Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Seputar Kaltim
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri (kanan) saat berdiskusi dengan para kontraktor (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri menyampaikan pemerintah daerah akan segera melunasi utang sebesar Rp820 miliar kepada para kontraktor paling lambat pada 16 Maret 2026 mendatang.
Pernyataan ini disampaikannya setelah berdiskusi bersama para kontraktor yang menanyakan kejelasan pembayaran atas utang yang dimiliki pemerintah daerah di Ruang Kerja Bupati, Setkab Kukar, Kamis (12/3/2026).
“Tadi kami didatangi oleh dari forum kontraktor yang mempertanyakan kejelasan terkait pembayaran utang tersebut,” ujar Aulia Rahman.
Ia menjelaskan mekanisme pembayaran akan dilakukan melalui skema pinjaman dana ke Bankaltimtara sebesar Rp920 miliar, sesuai dengan hasil audit yang dilakukan Inspektorat Daerah Kukar.
Kata dia, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Bankaltimtara untuk mempercepat proses pencairan dana pinjaman tersebut.
Tapi sebelum dana pinjaman dapat dicairkan, pemerintah daerah harus melalui sejumlah tahapan administratif terlebih dahulu, termasuk proses penandatanganan akad kredit dengan pihak bank.
“Tahapan pertama adalah akad kredit, tadi kita menelpon pihak Bankaltimtara di hadapan para kontraktor untuk meminta agar proses akad kredit dapat dilakukan secepatnya, kemungkinan besok,” terang Aulia Rahman.
“Jika besok sudah akad kredit, maka sore hari atau paling lambat Senin pagi sudah cair dana pinjamannya. Ketika nanti sudah masuk kas daerah, maka langsung kita bayarkan ke para kontraktor,” tambahnya.
Aulia Rahman mengimbau kepada para kontraktor untuk segera membuat Surat Permintaan Pembayaran dan Surat Perintah Membayar (SPP-SPM) dengan berkoordinasi dengan instansi terkait.
Kemudian disusul dengan penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) yang menjadi dokumen resmi untuk mencairkan dana.
“Kami berharap teman-teman kontraktor bersabar, pihak Bankaltimtara juga telah menyampaikan komitmennya dan mudah-mudahan malam ini ada kepastiannya,” tandasnya.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Seputar Kaltim

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri (kanan) saat berdiskusi dengan para kontraktor (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri menyampaikan pemerintah daerah akan segera melunasi utang sebesar Rp820 miliar kepada para kontraktor paling lambat pada 16 Maret 2026 mendatang.
Pernyataan ini disampaikannya setelah berdiskusi bersama para kontraktor yang menanyakan kejelasan pembayaran atas utang yang dimiliki pemerintah daerah di Ruang Kerja Bupati, Setkab Kukar, Kamis (12/3/2026).
“Tadi kami didatangi oleh dari forum kontraktor yang mempertanyakan kejelasan terkait pembayaran utang tersebut,” ujar Aulia Rahman.
Ia menjelaskan mekanisme pembayaran akan dilakukan melalui skema pinjaman dana ke Bankaltimtara sebesar Rp920 miliar, sesuai dengan hasil audit yang dilakukan Inspektorat Daerah Kukar.
Kata dia, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Bankaltimtara untuk mempercepat proses pencairan dana pinjaman tersebut.
Tapi sebelum dana pinjaman dapat dicairkan, pemerintah daerah harus melalui sejumlah tahapan administratif terlebih dahulu, termasuk proses penandatanganan akad kredit dengan pihak bank.
“Tahapan pertama adalah akad kredit, tadi kita menelpon pihak Bankaltimtara di hadapan para kontraktor untuk meminta agar proses akad kredit dapat dilakukan secepatnya, kemungkinan besok,” terang Aulia Rahman.
“Jika besok sudah akad kredit, maka sore hari atau paling lambat Senin pagi sudah cair dana pinjamannya. Ketika nanti sudah masuk kas daerah, maka langsung kita bayarkan ke para kontraktor,” tambahnya.
Aulia Rahman mengimbau kepada para kontraktor untuk segera membuat Surat Permintaan Pembayaran dan Surat Perintah Membayar (SPP-SPM) dengan berkoordinasi dengan instansi terkait.
Kemudian disusul dengan penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) yang menjadi dokumen resmi untuk mencairkan dana.
“Kami berharap teman-teman kontraktor bersabar, pihak Bankaltimtara juga telah menyampaikan komitmennya dan mudah-mudahan malam ini ada kepastiannya,” tandasnya.
(Sf/Rs)