Cari disini...
Seputar Kaltim
Salah satu kendaraan roda empat yang ikut hangus terbakar di Jalan Gatot Subroto Gang 11, Samarinda, Kamis (13/2/2025) sore. (Foto: Tangkapan layar/Seputarfakta.com)
Samarinda - Kota Samarinda kembali berhadapan dengan amukan si jago merah pada Kamis (13/2/2025) sore. Kobaran api melahap permukiman warga di Jalan Gatot Subroto, Gang 11, RT 27, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang.
Asap hitam mulai membubung sekitar pukul 17.30 Wita. Warga yang panik bergegas mengambil alat seadanya, ember, selang, bahkan kain basah, berusaha menjinakkan api. Namun, upaya itu tak cukup membendung ganasnya kobaran yang terus merambat.
Tak berselang lama, sirene mobil pemadam meraung di kejauhan. Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Samarinda bersama relawan bergegas ke lokasi.
Kepala Disdamkar Samarinda, Hendra AH mengatakan, dugaan sementara kebakaran terjadi karena adanya arus pendek listrik. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan penyebab pasti insiden ini.
"Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan personel dari posko 1 dan 2. Ada sekitar empat unit truk pemadam yang dikerahkan," ujar Hendra.
Api baru benar-benar bisa dijinakkan setelah satu jam bergulat dengan kepulan asap dan panas yang menyengat. Namun, dampaknya tak bisa dianggap ringan.
Tiga rumah tunggal rata dengan tanah. Tak ada korban jiwa, tapi kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Selain rumah, ada beberapa kendaraan yang ikut terbakar. Dua mobil dan dua sepeda motor tak terselamatkan.
Seperti insiden serupa yang kerap terjadi di permukiman padat, kendala utama pemadaman kali ini adalah akses jalan yang sempit serta minimnya sumber air ditambah dengan masyarakat yang berkerumun.
"Kami sempat kesulitan mencapai titik api. Ditambah lagi, ketersediaan air yang terbatas membuat proses pemadaman sedikit terhambat," imbuhnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Salah satu kendaraan roda empat yang ikut hangus terbakar di Jalan Gatot Subroto Gang 11, Samarinda, Kamis (13/2/2025) sore. (Foto: Tangkapan layar/Seputarfakta.com)
Samarinda - Kota Samarinda kembali berhadapan dengan amukan si jago merah pada Kamis (13/2/2025) sore. Kobaran api melahap permukiman warga di Jalan Gatot Subroto, Gang 11, RT 27, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang.
Asap hitam mulai membubung sekitar pukul 17.30 Wita. Warga yang panik bergegas mengambil alat seadanya, ember, selang, bahkan kain basah, berusaha menjinakkan api. Namun, upaya itu tak cukup membendung ganasnya kobaran yang terus merambat.
Tak berselang lama, sirene mobil pemadam meraung di kejauhan. Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Samarinda bersama relawan bergegas ke lokasi.
Kepala Disdamkar Samarinda, Hendra AH mengatakan, dugaan sementara kebakaran terjadi karena adanya arus pendek listrik. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan penyebab pasti insiden ini.
"Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan personel dari posko 1 dan 2. Ada sekitar empat unit truk pemadam yang dikerahkan," ujar Hendra.
Api baru benar-benar bisa dijinakkan setelah satu jam bergulat dengan kepulan asap dan panas yang menyengat. Namun, dampaknya tak bisa dianggap ringan.
Tiga rumah tunggal rata dengan tanah. Tak ada korban jiwa, tapi kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Selain rumah, ada beberapa kendaraan yang ikut terbakar. Dua mobil dan dua sepeda motor tak terselamatkan.
Seperti insiden serupa yang kerap terjadi di permukiman padat, kendala utama pemadaman kali ini adalah akses jalan yang sempit serta minimnya sumber air ditambah dengan masyarakat yang berkerumun.
"Kami sempat kesulitan mencapai titik api. Ditambah lagi, ketersediaan air yang terbatas membuat proses pemadaman sedikit terhambat," imbuhnya.
(Sf/Rs)