Seputar Kaltim

    Dai dan Daiyah di Paser Dapat Bimbingan Fardu Kifayah

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    14 November 2024 pukul 19:17 WITA

    Peserta bimbingan fardu kifayah (dok. Prokopim Paser)

    Tanah Grogot - Dai dan Daiyah di Kabupaten Paser mendapat pembekalangan bimbingan Fardu Kifayah yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser.

    Agenda itu dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkes) Sekretariat Daerah (Setda) Paser, Romif Erwinadi di Hotel Bumi Paser, Kecamatan Tanah Grogot, Kamis (14/11/2024).

    Romif mengatakan, agenda itu digelar sebagai upaya meningkatkan pemahaman para dai dan daiyah di Paser.

    Pembekalan Fardu Kifayah yang dimaksud seperti dalam mengurus jenazah yang dianggap perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan.

    Menurutnya, keterampilan itu mulai sulit ditemukan di kalangan generasi muda, sehingga diharapkan dapat memunculkan kembali pemahaman tentang fardu kifayah di tengah masyarakat.

    “Kami berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan secara konsisten setiap tahunnya sehingga semakin banyak kader muda yang terampil dalam penyelenggaraan jenazah,” kata Romif.

    Ia berpesan kepada para peserta agar ilmu yang diperoleh dapat diaplikasikan, utamanya dapat bermanfaat bagi masyarakat.

    “Diharapkan, pelatihan ini mampu memberi manfaat besar bagi masyarakat dan para peserta dapat mengikuti dengan sebaik-baiknya,” tandasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Dai dan Daiyah di Paser Dapat Bimbingan Fardu Kifayah

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    14 November 2024 pukul 19:17 WITA

    Peserta bimbingan fardu kifayah (dok. Prokopim Paser)

    Tanah Grogot - Dai dan Daiyah di Kabupaten Paser mendapat pembekalangan bimbingan Fardu Kifayah yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser.

    Agenda itu dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkes) Sekretariat Daerah (Setda) Paser, Romif Erwinadi di Hotel Bumi Paser, Kecamatan Tanah Grogot, Kamis (14/11/2024).

    Romif mengatakan, agenda itu digelar sebagai upaya meningkatkan pemahaman para dai dan daiyah di Paser.

    Pembekalan Fardu Kifayah yang dimaksud seperti dalam mengurus jenazah yang dianggap perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan.

    Menurutnya, keterampilan itu mulai sulit ditemukan di kalangan generasi muda, sehingga diharapkan dapat memunculkan kembali pemahaman tentang fardu kifayah di tengah masyarakat.

    “Kami berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan secara konsisten setiap tahunnya sehingga semakin banyak kader muda yang terampil dalam penyelenggaraan jenazah,” kata Romif.

    Ia berpesan kepada para peserta agar ilmu yang diperoleh dapat diaplikasikan, utamanya dapat bermanfaat bagi masyarakat.

    “Diharapkan, pelatihan ini mampu memberi manfaat besar bagi masyarakat dan para peserta dapat mengikuti dengan sebaik-baiknya,” tandasnya.

    (Sf/By)