Seputar Kaltim

    Demi Bawa Nama Baik Kaltim di Kancah Nasional, 174 Qari-Qariah Terbaik Mulai "Digembleng", Target Juara MTQ 2026

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    24 November 2025 pukul 09:39 WITA

    Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni saat menyampaikan sambutan dalam acara pembukaan TC. (Foto: Istimewa)

    Samarinda - Sebanyak 174 qari dan qariah terbaik dari seluruh penjuru Kalimantan Timur (Kaltim) saat ini tengah menjalani pemusatan latihan atau Training Center (TC) Tahap I.

    Kegiatan ini merupakan langkah awal bagi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Kaltim untuk membentuk kafilah yang akan berlaga di Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah, pada Oktober 2026 mendatang.

    TC Tahap I ini resmi bergulir di Asrama Haji, Batakan, Balikpapan, mulai hari ini, 23 hingga 26 November 2025.

    Ratusan peserta yang dipanggil ini bukanlah nama sembarangan. Mereka adalah para Juara 1, 2, dan 3 dari MTQ Tingkat Provinsi Kaltim yang baru saja dihelat di Sangatta, Kutai Timur, pada Juli 2025 lalu.

    Ketua Panitia Penyelenggara yang juga Wakil Ketua II LPTQ Kaltim, Dasmiah menjelaskan pemanggilan 174 peserta ini masih merupakan tahap seleksi awal yang sangat ketat.

    "Ini masih tahap seleksi. Seleksi tidak hanya dilakukan secara offline di sini, tetapi akan berlanjut secara online pada tahap kedua dan ketiga," ujar Dasmiah, yang sehari-hari menjabat Kepala Biro Kesra Kantor Gubernur Kaltim.

    Puncak dari proses ini adalah Tahap Ke-4, di mana seleksi offline kembali dilakukan. Di titik inilah, nama-nama final yang akan menjadi Kafilah Utama Kaltim dipastikan. 

    Koordinator pelatih, Ustaz Hajarul Akbar, langsung memberikan penekanan serius kepada seluruh peserta. Ia mengingatkan bahwa menjadi juara adalah buah dari kerja keras dan pengorbanan, bukan sesuatu yang instan.

    "Tidak ada prestasi yang diperoleh secara instan. Kalau kita ingin meraih sebuah prestasi, harus ada pengorbanan," tegas Ustaz Akbar.

    Demi memastikan kualitas latihan maksimal, LPTQ Kaltim bahkan menghadirkan sejumlah pelatih nasional yang bersinergi dengan pelatih-pelatih lokal Kaltim yang juga memiliki kapasitas sebagai pelatih atau hakim nasional.

    Ketua LPTQ Kaltim, Sri Wahyuni, yang juga menjabat Sekda Kaltim, menyampaikan apresiasi tingginya atas dukungan para pelatih dan kehadiran pengurus LPTQ Kabupaten/Kota se-Kaltim.

    Dalam sambutannya saat membuka acara yang ditandai dengan pengalungan tanda peserta, Sekda Sri Wahyuni turut memberikan motivasi besar. 

    Ia memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Kaltim akan memberikan reward atau penghargaan khusus bagi para peserta yang nantinya berhasil meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional.

    "Pemerintah Provinsi pasti akan memberikan penghargaan bagi mereka yang berprestasi. Ini adalah bentuk dukungan penuh kami untuk kesuksesan Kafilah Kaltim," pungkas Sri Wahyuni.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Demi Bawa Nama Baik Kaltim di Kancah Nasional, 174 Qari-Qariah Terbaik Mulai "Digembleng", Target Juara MTQ 2026

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    24 November 2025 pukul 09:39 WITA

    Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni saat menyampaikan sambutan dalam acara pembukaan TC. (Foto: Istimewa)

    Samarinda - Sebanyak 174 qari dan qariah terbaik dari seluruh penjuru Kalimantan Timur (Kaltim) saat ini tengah menjalani pemusatan latihan atau Training Center (TC) Tahap I.

    Kegiatan ini merupakan langkah awal bagi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Kaltim untuk membentuk kafilah yang akan berlaga di Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah, pada Oktober 2026 mendatang.

    TC Tahap I ini resmi bergulir di Asrama Haji, Batakan, Balikpapan, mulai hari ini, 23 hingga 26 November 2025.

    Ratusan peserta yang dipanggil ini bukanlah nama sembarangan. Mereka adalah para Juara 1, 2, dan 3 dari MTQ Tingkat Provinsi Kaltim yang baru saja dihelat di Sangatta, Kutai Timur, pada Juli 2025 lalu.

    Ketua Panitia Penyelenggara yang juga Wakil Ketua II LPTQ Kaltim, Dasmiah menjelaskan pemanggilan 174 peserta ini masih merupakan tahap seleksi awal yang sangat ketat.

    "Ini masih tahap seleksi. Seleksi tidak hanya dilakukan secara offline di sini, tetapi akan berlanjut secara online pada tahap kedua dan ketiga," ujar Dasmiah, yang sehari-hari menjabat Kepala Biro Kesra Kantor Gubernur Kaltim.

    Puncak dari proses ini adalah Tahap Ke-4, di mana seleksi offline kembali dilakukan. Di titik inilah, nama-nama final yang akan menjadi Kafilah Utama Kaltim dipastikan. 

    Koordinator pelatih, Ustaz Hajarul Akbar, langsung memberikan penekanan serius kepada seluruh peserta. Ia mengingatkan bahwa menjadi juara adalah buah dari kerja keras dan pengorbanan, bukan sesuatu yang instan.

    "Tidak ada prestasi yang diperoleh secara instan. Kalau kita ingin meraih sebuah prestasi, harus ada pengorbanan," tegas Ustaz Akbar.

    Demi memastikan kualitas latihan maksimal, LPTQ Kaltim bahkan menghadirkan sejumlah pelatih nasional yang bersinergi dengan pelatih-pelatih lokal Kaltim yang juga memiliki kapasitas sebagai pelatih atau hakim nasional.

    Ketua LPTQ Kaltim, Sri Wahyuni, yang juga menjabat Sekda Kaltim, menyampaikan apresiasi tingginya atas dukungan para pelatih dan kehadiran pengurus LPTQ Kabupaten/Kota se-Kaltim.

    Dalam sambutannya saat membuka acara yang ditandai dengan pengalungan tanda peserta, Sekda Sri Wahyuni turut memberikan motivasi besar. 

    Ia memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Kaltim akan memberikan reward atau penghargaan khusus bagi para peserta yang nantinya berhasil meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional.

    "Pemerintah Provinsi pasti akan memberikan penghargaan bagi mereka yang berprestasi. Ini adalah bentuk dukungan penuh kami untuk kesuksesan Kafilah Kaltim," pungkas Sri Wahyuni.

    (Sf/Rs)