Cari disini...
Seputar Kaltim
Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarindaa - Wali Kota Samarinda, Andi Harun, memastikan bahwa mulai tahun 2025, seluruh siswa di Samarinda akan menerima buku secara gratis dalam hal ini adalah buku wajib dan pendamping. yang akan didistribusikan tanpa biaya kepada para siswa.
Hal itu lantaran pembayaran buku penunjang yang dibayar mandiri oleh siswa semapt menjadi hal yang cukup kontroversial. Hingga memunculkan beberpa oknum tenaga pendidik dan sekolah yang dianggap mengambil pungutan liar.
Pemerintah Kota Samarinda akhirnya mengambil keputusan untuk membuat buku pendamping sendiri yang nantinya akan dicetak dengan pembiayaan dari pemerintah.
Sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Samarinda, Andi Harun menegaskan bahwa mulai tahun ini dan seterusnya, tidak akan ada lagi buku yang dibeli dengan uang siswa atau orang tua.
"Kami berkomitmen untuk memberikan buku paket gratis kepada seluruh siswa siswi di Samarinda mulai tahun 2025. Rencananya akan mulai dilaksanakan pada bulan Februari atau Maret tahun depan," ujar Andi Harun belum lama ini.
Orang nomor satu di Samarinda itu juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh warga Samarinda atas kendala yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya, di mana masih ada siswa yang harus menukar buku dengan dana pribadinya.
"Atas nama Pemerintah Kota, saya meminta maaf kepada seluruh keluarga besar Samarinda jika di tahun-tahun sebelumnya ada praktek atau beban tambahan bagi siswa di sekolah. Itu bukan karena disengaja, tetapi karena keterbatasan anggaran sekolah," tegasnya.
Ia berharap kebijakan ini dapat meringankan beban orang tua dan mendukung peningkatan mutu pendidikan di Samarinda.
"Saya telah menetapkan mulai tahun ini dan akan terus dilanjutkan ke depannya, tidak ada lagi buku yang dibeli menggunakan uang siswa atau orang tua," tutupnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarindaa - Wali Kota Samarinda, Andi Harun, memastikan bahwa mulai tahun 2025, seluruh siswa di Samarinda akan menerima buku secara gratis dalam hal ini adalah buku wajib dan pendamping. yang akan didistribusikan tanpa biaya kepada para siswa.
Hal itu lantaran pembayaran buku penunjang yang dibayar mandiri oleh siswa semapt menjadi hal yang cukup kontroversial. Hingga memunculkan beberpa oknum tenaga pendidik dan sekolah yang dianggap mengambil pungutan liar.
Pemerintah Kota Samarinda akhirnya mengambil keputusan untuk membuat buku pendamping sendiri yang nantinya akan dicetak dengan pembiayaan dari pemerintah.
Sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Samarinda, Andi Harun menegaskan bahwa mulai tahun ini dan seterusnya, tidak akan ada lagi buku yang dibeli dengan uang siswa atau orang tua.
"Kami berkomitmen untuk memberikan buku paket gratis kepada seluruh siswa siswi di Samarinda mulai tahun 2025. Rencananya akan mulai dilaksanakan pada bulan Februari atau Maret tahun depan," ujar Andi Harun belum lama ini.
Orang nomor satu di Samarinda itu juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh warga Samarinda atas kendala yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya, di mana masih ada siswa yang harus menukar buku dengan dana pribadinya.
"Atas nama Pemerintah Kota, saya meminta maaf kepada seluruh keluarga besar Samarinda jika di tahun-tahun sebelumnya ada praktek atau beban tambahan bagi siswa di sekolah. Itu bukan karena disengaja, tetapi karena keterbatasan anggaran sekolah," tegasnya.
Ia berharap kebijakan ini dapat meringankan beban orang tua dan mendukung peningkatan mutu pendidikan di Samarinda.
"Saya telah menetapkan mulai tahun ini dan akan terus dilanjutkan ke depannya, tidak ada lagi buku yang dibeli menggunakan uang siswa atau orang tua," tutupnya.
(Sf/Rs)