungi pihak pemadam," kata Samad kepada Korankaltim.com sore tadi.
Pemicunya, belum diketahui secara pasti namun diprediksi adanya arus pendek listrik yang bersumber dari kamar.
"Tim pemadam bergerak cepat di lokasi kejadian hingga kobaran api cepat dipadamkan dan tidak merembet kerumah tetangga. Sebanyak enam unit mobil pemadam yang diturunkan," jelasnya.
Kerugian material bangunan sekitar seratus juta. Usai api dipadamkan, tim Dinas Sosial (Dinsos) telah melakukan pendataan terkait kebutuhan korban.
"Sedang pendataan untuk kebutuhan korban yang mendesak seperti Sembako, perlengkapan dapur, selimut, pakaian, terpal dan tikar," ucap Kepala Dinsos Kutim, Ernata saat berada di lokasi.
Sumber Korankaltim.com
https://korankaltim.com/read/kutai-timur/60559/diduga-arus-pendek-barak-dihuni-pemulung-di-sangatta-utara-dilalap-jago-merah