Seputar Kaltim

    Demo Mahasiswa Kutim Tuntut Perbaikan Jalan dan Audit Dana Desa, DPRD Janji Tindaklanjuti

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    02 September 2025 pukul 21:47 WITA

    Puluhan mahasiswa dari Aliansi Civil Guard Civil (CGC) melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kutai Timur (Kutim). (foto:lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Aksi demonstrasi kembali digelar di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Civil Guard Civil (CGC) menggelar unjuk rasa pada Selasa (2/9/2025). Aksi dimulai dari Mapolres Kutim dan berakhir di Gedung DPRD Kutim.

    Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah isu penting, di antaranya kerusakan jalan di beberapa kecamatan yang sulit dijangkau pemerintah. Mereka juga menuntut audit terhadap desa-desa yang diduga menyalahgunakan dana desa, serta menyoroti penggunaan jalan umum oleh perusahaan yang memicu kemacetan dan kecelakaan.

    Menurut para mahasiswa, berbagai persoalan ini sudah lama terjadi dan perlu segera ditangani.

    Menanggapi aksi tersebut, Ketua DPRD Kutim, Jimmi, menyampaikan apresiasi terhadap mahasiswa yang telah menyuarakan aspirasi masyarakat.

    "Kami di DPRD hadir untuk mendengarkan semua saran dan masukan yang disampaikan, dan kami akan mencatat semuanya untuk ditindaklanjuti," ujar Jimmi.

    Ia juga menyinggung situasi demonstrasi di beberapa kota besar yang berujung pada jatuhnya korban jiwa, dan menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut. 

    "Kami turut berduka atas korban yang jatuh di tengah aksi-aksi di berbagai daerah. Mudah-mudahan kita dijauhkan dari situasi yang tidak kita harapkan," katanya.

    Lebih lanjut, DPRD menyatakan siap menindaklanjuti seluruh aspirasi mahasiswa dengan mencatat seluruh poin tuntutan dalam bentuk notulen. 

    "Kami pastikan melalui partai, aspirasinya akan sampai ke pemerintah pusat dan daerah" pungkasnya.

    Aksi demonstrasi berlangsung damai dengan pengamanan aparat kepolisian dan Satpol PP. DPRD Kutim menyambut baik aspirasi mahasiswa yang berharap tuntutan mereka tidak hanya didengar, tetapi juga ditindaklanjuti secara nyata.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Demo Mahasiswa Kutim Tuntut Perbaikan Jalan dan Audit Dana Desa, DPRD Janji Tindaklanjuti

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    02 September 2025 pukul 21:47 WITA

    Puluhan mahasiswa dari Aliansi Civil Guard Civil (CGC) melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kutai Timur (Kutim). (foto:lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Aksi demonstrasi kembali digelar di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Civil Guard Civil (CGC) menggelar unjuk rasa pada Selasa (2/9/2025). Aksi dimulai dari Mapolres Kutim dan berakhir di Gedung DPRD Kutim.

    Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah isu penting, di antaranya kerusakan jalan di beberapa kecamatan yang sulit dijangkau pemerintah. Mereka juga menuntut audit terhadap desa-desa yang diduga menyalahgunakan dana desa, serta menyoroti penggunaan jalan umum oleh perusahaan yang memicu kemacetan dan kecelakaan.

    Menurut para mahasiswa, berbagai persoalan ini sudah lama terjadi dan perlu segera ditangani.

    Menanggapi aksi tersebut, Ketua DPRD Kutim, Jimmi, menyampaikan apresiasi terhadap mahasiswa yang telah menyuarakan aspirasi masyarakat.

    "Kami di DPRD hadir untuk mendengarkan semua saran dan masukan yang disampaikan, dan kami akan mencatat semuanya untuk ditindaklanjuti," ujar Jimmi.

    Ia juga menyinggung situasi demonstrasi di beberapa kota besar yang berujung pada jatuhnya korban jiwa, dan menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut. 

    "Kami turut berduka atas korban yang jatuh di tengah aksi-aksi di berbagai daerah. Mudah-mudahan kita dijauhkan dari situasi yang tidak kita harapkan," katanya.

    Lebih lanjut, DPRD menyatakan siap menindaklanjuti seluruh aspirasi mahasiswa dengan mencatat seluruh poin tuntutan dalam bentuk notulen. 

    "Kami pastikan melalui partai, aspirasinya akan sampai ke pemerintah pusat dan daerah" pungkasnya.

    Aksi demonstrasi berlangsung damai dengan pengamanan aparat kepolisian dan Satpol PP. DPRD Kutim menyambut baik aspirasi mahasiswa yang berharap tuntutan mereka tidak hanya didengar, tetapi juga ditindaklanjuti secara nyata.

    (Sf/Rs)