Seputar Kaltim

    Diduga Akibat Tumpahan Solar, Dua Pengendara di Samarinda Celaka

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusadianto
    30 Juli 2024 pukul 09:20 WITA

    Tumpahan solar di depan RS Samarinda Medika Citra (SMC), Jalan Kadrie Oening, Air Putih, Samarinda, Selasa (30/7/2024).(Foto: HO Relawan/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Sebuah kecelakaan lalu lintas yang diduga akibat tumpahan solar terjadi di depan Rumah Sakit (RS) Samarinda Medika Citra (SMC) Jalan Kadrie Oening, Air Putih, Samarinda. 

    Kejadian ini berlangsung pada Selasa dini hari, sekitar pukul 02.30 WITA, melibatkan dua pengendara motor yang berboncengan.

    Korban kecelakaan tersebut adalah Yuda (32) dan Agil (27), dua kakak beradik yang tengah dalam perjalanan pulang. 

    Mereka tergelincir dan terlempar dari motor karena kondisi jalan yang licin akibat tumpahan solar, serta turunan gunung yang berpasir dan berlubang. 

    Menurut keterangan Agil, saat itu kakaknya yang mengendarai motor berusaha mengerem ketika melihat sebuah tronton di depan mereka, namun kehilangan kendali karena permukaan jalan yang licin.

    "Kami sedang dalam perjalanan pulang, kakak saya yang membawa motor. Saat di turunan gunung, ada tronton di depan, jadi kakak saya ngerem. Tapi karena jalan licin dan ada tumpahan solar, kami terlempar," terang Agil. 

    Akibat kecelakaan tersebut, Agil mengalami luka robek di mata kiri dan luka-luka di bagian kaki, sementara Yuda mengalami cedera yang lebih serius. 

    "Saya mengalami luka di kepala, mata kiri robek, dan kaki luka-luka. Kakak saya sempat tidak sadar dan kondisinya lebih parah," tambah Agil.

    Setelah kecelakaan, beberapa orang yang melintas di lokasi kejadian membantu mengangkat Yuda yang tak sadarkan diri. 

    Agil, yang kehilangan ponselnya dalam kejadian itu, berusaha mencari bantuan. Dengan bantuan satpam, ia berhasil memesan ojek online untuk menuju rumahnya memberi kabar pada keluarga. 

    Setibanya di RS, kerabatnya yang datang ke rumah sakit membantu proses administrasi dan perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Sedangkan Yuda dalam kondisi lemah dan setengah sadar, dengan luka parah di kepala dan kaki. 


    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Diduga Akibat Tumpahan Solar, Dua Pengendara di Samarinda Celaka

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusadianto
    30 Juli 2024 pukul 09:20 WITA

    Tumpahan solar di depan RS Samarinda Medika Citra (SMC), Jalan Kadrie Oening, Air Putih, Samarinda, Selasa (30/7/2024).(Foto: HO Relawan/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Sebuah kecelakaan lalu lintas yang diduga akibat tumpahan solar terjadi di depan Rumah Sakit (RS) Samarinda Medika Citra (SMC) Jalan Kadrie Oening, Air Putih, Samarinda. 

    Kejadian ini berlangsung pada Selasa dini hari, sekitar pukul 02.30 WITA, melibatkan dua pengendara motor yang berboncengan.

    Korban kecelakaan tersebut adalah Yuda (32) dan Agil (27), dua kakak beradik yang tengah dalam perjalanan pulang. 

    Mereka tergelincir dan terlempar dari motor karena kondisi jalan yang licin akibat tumpahan solar, serta turunan gunung yang berpasir dan berlubang. 

    Menurut keterangan Agil, saat itu kakaknya yang mengendarai motor berusaha mengerem ketika melihat sebuah tronton di depan mereka, namun kehilangan kendali karena permukaan jalan yang licin.

    "Kami sedang dalam perjalanan pulang, kakak saya yang membawa motor. Saat di turunan gunung, ada tronton di depan, jadi kakak saya ngerem. Tapi karena jalan licin dan ada tumpahan solar, kami terlempar," terang Agil. 

    Akibat kecelakaan tersebut, Agil mengalami luka robek di mata kiri dan luka-luka di bagian kaki, sementara Yuda mengalami cedera yang lebih serius. 

    "Saya mengalami luka di kepala, mata kiri robek, dan kaki luka-luka. Kakak saya sempat tidak sadar dan kondisinya lebih parah," tambah Agil.

    Setelah kecelakaan, beberapa orang yang melintas di lokasi kejadian membantu mengangkat Yuda yang tak sadarkan diri. 

    Agil, yang kehilangan ponselnya dalam kejadian itu, berusaha mencari bantuan. Dengan bantuan satpam, ia berhasil memesan ojek online untuk menuju rumahnya memberi kabar pada keluarga. 

    Setibanya di RS, kerabatnya yang datang ke rumah sakit membantu proses administrasi dan perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Sedangkan Yuda dalam kondisi lemah dan setengah sadar, dengan luka parah di kepala dan kaki. 


    (Sf/Rs)