Cari disini...
Seputar Kaltim
Kondisi gudang yang ambruk di Pelabuhan Speedboat Penajam dan terlihat kondisi pondasi kayu jembatan yang mengecil karena termakan usia dan tiram.(Foto:Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Penajam Paser Utara (PPU) meminta Dinas Perhubungan (Dishub) PPU untuk lebih memperhatikan lagi kondisi jembatan Pelabuhan Speedboat Penajam.
Ini disampaikan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD PPU, Kuncoro saat berada di lokasi ambruknya sebuah gudang di Pelabuhan Speedboat Penajam, Sabtu (10/8/2024) siang.
Permintaan ini karena pengelolaan pelabuhan masih dibawah kewenangan Dishub PPU, sehingga ia memberikan rekomendasi untuk dilakukan cek kelayakan dari jembatan tersebut.
Apalahi terdapat beberapa pondasi kayu yang terlihat mengecil dan keropos akibat termakan usia dan tiram.
“Jika ingin diperbaiki atau dibangun kembali yang ambruk tadi, setidaknya dilakukan pembongkaran terlebih dahulu, serta dilakukan investigasi dari ujung ke ujung jembatan apakah masih layak dilewati oleh masyarakat atau tidak,” ucapnya.
Kata dia, ini disampaikan karena menyangkut keselamatan bersama, baik pengunjung maupun pendatang dari luar daerah. Sebab gudang yang ambruk itu hanya bersebelahan dengan lalu lalang masyarakat.
“Takutnya bakal terjadi insiden ambruk lagi. Untuk itu, kami minta ya dilakukan pengecekan tadi agar tidak sampai muncul korban jiwa,” pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kondisi gudang yang ambruk di Pelabuhan Speedboat Penajam dan terlihat kondisi pondasi kayu jembatan yang mengecil karena termakan usia dan tiram.(Foto:Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Penajam Paser Utara (PPU) meminta Dinas Perhubungan (Dishub) PPU untuk lebih memperhatikan lagi kondisi jembatan Pelabuhan Speedboat Penajam.
Ini disampaikan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD PPU, Kuncoro saat berada di lokasi ambruknya sebuah gudang di Pelabuhan Speedboat Penajam, Sabtu (10/8/2024) siang.
Permintaan ini karena pengelolaan pelabuhan masih dibawah kewenangan Dishub PPU, sehingga ia memberikan rekomendasi untuk dilakukan cek kelayakan dari jembatan tersebut.
Apalahi terdapat beberapa pondasi kayu yang terlihat mengecil dan keropos akibat termakan usia dan tiram.
“Jika ingin diperbaiki atau dibangun kembali yang ambruk tadi, setidaknya dilakukan pembongkaran terlebih dahulu, serta dilakukan investigasi dari ujung ke ujung jembatan apakah masih layak dilewati oleh masyarakat atau tidak,” ucapnya.
Kata dia, ini disampaikan karena menyangkut keselamatan bersama, baik pengunjung maupun pendatang dari luar daerah. Sebab gudang yang ambruk itu hanya bersebelahan dengan lalu lalang masyarakat.
“Takutnya bakal terjadi insiden ambruk lagi. Untuk itu, kami minta ya dilakukan pengecekan tadi agar tidak sampai muncul korban jiwa,” pungkasnya.
(Sf/By)