Seputar Kaltim

    Dermaga Tanjung Keramat Sangkulirang Siap Beroperasi, Tapi Terkendala Akses Jalan

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    25 September 2026 pukul 19:21 WITA

    Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim, Masrianto Suriansyah. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Dermaga Tanjung Keramat di Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur (Kutim), sudah siap dioperasikan. Namun, dermaga tersebut masih terkendala akses jalan dari wilayah Sangkulirang menuju lokasi dermaga.

    Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim, Masrianto Suriansyah, mengatakan pemerintah daerah saat ini berkoordinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Balikpapan dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) terkait konektivitas jalan menuju Dermaga Tanjung Keramat.

    “Untuk Dermaga Tanjung Keramat ini sudah siap operasi namun masih terkendala pada koneksi jalan dari kota yang ada di Sangkulirang menuju ke Dermaga Tanjung Keramat,” ujar Masrianto.

    Menurutnya, berdasarkan hasil koordinasi dengan BPTD dan BPJN, konektivitas jalan menuju dermaga diharapkan dapat diselesaikan pada akhir 2027.

    “Insyaallah BPJN akan menyelesaikan konektivitas jalan ini di akhir 2027 nanti,” katanya.

    Jika akses jalan sudah tersambung, BPTD diharapkan dapat segera mengoperasikan Dermaga Tanjung Keramat.

    “Mudah-mudahan kalau ini sudah terintegrasi jalannya, konek jalannya, insyaallah ini juga BPTD akan segera mengoperasikan Dermaga Tanjung Keramat ke depan,” jelasnya.

    Selain Tanjung Keramat, Dishub Kutim juga sedang menyusun perencanaan untuk beberapa dermaga kecil di tingkat kecamatan, terutama di wilayah Sangkulirang dan sekitarnya.

    Masrianto mengatakan rencana tersebut ditujukan untuk 2027. Jika anggaran tersedia, dermaga yang sudah dibangun sebelumnya akan direvitalisasi agar pelayanan angkutan sungai dan danau dapat lebih maksimal.

    “Jika tersedia anggaran ini akan kita revitalisasi dermaga-dermaga yang sudah kita bangun terdahulu supaya bisa lebih maksimal dalam pelayanan angkutan sungai dan danau kita,” pungkasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Dermaga Tanjung Keramat Sangkulirang Siap Beroperasi, Tapi Terkendala Akses Jalan

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    25 September 2026 pukul 19:21 WITA

    Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim, Masrianto Suriansyah. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Dermaga Tanjung Keramat di Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur (Kutim), sudah siap dioperasikan. Namun, dermaga tersebut masih terkendala akses jalan dari wilayah Sangkulirang menuju lokasi dermaga.

    Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim, Masrianto Suriansyah, mengatakan pemerintah daerah saat ini berkoordinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Balikpapan dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) terkait konektivitas jalan menuju Dermaga Tanjung Keramat.

    “Untuk Dermaga Tanjung Keramat ini sudah siap operasi namun masih terkendala pada koneksi jalan dari kota yang ada di Sangkulirang menuju ke Dermaga Tanjung Keramat,” ujar Masrianto.

    Menurutnya, berdasarkan hasil koordinasi dengan BPTD dan BPJN, konektivitas jalan menuju dermaga diharapkan dapat diselesaikan pada akhir 2027.

    “Insyaallah BPJN akan menyelesaikan konektivitas jalan ini di akhir 2027 nanti,” katanya.

    Jika akses jalan sudah tersambung, BPTD diharapkan dapat segera mengoperasikan Dermaga Tanjung Keramat.

    “Mudah-mudahan kalau ini sudah terintegrasi jalannya, konek jalannya, insyaallah ini juga BPTD akan segera mengoperasikan Dermaga Tanjung Keramat ke depan,” jelasnya.

    Selain Tanjung Keramat, Dishub Kutim juga sedang menyusun perencanaan untuk beberapa dermaga kecil di tingkat kecamatan, terutama di wilayah Sangkulirang dan sekitarnya.

    Masrianto mengatakan rencana tersebut ditujukan untuk 2027. Jika anggaran tersedia, dermaga yang sudah dibangun sebelumnya akan direvitalisasi agar pelayanan angkutan sungai dan danau dapat lebih maksimal.

    “Jika tersedia anggaran ini akan kita revitalisasi dermaga-dermaga yang sudah kita bangun terdahulu supaya bisa lebih maksimal dalam pelayanan angkutan sungai dan danau kita,” pungkasnya.

    (Sf/Lo)