Seputar Kaltim

    Dari Target 1005 Kilometer,  Panjang Jalan di Paser Diklaim Sudah Capai 45 Persen

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Rusdianto
    29 Desember 2024 pukul 19:46 WITA

    Kepala DPUTR Paser, Asnawi (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)

    Tanah Grogot - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Paser, Asnawi menyebut panjang jalan yang ditarget dibangun di Paser mencapai 1005 Kilometer (Km) yang dikerjakan secara bertahap. 

    Dari ribuan Km panjang jalan itu hampir separuhnya sudah ditangani berdasarkan data sementara. Untuk panjang jalan yang diperbaiki pada 2024 mencapai 123 Kilometer (Km). Perbaikan jalan 2024 lebih banyak ditangani dibanding tahun sebelumnya dengan panjang 1,9 Km.

    Bila ditambahkan dengan panjang jalan yang dikerjakan 2024, bisa dipastikan separuh dari panjang jalan kabupaten Paser telah tersentuh peningkatan infrastrukur jalan.

    “Panjang jalan kabupaten kurang lebih 1005 Km, progresnya yang dibangun sudah 45 persen jumlahnya itu belum ditambah dengan 2024,” kata Asnawi, Minggu (29/12/2024).

    Dalam upaya mempermudah sarana transportasi darat, turut dilakukan perbaikan pada jembatan, disebut pada tahun ini sebanyak tujuh jembatan diperbaiki.

    Peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan itu bersumber dari sejumlah mata anggaran, diantaranya APBD, Bantuan Keuangan (Bankeu), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit.

    “Anggarannya terdiri dari beberapa mata anggaran, yaitu Bankeu, APBD, kita juga dapat DAK pada 2024 kurang lebih Rp24 miliar, dan ada juga DBH Sawit,” tuturnya.

    Meski begitu, diakui pembangunan jalan yang telah dikerjakan belum sepenuhnya tuntas sehingga bakal kembali dilanjutkan pada 2025.

    Mengenai target panjang jalan yang dikerjakan pada tahun depan dikatakan tidak jauh dari target panjang jalan yang dikerjakan tahun ini yang mencapai ratusan Km. Termasuk pada jembatan yang belum diperbaiki turut dianggarkan untuk dilakukan perbaikan.

    “Bakal kami suport lagi pada 2025, terutama pada ruas jalan yang belum tuntas, untuk penyebarannya juga tidak jauh,” terangnya.

    Ia membeberkan pada 2025 bakal kembali mendapat bantuan anggaran pembangunan jalan dan jembatan yang bersumber dari APBN dengan total Rp40 miliar.

    “Kita dapat dukungan anggaran dari DAK sebesar Rp34 milar, terbagi Rp10 miliar untuk jenbatan dan sisanya untuk jalan, kita juga dapat DBH Sawit Rp6 miliar,” tandasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Dari Target 1005 Kilometer,  Panjang Jalan di Paser Diklaim Sudah Capai 45 Persen

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Rusdianto
    29 Desember 2024 pukul 19:46 WITA

    Kepala DPUTR Paser, Asnawi (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)

    Tanah Grogot - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Paser, Asnawi menyebut panjang jalan yang ditarget dibangun di Paser mencapai 1005 Kilometer (Km) yang dikerjakan secara bertahap. 

    Dari ribuan Km panjang jalan itu hampir separuhnya sudah ditangani berdasarkan data sementara. Untuk panjang jalan yang diperbaiki pada 2024 mencapai 123 Kilometer (Km). Perbaikan jalan 2024 lebih banyak ditangani dibanding tahun sebelumnya dengan panjang 1,9 Km.

    Bila ditambahkan dengan panjang jalan yang dikerjakan 2024, bisa dipastikan separuh dari panjang jalan kabupaten Paser telah tersentuh peningkatan infrastrukur jalan.

    “Panjang jalan kabupaten kurang lebih 1005 Km, progresnya yang dibangun sudah 45 persen jumlahnya itu belum ditambah dengan 2024,” kata Asnawi, Minggu (29/12/2024).

    Dalam upaya mempermudah sarana transportasi darat, turut dilakukan perbaikan pada jembatan, disebut pada tahun ini sebanyak tujuh jembatan diperbaiki.

    Peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan itu bersumber dari sejumlah mata anggaran, diantaranya APBD, Bantuan Keuangan (Bankeu), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit.

    “Anggarannya terdiri dari beberapa mata anggaran, yaitu Bankeu, APBD, kita juga dapat DAK pada 2024 kurang lebih Rp24 miliar, dan ada juga DBH Sawit,” tuturnya.

    Meski begitu, diakui pembangunan jalan yang telah dikerjakan belum sepenuhnya tuntas sehingga bakal kembali dilanjutkan pada 2025.

    Mengenai target panjang jalan yang dikerjakan pada tahun depan dikatakan tidak jauh dari target panjang jalan yang dikerjakan tahun ini yang mencapai ratusan Km. Termasuk pada jembatan yang belum diperbaiki turut dianggarkan untuk dilakukan perbaikan.

    “Bakal kami suport lagi pada 2025, terutama pada ruas jalan yang belum tuntas, untuk penyebarannya juga tidak jauh,” terangnya.

    Ia membeberkan pada 2025 bakal kembali mendapat bantuan anggaran pembangunan jalan dan jembatan yang bersumber dari APBN dengan total Rp40 miliar.

    “Kita dapat dukungan anggaran dari DAK sebesar Rp34 milar, terbagi Rp10 miliar untuk jenbatan dan sisanya untuk jalan, kita juga dapat DBH Sawit Rp6 miliar,” tandasnya.

    (Sf/Rs)