Seputar Kaltim

    Debit Air Sungai Naik, Tenggarong Berpotensi Terima Banjir Kiriman dari Tabang

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    15 Januari 2026 pukul 19:39 WITA

    Insiden banjir yang sempat melanda kawasan Tenggarong pada tahun lalu (Dok: istimewa)

    Tenggarong - Kondisi debit air sungai di bantaran wilayah pesisir Kutai Kartanegara (Kukar) saat ini terpantau sedang naik.

    Kondisi ini tentu berpotensi memicu datangnya banjir, terutama wilayah Tenggarong yang berpotensi menerima banjir kiriman dari Kecamatan Tabang, Kembang Janggut dan Muara Kaman.

    Mengingat ketiga kecamatan tersebut belakangan ini kerap dilanda banjir akibat diguyur hujan dengan intensitas tinggi dalam jangka waktu lama, sehingga debit air sungai naik hingga pemukiman warga.

    “Sekarang ini debit air sungai sudah mulai pasang, termasuk di Tenggarong. Jadi memang ada potensi terjadi banjir,” ujar Koordinator Lapangan BPBD Kukar, Eko Suryawinata, Kamis (15/1/2026).

    Berdasarkan peta radar yang dihimpun BMKG, perkiraan cuaca di wilayah Kukar pada awal tahun ini didominasi hujan.

    Sebagai langkah antisipasi agar Tenggarong tidak dilanda banjir kiriman, BPBD Kukar bersama instansi terkait akan mengintensifkan monitoring debit air sungai, khususnya di wilayah Tabang, Muara Kaman dan Kembang Janggut.

    “Kita sedang melakukan pemantauan serta bersiaga menghadapi potensi banjir kiriman,” jelas Eko.

    Ia mengimbau masyarakat, khususnya warga Tenggarong untuk tidak membuang sampah sembarangan agar tidak memicu terjadinya banjir akibat penyumbatan aliran sungai dan drainase.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Debit Air Sungai Naik, Tenggarong Berpotensi Terima Banjir Kiriman dari Tabang

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    15 Januari 2026 pukul 19:39 WITA

    Insiden banjir yang sempat melanda kawasan Tenggarong pada tahun lalu (Dok: istimewa)

    Tenggarong - Kondisi debit air sungai di bantaran wilayah pesisir Kutai Kartanegara (Kukar) saat ini terpantau sedang naik.

    Kondisi ini tentu berpotensi memicu datangnya banjir, terutama wilayah Tenggarong yang berpotensi menerima banjir kiriman dari Kecamatan Tabang, Kembang Janggut dan Muara Kaman.

    Mengingat ketiga kecamatan tersebut belakangan ini kerap dilanda banjir akibat diguyur hujan dengan intensitas tinggi dalam jangka waktu lama, sehingga debit air sungai naik hingga pemukiman warga.

    “Sekarang ini debit air sungai sudah mulai pasang, termasuk di Tenggarong. Jadi memang ada potensi terjadi banjir,” ujar Koordinator Lapangan BPBD Kukar, Eko Suryawinata, Kamis (15/1/2026).

    Berdasarkan peta radar yang dihimpun BMKG, perkiraan cuaca di wilayah Kukar pada awal tahun ini didominasi hujan.

    Sebagai langkah antisipasi agar Tenggarong tidak dilanda banjir kiriman, BPBD Kukar bersama instansi terkait akan mengintensifkan monitoring debit air sungai, khususnya di wilayah Tabang, Muara Kaman dan Kembang Janggut.

    “Kita sedang melakukan pemantauan serta bersiaga menghadapi potensi banjir kiriman,” jelas Eko.

    Ia mengimbau masyarakat, khususnya warga Tenggarong untuk tidak membuang sampah sembarangan agar tidak memicu terjadinya banjir akibat penyumbatan aliran sungai dan drainase.

    (Sf/Rs)