Seputar Kaltim

    Deteksi Virus Kanker Serviks, DKK Balikpapan Buka Layanan Gratis untuk 15 Pasien Per Hari

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Buniyamin
    03 Februari 2024 pukul 17:37 WITA

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan mulai membuka layanan pemeriksaan skrining test human papillomavirus (HPV) DNA.

    Skrining test HPV DNA ini merupakan salah satu prosedure untuk mendeteksi dini virus kanker serviks. Adapun pemeriksaan melalui pengambilan spesimen urine dan alat PCR.

    "Kuota skrining kanker serviks gratis ini terbuka untuk umum. Tapi koutanya masih dibatasi, yakni 15 pasien per harinya," ucap Kepala DKK Balikpapan, Andi Sri Juliarty saat dihubungi awak media, Sabtu (3/2/2024).

    Ia mengatakan target skrining di 2024 ini sebanyak 14.000 orang dengan menyasar usia produktif. Salah satu syaratnya yaitu perempuan yang berstatus sudah menikah, sedang tidak haid serta KTP berdomisili Balikpapan.

    "Jadi silakan yang mau tes skrining (HPV DNA). Puskesmas membuka layanan kepada 15 pasien per hari," jelas Dio sapaan akrabnya.

    Pembatasan kuota dalam layanan ini, dipicu masih minimnya media penyimpanan sampel. Lantaran penunjangan pemeriksanaan skrining test serviks masih mengandalkan alat mesin PCR.

    "Karena kemampuan alat PCR-nya kan sekali muter ada batasannya. Jadi seminggu hanya memeriksa 384 sampel," terangnya.

    Ketika DKK menemukan pemeriksaan skrining test HPV positif, maka pasien akan dirujuk ke spesialis dengan pemeriksaan metode papsmear.

    "Jadi hasil positif itu menunjukkan ada virusnya, tapi positif dalam pemeriksaan tersebut belum pasti dia kanker. Makanya harus dirujuk ke spesialis untuk menentukan apakah benar ada kanker atau tidak," paparnya.

    Sekadar informasi, layanan pemeriksaan skrining test HPV ini baru mulai efektif berjalan pada Januari 2024. Dilaunching bersamaa dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN).

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Deteksi Virus Kanker Serviks, DKK Balikpapan Buka Layanan Gratis untuk 15 Pasien Per Hari

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Buniyamin
    03 Februari 2024 pukul 17:37 WITA

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan mulai membuka layanan pemeriksaan skrining test human papillomavirus (HPV) DNA.

    Skrining test HPV DNA ini merupakan salah satu prosedure untuk mendeteksi dini virus kanker serviks. Adapun pemeriksaan melalui pengambilan spesimen urine dan alat PCR.

    "Kuota skrining kanker serviks gratis ini terbuka untuk umum. Tapi koutanya masih dibatasi, yakni 15 pasien per harinya," ucap Kepala DKK Balikpapan, Andi Sri Juliarty saat dihubungi awak media, Sabtu (3/2/2024).

    Ia mengatakan target skrining di 2024 ini sebanyak 14.000 orang dengan menyasar usia produktif. Salah satu syaratnya yaitu perempuan yang berstatus sudah menikah, sedang tidak haid serta KTP berdomisili Balikpapan.

    "Jadi silakan yang mau tes skrining (HPV DNA). Puskesmas membuka layanan kepada 15 pasien per hari," jelas Dio sapaan akrabnya.

    Pembatasan kuota dalam layanan ini, dipicu masih minimnya media penyimpanan sampel. Lantaran penunjangan pemeriksanaan skrining test serviks masih mengandalkan alat mesin PCR.

    "Karena kemampuan alat PCR-nya kan sekali muter ada batasannya. Jadi seminggu hanya memeriksa 384 sampel," terangnya.

    Ketika DKK menemukan pemeriksaan skrining test HPV positif, maka pasien akan dirujuk ke spesialis dengan pemeriksaan metode papsmear.

    "Jadi hasil positif itu menunjukkan ada virusnya, tapi positif dalam pemeriksaan tersebut belum pasti dia kanker. Makanya harus dirujuk ke spesialis untuk menentukan apakah benar ada kanker atau tidak," paparnya.

    Sekadar informasi, layanan pemeriksaan skrining test HPV ini baru mulai efektif berjalan pada Januari 2024. Dilaunching bersamaa dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN).

    (Sf/By)