Seputar Kaltim

    Dewan Desak Pengawasan Ketat Penggunaan Life Jacket di Penyeberangan Kampung Baru

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Penggunaan life jacket di Pelabuhan Klotok Kampung Baru, Balikpapan Barat belum diterapkan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Keselamatan penumpang di jalur penyeberangan Kampung Baru, Balikpapan Barat kembali menjadi sorotan. Minimnya penggunaan life jacket dinilai berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan.

    Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Baharuddin Daeng Lalla menilai, pengawasan terhadap standar keselamatan masih lemah. Ia menegaskan pemerintah dan operator kapal seharusnya memastikan seluruh penumpang menggunakan pelampung keselamatan sebelum kapal berangkat.

    “Keselamatan penumpang harus menjadi perhatian utama,” ucap Daeng Lalla saat dihubungi awak media, Jumat (12/12/2025).

    Dirinya juga menyoroti kondisi Pelabuhan Kampung Baru yang dinilai kurang terawat. Fasilitas keselamatan serta infrastruktur penunjang disebut belum memadai. Ia menilai tata kelola penyeberangan pun masih semrawut, mulai dari penempatan kapal hingga alur naik-turun penumpang.

    “Hingga penyediaan pelampung pun belum memenuhi standar,” tambahnya.

    Ia mengungkapkan, rencana pembangunan pelabuhan sebenarnya pernah diusulkan pada 2019 lalu. Namun progresnya terhenti setelah kewenangan beralih ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

    Meski menjadi kewenangan Pemprov, ia meminta Pemkot Balikpapan tetap aktif berkoordinasi agar pembenahan pelabuhan dapat segera terlaksana. Dinas Perhubungan (Dishub) juga diminta memperketat pengawasan dan memberikan teguran kepada operator yang abai terhadap penggunaan life jacket.

    “Biasanya kapal menyediakan pelampung. Dipakai, lalu dikembalikan. Kami harap petugas memastikan itu berjalan agar keselamatan penumpang terjaga,” tegasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Dewan Desak Pengawasan Ketat Penggunaan Life Jacket di Penyeberangan Kampung Baru

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Penggunaan life jacket di Pelabuhan Klotok Kampung Baru, Balikpapan Barat belum diterapkan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Keselamatan penumpang di jalur penyeberangan Kampung Baru, Balikpapan Barat kembali menjadi sorotan. Minimnya penggunaan life jacket dinilai berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan.

    Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Baharuddin Daeng Lalla menilai, pengawasan terhadap standar keselamatan masih lemah. Ia menegaskan pemerintah dan operator kapal seharusnya memastikan seluruh penumpang menggunakan pelampung keselamatan sebelum kapal berangkat.

    “Keselamatan penumpang harus menjadi perhatian utama,” ucap Daeng Lalla saat dihubungi awak media, Jumat (12/12/2025).

    Dirinya juga menyoroti kondisi Pelabuhan Kampung Baru yang dinilai kurang terawat. Fasilitas keselamatan serta infrastruktur penunjang disebut belum memadai. Ia menilai tata kelola penyeberangan pun masih semrawut, mulai dari penempatan kapal hingga alur naik-turun penumpang.

    “Hingga penyediaan pelampung pun belum memenuhi standar,” tambahnya.

    Ia mengungkapkan, rencana pembangunan pelabuhan sebenarnya pernah diusulkan pada 2019 lalu. Namun progresnya terhenti setelah kewenangan beralih ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

    Meski menjadi kewenangan Pemprov, ia meminta Pemkot Balikpapan tetap aktif berkoordinasi agar pembenahan pelabuhan dapat segera terlaksana. Dinas Perhubungan (Dishub) juga diminta memperketat pengawasan dan memberikan teguran kepada operator yang abai terhadap penggunaan life jacket.

    “Biasanya kapal menyediakan pelampung. Dipakai, lalu dikembalikan. Kami harap petugas memastikan itu berjalan agar keselamatan penumpang terjaga,” tegasnya.

    (Sf/Rs)