Seputar Kaltim

    Dari Target Rp10 Miliar Sepanjang 2026, PAD Sektor Investasi di Samarinda Disebut Sudah Terealisasi 70 Persen

    Penulis:Arsensia Serlyani|Redaktur:Rusdianto
    08 Juli 2026 pukul 23:00 WITA

    Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra. (Foto: Arsensia Serlyani/ Seputarfakta.com)

    Samarinda – Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra mengapresiasi kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Samarinda yang telah merealisasikan sekitar 70 persen dari target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026.

    Capaian tersebut dinilai menunjukkan tren positif di sektor investasi dan perizinan, sekaligus menjadi modal untuk meningkatkan target penerimaan daerah pada tahun mendatang.

    Samri mengatakan, target PAD DPMPTSP tahun ini sebesar Rp10 miliar.

    Hingga pertengahan tahun, realisasinya telah mencapai sekitar 70 persen, sehingga optimistis target tersebut dapat terpenuhi bahkan berpotensi melampauinya hingga akhir tahun.

    "Di DPMPTSP target PAD sekitar Rp10 miliar, sekarang sudah tercapai 70 persennya. Ini termasuk yang kita berikan apresiasi karena kerjanya sudah bagus," ujar Samri, Rabu (8/7/2026).

    Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterima Komisi I DPRD Samarinda, pemerintah juga berencana menaikkan target PAD DPMPTSP pada tahun depan sekitar 14 persen seiring meningkatnya aktivitas investasi di Kota Tepian.

    Samri menjelaskan, kontribusi terbesar terhadap capaian PAD DPMPTSP berasal dari penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta aktivitas investasi yang terus menunjukkan pertumbuhan.

    "Sumbangan terbesar berasal dari PBG dan investasi. Itu yang menjadi penyumbang utama PAD DPMPTSP," ungkapnya.

    Ia menilai, prospek investasi di Samarinda masih terbuka lebar. Apalagi, dengan rencana pengembangan kawasan industri, potensi penerimaan daerah dari sektor perizinan dan investasi diperkirakan akan semakin meningkat.

    "Nanti dengan adanya kawasan industri tentu potensinya akan lebih besar lagi," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Dari Target Rp10 Miliar Sepanjang 2026, PAD Sektor Investasi di Samarinda Disebut Sudah Terealisasi 70 Persen

    Penulis:Arsensia Serlyani|Redaktur:Rusdianto
    08 Juli 2026 pukul 23:00 WITA

    Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra. (Foto: Arsensia Serlyani/ Seputarfakta.com)

    Samarinda – Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra mengapresiasi kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Samarinda yang telah merealisasikan sekitar 70 persen dari target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026.

    Capaian tersebut dinilai menunjukkan tren positif di sektor investasi dan perizinan, sekaligus menjadi modal untuk meningkatkan target penerimaan daerah pada tahun mendatang.

    Samri mengatakan, target PAD DPMPTSP tahun ini sebesar Rp10 miliar.

    Hingga pertengahan tahun, realisasinya telah mencapai sekitar 70 persen, sehingga optimistis target tersebut dapat terpenuhi bahkan berpotensi melampauinya hingga akhir tahun.

    "Di DPMPTSP target PAD sekitar Rp10 miliar, sekarang sudah tercapai 70 persennya. Ini termasuk yang kita berikan apresiasi karena kerjanya sudah bagus," ujar Samri, Rabu (8/7/2026).

    Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterima Komisi I DPRD Samarinda, pemerintah juga berencana menaikkan target PAD DPMPTSP pada tahun depan sekitar 14 persen seiring meningkatnya aktivitas investasi di Kota Tepian.

    Samri menjelaskan, kontribusi terbesar terhadap capaian PAD DPMPTSP berasal dari penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta aktivitas investasi yang terus menunjukkan pertumbuhan.

    "Sumbangan terbesar berasal dari PBG dan investasi. Itu yang menjadi penyumbang utama PAD DPMPTSP," ungkapnya.

    Ia menilai, prospek investasi di Samarinda masih terbuka lebar. Apalagi, dengan rencana pengembangan kawasan industri, potensi penerimaan daerah dari sektor perizinan dan investasi diperkirakan akan semakin meningkat.

    "Nanti dengan adanya kawasan industri tentu potensinya akan lebih besar lagi," pungkasnya.

    (Sf/Rs)