Cari disini...
Seputar Kaltim
Lurah Sempaja Timur, Yuliani sata diwawancara, Rabu (10/7/2024). (Foto: HO-Relawan/Seputarfakta.com)
Samarinda - Kelurahan Sempaja Timur masih digenangi banjir dengan ketinggian air bertahan sekitar 30 sampai 40 cm pada Rabu (10/7/2024).
Lurah Sempaja Timur, Yuliani, menyatakan pihaknya telah melakukan monitoring sejak kemarin dan mendata beberapa RT yang terdampak.
"Kondisi terkini dari siang tadi menunjukkan arus air sedikit naik, namun sekarang sudah mulai turun," ujar Yuliani.
Ia berharap tidak ada hujan agar air tidak kembali naik dan menambah ketinggian air. Ia membeberkan bahwa dari data terakhir yang dikumpulkan bersama RT dan relawan, ada 23 rumah yang terdampak genangan air, dengan jumlah jiwa sebanyak 82 orang.
“Kawasan yang tergenang saat ini meliputi tiga RT, dengan RT 37 sebagai yang terdampak paling banyak, yaitu 14 rumah," jelasnya.
Kemudian di RT 38 juga terdampak sekitar enam atau empat rumah. Sementara di RT 36 ada satu rumah yang tergenang.
Ketinggian air di beberapa titik bahkan mencapai 30 - 60 cm. Yuliani menambahkan, pihak kelurahan sedang mempertimbangkan untuk mengadakan dapur umum, tetapi masih menunggu informasi lebih lanjut dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
"Penentuan status bencana menjadi wewenang OPD terkait, namun kami telah berkoordinasi dengan BPBD Kota Samarinda. Laporan kami sudah mendapat perhatian dari wali kota bahwa memang ada banjir di kawasan Kelurahan Sempaja Timur di Perumahan Bengkuring," tuturnya.
Selain berkoordinasi dengan BPBD, Yuliani juga menyatakan di hari Kamis (11/7/2024) pihaknya akan turun bersama tim puskesmas untuk membantu warga yang mungkin mengalami sakit akibat rendaman air.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Lurah Sempaja Timur, Yuliani sata diwawancara, Rabu (10/7/2024). (Foto: HO-Relawan/Seputarfakta.com)
Samarinda - Kelurahan Sempaja Timur masih digenangi banjir dengan ketinggian air bertahan sekitar 30 sampai 40 cm pada Rabu (10/7/2024).
Lurah Sempaja Timur, Yuliani, menyatakan pihaknya telah melakukan monitoring sejak kemarin dan mendata beberapa RT yang terdampak.
"Kondisi terkini dari siang tadi menunjukkan arus air sedikit naik, namun sekarang sudah mulai turun," ujar Yuliani.
Ia berharap tidak ada hujan agar air tidak kembali naik dan menambah ketinggian air. Ia membeberkan bahwa dari data terakhir yang dikumpulkan bersama RT dan relawan, ada 23 rumah yang terdampak genangan air, dengan jumlah jiwa sebanyak 82 orang.
“Kawasan yang tergenang saat ini meliputi tiga RT, dengan RT 37 sebagai yang terdampak paling banyak, yaitu 14 rumah," jelasnya.
Kemudian di RT 38 juga terdampak sekitar enam atau empat rumah. Sementara di RT 36 ada satu rumah yang tergenang.
Ketinggian air di beberapa titik bahkan mencapai 30 - 60 cm. Yuliani menambahkan, pihak kelurahan sedang mempertimbangkan untuk mengadakan dapur umum, tetapi masih menunggu informasi lebih lanjut dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
"Penentuan status bencana menjadi wewenang OPD terkait, namun kami telah berkoordinasi dengan BPBD Kota Samarinda. Laporan kami sudah mendapat perhatian dari wali kota bahwa memang ada banjir di kawasan Kelurahan Sempaja Timur di Perumahan Bengkuring," tuturnya.
Selain berkoordinasi dengan BPBD, Yuliani juga menyatakan di hari Kamis (11/7/2024) pihaknya akan turun bersama tim puskesmas untuk membantu warga yang mungkin mengalami sakit akibat rendaman air.
(Sf/Rs)