Cari disini...
Seputar Kaltim
Pengesahan sumur bor oleh Dandim Kolonel Inf Yusub Dody Sandra, di RT 13 Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda, Sabtu (1/6/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Keluhan warga Kelurahan Sempaja Utara, Kota Samarinda soal air bersih akhirnya bisa terselesaikan.
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0901/Samarinda, Kolonel Inf Yusub Dody Sandra meresmikan sumur bor di RT 13, Kelurahan Sempaja Utara, Sabtu (1/6/2024).
Peresmian ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Air Bersih yang dilaksanakan oleh Kodim Samarinda.
Kolonel Inf Yusub Dody Sandra menyampaikan program ini adalah bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam pemenuhan air bersih.
"Kita berusaha mencari titik-titik di mana kita bisa membantu masyarakat mengatasi kesulitan, khususnya dalam pemenuhan air bersih. Program ini juga dilakukan di beberapa titik lain, seperti di Sungai Pinang," ujar Yusub.
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan dan merawat fasilitas tersebut dengan baik, jangan sampai rusak dan tidak digunakan semaksimal mungkin.
"Jika ada kerusakan, bisa disampaikan kepada kami," tambahnya.
Sumur bor yang diresmikan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi kurang lebih 35 rumah penerima manfaat di RT 13.
Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso turut hadir dalam peresmian dan menyampaikan apresiasinya.
"Kami berterima kasih kepada TNI yang melaksanakan program Manunggal TNI Air Bersih. Ini adalah hari baik karena terkait dengan kebutuhan dasar air bersih," ujar Rusmadi.
Rusmadi juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dan Pancasila dalam program ini dan berharap tidak ada lagi kampung yang kekurangan air bersih di masa depan.
"PDAM sudah bekerja keras, namun karena luas wilayah dan topografi, pemerataan air masih menjadi kendala. Saya berpesan kepada lurah dan Dinas Perkim untuk melihat kampung-kampung yang memang ada masalah soal air bersih," tambahnya.
Selain membantu dalam menyediakan air bersih, TNI juga berperan aktif dalam program lainnya, seperti penanggulangan stunting dan pengurangan risiko banjir di Kota Samarinda.
Dengan adanya program ini, ia berharap kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih, listrik dan infrastruktur jalan dapat terpenuhi secara bertahap dan pasti.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Pengesahan sumur bor oleh Dandim Kolonel Inf Yusub Dody Sandra, di RT 13 Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda, Sabtu (1/6/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Keluhan warga Kelurahan Sempaja Utara, Kota Samarinda soal air bersih akhirnya bisa terselesaikan.
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0901/Samarinda, Kolonel Inf Yusub Dody Sandra meresmikan sumur bor di RT 13, Kelurahan Sempaja Utara, Sabtu (1/6/2024).
Peresmian ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Air Bersih yang dilaksanakan oleh Kodim Samarinda.
Kolonel Inf Yusub Dody Sandra menyampaikan program ini adalah bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam pemenuhan air bersih.
"Kita berusaha mencari titik-titik di mana kita bisa membantu masyarakat mengatasi kesulitan, khususnya dalam pemenuhan air bersih. Program ini juga dilakukan di beberapa titik lain, seperti di Sungai Pinang," ujar Yusub.
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan dan merawat fasilitas tersebut dengan baik, jangan sampai rusak dan tidak digunakan semaksimal mungkin.
"Jika ada kerusakan, bisa disampaikan kepada kami," tambahnya.
Sumur bor yang diresmikan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi kurang lebih 35 rumah penerima manfaat di RT 13.
Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso turut hadir dalam peresmian dan menyampaikan apresiasinya.
"Kami berterima kasih kepada TNI yang melaksanakan program Manunggal TNI Air Bersih. Ini adalah hari baik karena terkait dengan kebutuhan dasar air bersih," ujar Rusmadi.
Rusmadi juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dan Pancasila dalam program ini dan berharap tidak ada lagi kampung yang kekurangan air bersih di masa depan.
"PDAM sudah bekerja keras, namun karena luas wilayah dan topografi, pemerataan air masih menjadi kendala. Saya berpesan kepada lurah dan Dinas Perkim untuk melihat kampung-kampung yang memang ada masalah soal air bersih," tambahnya.
Selain membantu dalam menyediakan air bersih, TNI juga berperan aktif dalam program lainnya, seperti penanggulangan stunting dan pengurangan risiko banjir di Kota Samarinda.
Dengan adanya program ini, ia berharap kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih, listrik dan infrastruktur jalan dapat terpenuhi secara bertahap dan pasti.
(Sf/By)