Cari disini...
Seputar Kaltim
Kondisi destinasi wisata Danau Tanjung Sarai yang berada di Desa Kedang Murung mengering akibat musim kemarau (Dok: Facebook Nurul Hidayah)
Tenggarong - Kondisi destinasi wisata Danau Tanjung Sarai yang berada di Desa Kedang Murung, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara (Kukar) dilaporkan mengering akibat musim kemarau.
Kondisi tersebut dilaporkan oleh salah seorang warganet di Facebook bernama @Nurul Hidayah yang memperlihatkan kondisi Danau Tanjung Sarai mengalami kekeringan.
Dalam unggahan tersebut, permukaan danau tampak surut hingga menyisakan hamparan tanah luas yang terlihat retak.
“Cuaca ekstrem di Kalimantan Timur (Kaltim) menyebabkan mengeringnya Danau Tanjung Sarai,” tulis Nurul Hidayah dalam postingannya,” Jumat (14/8/2026).
Warganet menilai minimnya curah hujan saat ini membuat debit air di danau terus menyusut hingga sebagian permukaannya berubah menjadi daratan.
Kondisi kekeringan itu turut menjadi gambaran dampak yang ditimbulkan musim kemarau terhadap destinasi wisata yang mengandalkan keberadaan sumber air.
Apabila kondisi tersebut terus berlangsung, maka surutnya air danau berpotensi mempengaruhi aktivitas wisata masyarakat di kawasan tersebut.
Apalagi mengingat Danau Tanjung Sarai merupakan salah satu destinasi wisata yang memiliki daya tarik bagi masyarakat, khususnya dengan pemandangan alam dan kawasan perairannya.
Sejumlah warganet pun ramai-ramai berharap hujan segera turun di wilayah tersebut, sehingga kondisi Danau Tanjung Sarai dapat kembali seperti semula.
“Semoga segera turun hujan di Kota Bangun dan wilayah lain,” harapnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Seputar Fakta masih berupaya menghubungi pihak kecamatan dan perangkat desa setempat guna memperoleh informasi terkait kondisi terkini Danau Tanjung Sarai serta dampak kekeringan terhadap aktivitas wisata di kawasan tersebut.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kondisi destinasi wisata Danau Tanjung Sarai yang berada di Desa Kedang Murung mengering akibat musim kemarau (Dok: Facebook Nurul Hidayah)
Tenggarong - Kondisi destinasi wisata Danau Tanjung Sarai yang berada di Desa Kedang Murung, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara (Kukar) dilaporkan mengering akibat musim kemarau.
Kondisi tersebut dilaporkan oleh salah seorang warganet di Facebook bernama @Nurul Hidayah yang memperlihatkan kondisi Danau Tanjung Sarai mengalami kekeringan.
Dalam unggahan tersebut, permukaan danau tampak surut hingga menyisakan hamparan tanah luas yang terlihat retak.
“Cuaca ekstrem di Kalimantan Timur (Kaltim) menyebabkan mengeringnya Danau Tanjung Sarai,” tulis Nurul Hidayah dalam postingannya,” Jumat (14/8/2026).
Warganet menilai minimnya curah hujan saat ini membuat debit air di danau terus menyusut hingga sebagian permukaannya berubah menjadi daratan.
Kondisi kekeringan itu turut menjadi gambaran dampak yang ditimbulkan musim kemarau terhadap destinasi wisata yang mengandalkan keberadaan sumber air.
Apabila kondisi tersebut terus berlangsung, maka surutnya air danau berpotensi mempengaruhi aktivitas wisata masyarakat di kawasan tersebut.
Apalagi mengingat Danau Tanjung Sarai merupakan salah satu destinasi wisata yang memiliki daya tarik bagi masyarakat, khususnya dengan pemandangan alam dan kawasan perairannya.
Sejumlah warganet pun ramai-ramai berharap hujan segera turun di wilayah tersebut, sehingga kondisi Danau Tanjung Sarai dapat kembali seperti semula.
“Semoga segera turun hujan di Kota Bangun dan wilayah lain,” harapnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Seputar Fakta masih berupaya menghubungi pihak kecamatan dan perangkat desa setempat guna memperoleh informasi terkait kondisi terkini Danau Tanjung Sarai serta dampak kekeringan terhadap aktivitas wisata di kawasan tersebut.
(Sf/Rs)