Dari Koperasi hingga BLK, Pemkot Balikpapan Dorong Warga Naik Kelas Ekonomi

    Seputarfakta.com - Maya Sari -

    Seputar Kaltim

    20 April 2026 02:48 WIB

    Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo. (Foto: dok/Seputarfakta.com)

    Balikpapan — Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus mendorong masyarakat memanfaatkan berbagai program pemberdayaan ekonomi, mulai dari koperasi hingga pelatihan kerja, guna meningkatkan kemandirian dan pendapatan warga.

    Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo menilai keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Karena itu warga tidak hanya diharapkan menjadi penerima manfaat, tetapi juga ikut terlibat dalam pengelolaan program.

    “Salah satu upaya yang kini digencarkan adalah pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di 34 kelurahan. Program ini ditujukan untuk mempermudah akses permodalan serta memperkuat ekonomi berbasis komunitas,” ucap Bagus kepada awak media, Senin (20/4/2026).

    Hingga kini satu koperasi telah selesai dibangun di Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara. Sementara sembilan koperasi lainnya masih dalam proses pembangunan di sejumlah wilayah.

    “Partisipasi warga sangat penting, bukan hanya sebagai anggota, tetapi juga dalam kepengurusan koperasi agar manfaatnya bisa maksimal,” katanya.

    Selain koperasi, pemerintah juga membuka akses pelatihan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) dan dinas terkait. Program ini menyasar warga yang ingin meningkatkan keterampilan atau memulai usaha.

    Berbagai keterampilan praktis seperti memasak, membuat kue, hingga menjahit dinilai memiliki potensi ekonomi jika dikelola dengan baik.

    “Pemerintah pun mendorong warga untuk mengembangkan kemampuan tersebut menjadi usaha produktif,” tambahnya.

    Seluruh program ini dibiayai melalui APBD dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata. Pemerintah berharap, dengan keterlibatan aktif warga, program-program tersebut dapat berjalan optimal dan berdampak langsung pada perekonomian keluarga.

    “Ke depan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan Balikpapan sebagai kota yang maju, inklusif dan berdaya saing,” paparnya.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Dari Koperasi hingga BLK, Pemkot Balikpapan Dorong Warga Naik Kelas Ekonomi

    Seputarfakta.com - Maya Sari -

    Seputar Kaltim

    20 April 2026 02:48 WIB

    Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo. (Foto: dok/Seputarfakta.com)

    Balikpapan — Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus mendorong masyarakat memanfaatkan berbagai program pemberdayaan ekonomi, mulai dari koperasi hingga pelatihan kerja, guna meningkatkan kemandirian dan pendapatan warga.

    Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo menilai keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Karena itu warga tidak hanya diharapkan menjadi penerima manfaat, tetapi juga ikut terlibat dalam pengelolaan program.

    “Salah satu upaya yang kini digencarkan adalah pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di 34 kelurahan. Program ini ditujukan untuk mempermudah akses permodalan serta memperkuat ekonomi berbasis komunitas,” ucap Bagus kepada awak media, Senin (20/4/2026).

    Hingga kini satu koperasi telah selesai dibangun di Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara. Sementara sembilan koperasi lainnya masih dalam proses pembangunan di sejumlah wilayah.

    “Partisipasi warga sangat penting, bukan hanya sebagai anggota, tetapi juga dalam kepengurusan koperasi agar manfaatnya bisa maksimal,” katanya.

    Selain koperasi, pemerintah juga membuka akses pelatihan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) dan dinas terkait. Program ini menyasar warga yang ingin meningkatkan keterampilan atau memulai usaha.

    Berbagai keterampilan praktis seperti memasak, membuat kue, hingga menjahit dinilai memiliki potensi ekonomi jika dikelola dengan baik.

    “Pemerintah pun mendorong warga untuk mengembangkan kemampuan tersebut menjadi usaha produktif,” tambahnya.

    Seluruh program ini dibiayai melalui APBD dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata. Pemerintah berharap, dengan keterlibatan aktif warga, program-program tersebut dapat berjalan optimal dan berdampak langsung pada perekonomian keluarga.

    “Ke depan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan Balikpapan sebagai kota yang maju, inklusif dan berdaya saing,” paparnya.

    (Sf/Lo)