Cari disini...
Seputar Kaltim
Samarinda - Selama kurun 2020 hingga 2022, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) terbanyak di wilayah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berada di Kota Balikpapan. Jumlahnya mengalami fluktuasi. Namun secara umum berada di kisaran 1.500 hingga 1.600 unit.
Padahal, rata-rata jumlah Posyandu di 9 kabupaten/kota lain di Kaltim, hanya berkisar di angka 100 hingga 700 unit saja. Dari catatan BPS Kaltim, pada 2020, jumlah Posyandu di Balikpapan sebanyak 1.587 unit. Jumlah ini naik pada tahun 2021 menjadi 1.601 unit. Namun, kembali turun pada tahun 2022 menjadi 1.589 unit.
Secara jumlah, Posyandu terbanyak di Kaltim setelah Balikpapan berada di Kutai Kartanegara, dengan jumlah tertinggi pada tahun 2022 sebanyak 792 unit.
Posyandu sendiri, merupakan kegiatan swadaya dari masyarakat di bidang kesehatan dengan penanggung jawab kepala desa. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Seputar Fakta, Posyandu dikembangkan atas prakarsa Presiden Soeharto pada tahun 1984.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Samarinda - Selama kurun 2020 hingga 2022, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) terbanyak di wilayah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berada di Kota Balikpapan. Jumlahnya mengalami fluktuasi. Namun secara umum berada di kisaran 1.500 hingga 1.600 unit.
Padahal, rata-rata jumlah Posyandu di 9 kabupaten/kota lain di Kaltim, hanya berkisar di angka 100 hingga 700 unit saja. Dari catatan BPS Kaltim, pada 2020, jumlah Posyandu di Balikpapan sebanyak 1.587 unit. Jumlah ini naik pada tahun 2021 menjadi 1.601 unit. Namun, kembali turun pada tahun 2022 menjadi 1.589 unit.
Secara jumlah, Posyandu terbanyak di Kaltim setelah Balikpapan berada di Kutai Kartanegara, dengan jumlah tertinggi pada tahun 2022 sebanyak 792 unit.
Posyandu sendiri, merupakan kegiatan swadaya dari masyarakat di bidang kesehatan dengan penanggung jawab kepala desa. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Seputar Fakta, Posyandu dikembangkan atas prakarsa Presiden Soeharto pada tahun 1984.
(Sf/Rs)