Cari disini...
Seputar Kaltim
Ilustrasi Kota Balikpapan sebagai kota daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. (Foto: HO-Dokumentasi Pribadi)
Samarinda - Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sudah makin kentara kemewahannya. Dilain sisi masih minimnya fasilitas serta pembanguna di daerah penyanggah, seperti Kota Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara.
Pemerintah Provinsi Kaltim tidak menginginkan kesenjangan ini terjadi. Sehingga Kaltim akan memberikan bantuan dana ke pemerintah kabupaten kota, terkhusus dalam hal peningkatan pembangunan.
"Tentu ini menjadi komitmen kita dalam hal peningkatan pembangungan di kawasan penyangga IKN. Mekanisme bantuan ini diberikan atas usulan dan permintaan dari daerah-daerah penyangga," ungkap Karo Administrasi Pembangunan (Adbang) Setprov Kaltim, Irhamsyah.
Ia menambahkan dengan pembangunan masif tentu menjadikan semua akses dapat menyeluruh. "Kedepan semua kebutuhan dan tempat-tempat perkantoran tidak terpusat di IKN saja, tetapi juga di wilayah kota penyangga, dan ini yang harus kita siapkan," tambahnya.
Irhamsyah belum bisa membeberkan berapa jumlah dana bantuan pembangunan ini. Ia menekankan dana yang sifatnya bantuan ini tidak terlalu besar. Sehingga ia meminta kepada pemerintah sekitar untuk memaksimal dana bantuan tersebut.
Adapun mengenai bantuan pusat mengenai pengembangan daerah penyangga. Irhamsyah mengaku belum ada bantuan tersebut. Bantuan diberikan baru berupa penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang pernah dibuat oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk Kecamatan Loa Janan Ilir dan Sungai Kunjang.
Menurutnya, untuk alokasi anggaran tersebut khususnya dalam pembangunan dan penunjang IKN langsung ditangani Pemerintah Pusat, serta dalam pembebasan lahan.
"Dalam proses pembebasan lahan ini tidak serta merta Pemprov Kaltim yang melakukan pembayaran, tetapi hanya sebatas komunikasi dan koordinasi kepada para pemilik lahan," tutupnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ilustrasi Kota Balikpapan sebagai kota daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. (Foto: HO-Dokumentasi Pribadi)
Samarinda - Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sudah makin kentara kemewahannya. Dilain sisi masih minimnya fasilitas serta pembanguna di daerah penyanggah, seperti Kota Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara.
Pemerintah Provinsi Kaltim tidak menginginkan kesenjangan ini terjadi. Sehingga Kaltim akan memberikan bantuan dana ke pemerintah kabupaten kota, terkhusus dalam hal peningkatan pembangunan.
"Tentu ini menjadi komitmen kita dalam hal peningkatan pembangungan di kawasan penyangga IKN. Mekanisme bantuan ini diberikan atas usulan dan permintaan dari daerah-daerah penyangga," ungkap Karo Administrasi Pembangunan (Adbang) Setprov Kaltim, Irhamsyah.
Ia menambahkan dengan pembangunan masif tentu menjadikan semua akses dapat menyeluruh. "Kedepan semua kebutuhan dan tempat-tempat perkantoran tidak terpusat di IKN saja, tetapi juga di wilayah kota penyangga, dan ini yang harus kita siapkan," tambahnya.
Irhamsyah belum bisa membeberkan berapa jumlah dana bantuan pembangunan ini. Ia menekankan dana yang sifatnya bantuan ini tidak terlalu besar. Sehingga ia meminta kepada pemerintah sekitar untuk memaksimal dana bantuan tersebut.
Adapun mengenai bantuan pusat mengenai pengembangan daerah penyangga. Irhamsyah mengaku belum ada bantuan tersebut. Bantuan diberikan baru berupa penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang pernah dibuat oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk Kecamatan Loa Janan Ilir dan Sungai Kunjang.
Menurutnya, untuk alokasi anggaran tersebut khususnya dalam pembangunan dan penunjang IKN langsung ditangani Pemerintah Pusat, serta dalam pembebasan lahan.
"Dalam proses pembebasan lahan ini tidak serta merta Pemprov Kaltim yang melakukan pembayaran, tetapi hanya sebatas komunikasi dan koordinasi kepada para pemilik lahan," tutupnya.
(Sf/Rs)