Cari disini...
Seputar Kaltim
KPU Balikpapan gelar rapat finalisasi debat publik ketiga Pasangan Calon wali kota dan wakil wali kota Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - KPU Kota Balikpapan menggelar rapat koordinasi finalisasi persiapan debat publik ketiga untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota (Pilwali) Balikpapan 2024, Kamis (21/11/2024).
Rapat koordinasi dihadiri berbagai pihak terkait, mulai dari pemerintah, pihak keamanan dari TNI-Polri, termasuk tim pemenangan masing-masing pasangan calon (Paslon).
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat KPU Balikpapan, Suhardy mengungkapkan, bahwa debat ketiga akan dilaksanakan di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Jumat (22/11/2024) sekitar Pukul 20.00 hingga 22.30 Wita.
“Dimana debat ketiga kali ini akan disiarkan langsung melalui tv lokal yakni di Balikpapan TV (BTV),” ucap Ady sapaan akrabnya kepada awak media.
Diterangkan, bahwa debat ketiga ini akan menjadi penentuan terakhir sebelum hari pemungutan suara. Tema yang akan diangkat adalah isu-isu krusial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, termasuk ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup.
“Awalnya sempat ada usulan untuk menggelar debat di luar kota, namun setelah melalui diskusi, tim pemenangan dan stakeholder lainnya sepakat untuk tetap mengadakan debat di Balikpapan,” jelasnya.
Dijelaskan, salah satu perubahan penting yang dilakukan adalah pengurangan jumlah kursi pendukung. Dari yang semula 50 orang, kini setiap paslon hanya diperbolehkan membawa 30 orang termasuk pendukung dan keamanan Paslon.
“Sedangkan untuk keamanan debat akan dijaga sepenuhnya oleh pihak kepolisian, sehingga kami harap semuanya berjalan lancar,” tambahnya.
Debat ini akan mencakup beberapa sub-tema penting, terutama yang berkaitan dengan ekonomi, seperti ekonomi kreatif, UMKM, ketenagakerjaan, serta sektor jasa dan pariwisata.
Di sisi lain, isu sosial dan lingkungan hidup juga akan menjadi fokus dengan topik-topik terkait perlindungan anak, disabilitas, kemiskinan, dan kelompok rentan, serta kebijakan lingkungan yang berkelanjutan.
“Dengan berbagai isu penting yang akan dibahas, debat publik ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam kepada masyarakat Balikpapan mengenai visi dan misi ketiga pasangan calon untuk pembangunan kota ke depan,” tutupnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

KPU Balikpapan gelar rapat finalisasi debat publik ketiga Pasangan Calon wali kota dan wakil wali kota Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - KPU Kota Balikpapan menggelar rapat koordinasi finalisasi persiapan debat publik ketiga untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota (Pilwali) Balikpapan 2024, Kamis (21/11/2024).
Rapat koordinasi dihadiri berbagai pihak terkait, mulai dari pemerintah, pihak keamanan dari TNI-Polri, termasuk tim pemenangan masing-masing pasangan calon (Paslon).
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat KPU Balikpapan, Suhardy mengungkapkan, bahwa debat ketiga akan dilaksanakan di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Jumat (22/11/2024) sekitar Pukul 20.00 hingga 22.30 Wita.
“Dimana debat ketiga kali ini akan disiarkan langsung melalui tv lokal yakni di Balikpapan TV (BTV),” ucap Ady sapaan akrabnya kepada awak media.
Diterangkan, bahwa debat ketiga ini akan menjadi penentuan terakhir sebelum hari pemungutan suara. Tema yang akan diangkat adalah isu-isu krusial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, termasuk ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup.
“Awalnya sempat ada usulan untuk menggelar debat di luar kota, namun setelah melalui diskusi, tim pemenangan dan stakeholder lainnya sepakat untuk tetap mengadakan debat di Balikpapan,” jelasnya.
Dijelaskan, salah satu perubahan penting yang dilakukan adalah pengurangan jumlah kursi pendukung. Dari yang semula 50 orang, kini setiap paslon hanya diperbolehkan membawa 30 orang termasuk pendukung dan keamanan Paslon.
“Sedangkan untuk keamanan debat akan dijaga sepenuhnya oleh pihak kepolisian, sehingga kami harap semuanya berjalan lancar,” tambahnya.
Debat ini akan mencakup beberapa sub-tema penting, terutama yang berkaitan dengan ekonomi, seperti ekonomi kreatif, UMKM, ketenagakerjaan, serta sektor jasa dan pariwisata.
Di sisi lain, isu sosial dan lingkungan hidup juga akan menjadi fokus dengan topik-topik terkait perlindungan anak, disabilitas, kemiskinan, dan kelompok rentan, serta kebijakan lingkungan yang berkelanjutan.
“Dengan berbagai isu penting yang akan dibahas, debat publik ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam kepada masyarakat Balikpapan mengenai visi dan misi ketiga pasangan calon untuk pembangunan kota ke depan,” tutupnya.
(Sf/Rs)