Cari disini...
Seputar Kaltim
Personel Dit Polairud Polda Kaltim, Bripka Taufik membantu evakuasi siswa-siswi SDN 008 Damai. (Foto: Humas/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Curah hujan yang tinggi di Kota Balikpapan membuat beberapa daerah kembali terendam banjir, salah satunya di kawasan SDN 008 Gang Mufakat 1, Kelurahan Damai, Balikpapan Selatan, Selasa (27/8/2024).
Menanggapi hal itu, Plt Kepala SDN 008 Damai, Uswatul Ummah mengatakan, genangan air yang terjadi hingga sejak pagi terus naik, sehingga dapat mengganggu aktifitas belajar.
"Kondisi genangannya tadi pagi tidak setinggi sekarang, jadi air mengalir dari belakang (aliran sungai) ke halaman sekolah," ucap Uswatul.
Melihat kondisi air yang semakin naik, pihak sekolah pun melakukan proses antisipasi lebih awal. Dikarenakan sekolah tidak memiliki perahu karet untuk antisipasi.
Tidak hanya itu, Dit Polairud Polda Kaltim juga turut serta membantu mengevakuasi warga yang terjebak banjir di lokasi tersebut.
Bahkan personel Dit Polairud Polda Kaltim, Bripka Taufik telah membantu mengevakuasi sebagian siswa-siswi yang mau berangkat sekolah di SDN 008 Damai.
"Apalagi akses dari rumah menuju ke sekolah tempat mereka belajar tergenang banjir, setinggi betis orang dewasa. Maka itu kami sigap untuk membantu," tambah Taufik.
Ia menegaskan, di saat kondisi seperti ini sudah seharusnya pihak Polri hadir ditengah-tengah masyarakat yang lagi membutuhkan dan mendukung para siswa, agar tetap dapat menjalani aktivitas belajar meskipun di tengah kondisi yang sulit.
“Itu sudah hal yang wajar, sesuai dengan tugas polisi, mengayomi dan membantu masyarakat, terlebih saat ada musibah seperti ini,” terangnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Personel Dit Polairud Polda Kaltim, Bripka Taufik membantu evakuasi siswa-siswi SDN 008 Damai. (Foto: Humas/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Curah hujan yang tinggi di Kota Balikpapan membuat beberapa daerah kembali terendam banjir, salah satunya di kawasan SDN 008 Gang Mufakat 1, Kelurahan Damai, Balikpapan Selatan, Selasa (27/8/2024).
Menanggapi hal itu, Plt Kepala SDN 008 Damai, Uswatul Ummah mengatakan, genangan air yang terjadi hingga sejak pagi terus naik, sehingga dapat mengganggu aktifitas belajar.
"Kondisi genangannya tadi pagi tidak setinggi sekarang, jadi air mengalir dari belakang (aliran sungai) ke halaman sekolah," ucap Uswatul.
Melihat kondisi air yang semakin naik, pihak sekolah pun melakukan proses antisipasi lebih awal. Dikarenakan sekolah tidak memiliki perahu karet untuk antisipasi.
Tidak hanya itu, Dit Polairud Polda Kaltim juga turut serta membantu mengevakuasi warga yang terjebak banjir di lokasi tersebut.
Bahkan personel Dit Polairud Polda Kaltim, Bripka Taufik telah membantu mengevakuasi sebagian siswa-siswi yang mau berangkat sekolah di SDN 008 Damai.
"Apalagi akses dari rumah menuju ke sekolah tempat mereka belajar tergenang banjir, setinggi betis orang dewasa. Maka itu kami sigap untuk membantu," tambah Taufik.
Ia menegaskan, di saat kondisi seperti ini sudah seharusnya pihak Polri hadir ditengah-tengah masyarakat yang lagi membutuhkan dan mendukung para siswa, agar tetap dapat menjalani aktivitas belajar meskipun di tengah kondisi yang sulit.
“Itu sudah hal yang wajar, sesuai dengan tugas polisi, mengayomi dan membantu masyarakat, terlebih saat ada musibah seperti ini,” terangnya.
(Sf/Rs)