Seputar Kaltim

    Demi Realisasikan Janji Umrah dan Haji, Pemprov Kaltim Bakal Sertifikasi Imam dan Marbot Masjid

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    03 Maret 2025 pukul 09:45 WITA

    Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas'ud, bersama Wakil Gubernur, Seno Aji, menegaskan komitmen mereka untuk memberangkatkan para imam dan marbot masjid menunaikan ibadah umrah dan haji. 

    Sebagai langkah awal, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim akan melakukan sertifikasi atau pendataan bagi para imam dan marbot masjid di seluruh wilayahnya.

    “Sertifikasi ini tujuannya agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih. Kami juga ingin mencegah adanya pihak-pihak yang mengaku sebagai imam atau marbot masjid," jelas Gubernur Rudy Mas'ud usai salat Subuh berjamaah di Masjid Nurul Mukminin Pemprov Kaltim, Samarinda, Senin (3/3/2025).

    Menurutnya, Pemprov Kaltim mulai tahun ini akan mengalokasikan bantuan bagi pengurus masjid, musala, dan surau di seluruh kabupaten dan kota di Kaltim. 

    Sertifikasi ini diperlukan untuk mempermudah verifikasi penyaluran bantuan, baik berupa hibah maupun program umrah dan haji, serta bantuan bagi pengurus rumah ibadah selain Islam.

    "Dengan sertifikasi, kami dapat memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh orang yang berhak," tegasnya.

    Prioritas sertifikasi akan diberikan kepada rumah-rumah ibadah yang telah lama berdiri, serta pengurus (imam dan marbot) yang sudah berusia lanjut dan belum pernah menunaikan ibadah haji atau umrah.

    "Para imam, marbot, dan pengurus rumah ibadah lainnya perlu disertifikasi agar administrasi berjalan dengan baik," tukasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Demi Realisasikan Janji Umrah dan Haji, Pemprov Kaltim Bakal Sertifikasi Imam dan Marbot Masjid

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    03 Maret 2025 pukul 09:45 WITA

    Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas'ud, bersama Wakil Gubernur, Seno Aji, menegaskan komitmen mereka untuk memberangkatkan para imam dan marbot masjid menunaikan ibadah umrah dan haji. 

    Sebagai langkah awal, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim akan melakukan sertifikasi atau pendataan bagi para imam dan marbot masjid di seluruh wilayahnya.

    “Sertifikasi ini tujuannya agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih. Kami juga ingin mencegah adanya pihak-pihak yang mengaku sebagai imam atau marbot masjid," jelas Gubernur Rudy Mas'ud usai salat Subuh berjamaah di Masjid Nurul Mukminin Pemprov Kaltim, Samarinda, Senin (3/3/2025).

    Menurutnya, Pemprov Kaltim mulai tahun ini akan mengalokasikan bantuan bagi pengurus masjid, musala, dan surau di seluruh kabupaten dan kota di Kaltim. 

    Sertifikasi ini diperlukan untuk mempermudah verifikasi penyaluran bantuan, baik berupa hibah maupun program umrah dan haji, serta bantuan bagi pengurus rumah ibadah selain Islam.

    "Dengan sertifikasi, kami dapat memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh orang yang berhak," tegasnya.

    Prioritas sertifikasi akan diberikan kepada rumah-rumah ibadah yang telah lama berdiri, serta pengurus (imam dan marbot) yang sudah berusia lanjut dan belum pernah menunaikan ibadah haji atau umrah.

    "Para imam, marbot, dan pengurus rumah ibadah lainnya perlu disertifikasi agar administrasi berjalan dengan baik," tukasnya.

    (Sf/Rs)