Seputar Kaltim

    Deklarasi Damai Sebagai Edukasi pada Masyarakat, Budiono: Hati-hati berita hoax

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Anggota DPRD Kota Balikpapan Budiono. (Foto: Dok/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Anggota DPRD Kota Balikpapan Budiono menilai deklarasi damai yang digelar KPU RI bersama Polda Kaltim dapat menciptakan harmonisasi dalam pesta demokrasi.

    "Deklarasi damai ini tentunya untuk menyelaraskan pemilihan umum agar dapat berjalan lancar, semakin baik, jujur dan adil," ucap Budiono kepada awak media, Rabu (25/9/2024).

    Ia mengatakan, deklarasi damai juga merupakan sebuah edukasi kepada masyarakat, khususnya warga Kaltim umumnya Balikpapan, agar tidak terjadi perpecahan karena perbedaan dalam pilihan.

    "Mereka semua punya visi dan misi, serta ide maupun gagasan, dan itu semua untuk kebaikan," terangnya.

    Diterangkan, bahwa masyarakat dapat menilai langsung semua visi-misi yang disampaikan masing-masing pasangan calon, karena masyarakat lah yang nanti akan merasakan dari program itu.

    "Tapi sekali lagi saya tegaskan, semuanya itu sama, tujuan mereka untuk kebaikan Kota Balikpapan, namun dengan gagasan yang berbeda, jadi hindari gesekan dan perpecahan di Balikpapan," jelasnya.

    Menjelang pelaksanan Pilkada 2024, dirinya meminta agar masyarakat tetap berhati-hati dengan berita hoax, terlebih di era digital segala macam informasi lebih mudah untuk disebar luaskan.

    "Karena bagaimanapun juga jejak digital tidak bisa dipungkiri bisa menjerat penyebar, karena sudah ada UU ITE," akui Budi sapaan akrabnya.

    Politisi PDI-P ini berharap, Bawaslu Balikpapan sebagai wasit dalam pesta demokrasi  bisa menegakkan aturan dalam Pilkada. 

    "Saya kira untuk ASN sudah tahu untuk rambu-rambu dalam Pilkada terutama saat kampanye, tapi belum tentu untuk masyarakat, oleh karena itu perlu digiatkan lagi sosialisasi," ungkapnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Deklarasi Damai Sebagai Edukasi pada Masyarakat, Budiono: Hati-hati berita hoax

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Anggota DPRD Kota Balikpapan Budiono. (Foto: Dok/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Anggota DPRD Kota Balikpapan Budiono menilai deklarasi damai yang digelar KPU RI bersama Polda Kaltim dapat menciptakan harmonisasi dalam pesta demokrasi.

    "Deklarasi damai ini tentunya untuk menyelaraskan pemilihan umum agar dapat berjalan lancar, semakin baik, jujur dan adil," ucap Budiono kepada awak media, Rabu (25/9/2024).

    Ia mengatakan, deklarasi damai juga merupakan sebuah edukasi kepada masyarakat, khususnya warga Kaltim umumnya Balikpapan, agar tidak terjadi perpecahan karena perbedaan dalam pilihan.

    "Mereka semua punya visi dan misi, serta ide maupun gagasan, dan itu semua untuk kebaikan," terangnya.

    Diterangkan, bahwa masyarakat dapat menilai langsung semua visi-misi yang disampaikan masing-masing pasangan calon, karena masyarakat lah yang nanti akan merasakan dari program itu.

    "Tapi sekali lagi saya tegaskan, semuanya itu sama, tujuan mereka untuk kebaikan Kota Balikpapan, namun dengan gagasan yang berbeda, jadi hindari gesekan dan perpecahan di Balikpapan," jelasnya.

    Menjelang pelaksanan Pilkada 2024, dirinya meminta agar masyarakat tetap berhati-hati dengan berita hoax, terlebih di era digital segala macam informasi lebih mudah untuk disebar luaskan.

    "Karena bagaimanapun juga jejak digital tidak bisa dipungkiri bisa menjerat penyebar, karena sudah ada UU ITE," akui Budi sapaan akrabnya.

    Politisi PDI-P ini berharap, Bawaslu Balikpapan sebagai wasit dalam pesta demokrasi  bisa menegakkan aturan dalam Pilkada. 

    "Saya kira untuk ASN sudah tahu untuk rambu-rambu dalam Pilkada terutama saat kampanye, tapi belum tentu untuk masyarakat, oleh karena itu perlu digiatkan lagi sosialisasi," ungkapnya.

    (Sf/Rs)