Seputar Kaltim

    Dianggap Membahayakan, Disdamkar Matan Kukar Akui Risih Banyak Kabel PLN Menjuntai

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Maruly Z
    17 Januari 2026 pukul 13:33 WITA

    Petugas PLN saat menata kabel listrik (Dok: PLN)

    Tenggarong - Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kutai Kartanegara (Kukar), Fida Hurasani mengaku risih terhadap banyaknya kabel listrik yang menjuntai di sejumlah ruas jalan.


    Kondisi itu dianggap bisa membahayakan keselamatan serta menghambat petugas saat melakukan aksi penyelamatan dan evakuasi.


    Menurutnya, kabel yang menjuntai rendah kerap menjadi kendala teknis saat petugas membawa armada kebakaran menuju tempat kejadian perkara (TKP).


    “Lintasan kabel yang membentang di jalan itu menjadi tantangan tersendiri bagi kami, bahkan kadang-kadang kita itu risih karena ketika kabel itu putus, mereka seringkali minta kita tanggung jawab,” ujar Fida, Sabtu (17/1/2026).


    Selain menghambat petugas menuju TKP, keberadaan kabel listrik yang menjuntai rendah berpotensi menimbulkan kecelakaan serta meningkatkan potensi tersengat listrik.


    Ia berharap pihak terkait, khususnya PLN dapat melakukan penataan kabel listrik yang membentang di ruas jalan agar tidak membahayakan petugas maupun masyarakat.


    “(Penataan) kabel-kabel listrik yang membentang di jalan itu menjadi PR-nya PLN),” tandasnya.


    (Sf/Mr)

    Seputar Kaltim

    Dianggap Membahayakan, Disdamkar Matan Kukar Akui Risih Banyak Kabel PLN Menjuntai

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Maruly Z
    17 Januari 2026 pukul 13:33 WITA

    Petugas PLN saat menata kabel listrik (Dok: PLN)

    Tenggarong - Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kutai Kartanegara (Kukar), Fida Hurasani mengaku risih terhadap banyaknya kabel listrik yang menjuntai di sejumlah ruas jalan.


    Kondisi itu dianggap bisa membahayakan keselamatan serta menghambat petugas saat melakukan aksi penyelamatan dan evakuasi.


    Menurutnya, kabel yang menjuntai rendah kerap menjadi kendala teknis saat petugas membawa armada kebakaran menuju tempat kejadian perkara (TKP).


    “Lintasan kabel yang membentang di jalan itu menjadi tantangan tersendiri bagi kami, bahkan kadang-kadang kita itu risih karena ketika kabel itu putus, mereka seringkali minta kita tanggung jawab,” ujar Fida, Sabtu (17/1/2026).


    Selain menghambat petugas menuju TKP, keberadaan kabel listrik yang menjuntai rendah berpotensi menimbulkan kecelakaan serta meningkatkan potensi tersengat listrik.


    Ia berharap pihak terkait, khususnya PLN dapat melakukan penataan kabel listrik yang membentang di ruas jalan agar tidak membahayakan petugas maupun masyarakat.


    “(Penataan) kabel-kabel listrik yang membentang di jalan itu menjadi PR-nya PLN),” tandasnya.


    (Sf/Mr)