Seputar Kaltim

    Desain Parkir Pasar Segiri Sudah Final, Wali Kota Minta Sediakan 20 Persen RTH

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    16 Februari 2024 pukul 11:09 WITA

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat ditemui wartawan di Balai Kota, Kamis (15/2/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Rencana pembangunan penambahan kapasitas lahan parkir Pasar Segiri akan segera dikerjakan. Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyampaikan, desain yang dibuat belum lama ini telah direvisi dan mendapat persetujuan darinya. Ia menekankan untuk tetap menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sekitar 20 persen.

    Hal itu disampaikannya usai pertemuan yang dilakukan dengan Tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda, yang mempresentasikan hasil revisi desain seperti yang diinginkan oleh Andi Harun.

    “Untuk parkir Pasar Segiri desain yang dibuat sudah disetujui, tinggal dilelang,” ucap Andi Harun saat ditemui wartawan, Kamis (15/2/2024) malam di Balai Kota.

    Mantan Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) itu memaparkan, desain parkir yang dibuat sudah digabung dengan konsep desain pembangunan Ruang Terbuka Publik (RTP) milik Center for Climate and Urban Resilience (CeCUR). Di mana CeCUR juga akan menciptakan ruang publik yang memberikan tipologi baru, dengan harapan dapat membantu masyarakat beradaptasi terhadap dampak perubahan iklim, terutama soal banjir. 

    “Kegiatan kita masuk untuk penambahan fasilitas parkir di belakang Pasar Segiri,” tuturnya.

    Pria yang akrab disapa AH itu ingin, bersamaan dengan pembangunan parkir, dibangun juga toilet yang memenuhi standar sanitasi dan dapat mengakomodir kepentingan difabel. 

    Dari penuturannya, pembangunan parkir ini dimaksudkan untuk merapikan tatanan pasar yang terlihat berantakan dan menganggu aktivitas pasar. Seperti yang ada di koridor pasar, di depan pintu masuk, maupun yang berada di Jalan Perniagaan. 

    Kelak, akan diterapkan sistem parking gate. Di mana kendaraan bisa masuk melalui tiga titik pintu masuk. Yakni melalui Jalan Perniagaan, pintu masuk Pasar Segiri, dan Tugu Linmas. Untuk kapasitasnya, AH tetap ingin parkir itu diprioritaskan untuk kendaraan roda dua. 70 persen untuk roda dua, dan 30 persen untuk roda empat.

    “Mudah-mudahan dengan selesainya parkir ini menjadi solusi atas terbatasnya lahan parkir yang menyebabkan kesan parkir kita semrawut, kurang rapi, dan mudah-mudahan ini bisa menampung semua, terutama motor,” harapnya.

    Terkait dengan pengerjaan, AH bilang kemungkinan besar akan dilaksanakan pada tahun 2025 mendatang.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Desain Parkir Pasar Segiri Sudah Final, Wali Kota Minta Sediakan 20 Persen RTH

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    16 Februari 2024 pukul 11:09 WITA

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat ditemui wartawan di Balai Kota, Kamis (15/2/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Rencana pembangunan penambahan kapasitas lahan parkir Pasar Segiri akan segera dikerjakan. Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyampaikan, desain yang dibuat belum lama ini telah direvisi dan mendapat persetujuan darinya. Ia menekankan untuk tetap menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sekitar 20 persen.

    Hal itu disampaikannya usai pertemuan yang dilakukan dengan Tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda, yang mempresentasikan hasil revisi desain seperti yang diinginkan oleh Andi Harun.

    “Untuk parkir Pasar Segiri desain yang dibuat sudah disetujui, tinggal dilelang,” ucap Andi Harun saat ditemui wartawan, Kamis (15/2/2024) malam di Balai Kota.

    Mantan Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) itu memaparkan, desain parkir yang dibuat sudah digabung dengan konsep desain pembangunan Ruang Terbuka Publik (RTP) milik Center for Climate and Urban Resilience (CeCUR). Di mana CeCUR juga akan menciptakan ruang publik yang memberikan tipologi baru, dengan harapan dapat membantu masyarakat beradaptasi terhadap dampak perubahan iklim, terutama soal banjir. 

    “Kegiatan kita masuk untuk penambahan fasilitas parkir di belakang Pasar Segiri,” tuturnya.

    Pria yang akrab disapa AH itu ingin, bersamaan dengan pembangunan parkir, dibangun juga toilet yang memenuhi standar sanitasi dan dapat mengakomodir kepentingan difabel. 

    Dari penuturannya, pembangunan parkir ini dimaksudkan untuk merapikan tatanan pasar yang terlihat berantakan dan menganggu aktivitas pasar. Seperti yang ada di koridor pasar, di depan pintu masuk, maupun yang berada di Jalan Perniagaan. 

    Kelak, akan diterapkan sistem parking gate. Di mana kendaraan bisa masuk melalui tiga titik pintu masuk. Yakni melalui Jalan Perniagaan, pintu masuk Pasar Segiri, dan Tugu Linmas. Untuk kapasitasnya, AH tetap ingin parkir itu diprioritaskan untuk kendaraan roda dua. 70 persen untuk roda dua, dan 30 persen untuk roda empat.

    “Mudah-mudahan dengan selesainya parkir ini menjadi solusi atas terbatasnya lahan parkir yang menyebabkan kesan parkir kita semrawut, kurang rapi, dan mudah-mudahan ini bisa menampung semua, terutama motor,” harapnya.

    Terkait dengan pengerjaan, AH bilang kemungkinan besar akan dilaksanakan pada tahun 2025 mendatang.

    (Sf/Rs)