Seputar Kaltim

    Curah Hujan di Balikpapan Tinggi, BPBD Imbau Warga Peka Terhadap Kondisi Dilingkungan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    27 Mei 2024 pukul 16:23 WITA

    Salah satu kondisi banjir di Kota Balikpapan yang berada di kawasan Jalan Batu Ratna Km 11, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara. (Foto: Relawan/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Curah hujan yang tinggi menyebabkan beberapa titik di daerah Balikpapan alami banjir, hal itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan Usman Ali, Senin (27/5/2025).

    Adapun titik banjir tersebut, yakni di kawasan Perumahan Sosial Sepinggan, Perumahan Bukit Damai Sentosa (BDS) II Balikpapan Selatan, kawasan Jalan Batu Ratna Km 11 Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, dan kawasan Jalan Beller, Balikpapan Selatan.

    "Untuk di perumahan sosial itu kedalaman banjir mencapai 30 sampai 50 Centi meter (Cm). Dan informasi terkahir di Jalan Beller masih tergenang, hanya saja bisa di lewati kendaraan," ucap Usman.

    Berdasarkan informasi terakhir yang ia terima, kondisi banjir dibeberapa kawasan tersebut mulai berangsur surut. Selain itu, pihaknya terus melakukan monitoring koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sehubungan dengan teknis banjir. 

    Selain banjir, curah hujan yang tinggi juga menyebabkan pohon tumbang di kawasan Balikpapan Baru tepatnya depan Indomaret, namun saat ini sudah dilakukan evakuasi oleh tim.

    Untuk mengantisipasi musibah yang terjadi, ia mengimbau masyarakat agar selalu waspada mengingat beberapa hari terakhir ini kondisi cuaca di Balikpapan sangat tidak menentu.

    Ia mengatakan, jika kawasan tersebut memang daerahnya rawan banjir, dirinya mengimbau agar warga selalu waspada mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.

    "Artinya bisa mengamankan barang-barang berharganya ke lokasi yang lebih tinggi. Kemudian rutin melakukan pembersih selokan dan sampah. Kami juga mengingatkan masyarakat agar berkoordinasi dengan kelurahan setempat apabila terjadi sesuatu, sehingga dari lurah bisa menyampaikan ke BPBD sebagai tupoksi pertolongan dan penyelamatan," jelasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Curah Hujan di Balikpapan Tinggi, BPBD Imbau Warga Peka Terhadap Kondisi Dilingkungan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    27 Mei 2024 pukul 16:23 WITA

    Salah satu kondisi banjir di Kota Balikpapan yang berada di kawasan Jalan Batu Ratna Km 11, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara. (Foto: Relawan/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Curah hujan yang tinggi menyebabkan beberapa titik di daerah Balikpapan alami banjir, hal itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan Usman Ali, Senin (27/5/2025).

    Adapun titik banjir tersebut, yakni di kawasan Perumahan Sosial Sepinggan, Perumahan Bukit Damai Sentosa (BDS) II Balikpapan Selatan, kawasan Jalan Batu Ratna Km 11 Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, dan kawasan Jalan Beller, Balikpapan Selatan.

    "Untuk di perumahan sosial itu kedalaman banjir mencapai 30 sampai 50 Centi meter (Cm). Dan informasi terkahir di Jalan Beller masih tergenang, hanya saja bisa di lewati kendaraan," ucap Usman.

    Berdasarkan informasi terakhir yang ia terima, kondisi banjir dibeberapa kawasan tersebut mulai berangsur surut. Selain itu, pihaknya terus melakukan monitoring koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sehubungan dengan teknis banjir. 

    Selain banjir, curah hujan yang tinggi juga menyebabkan pohon tumbang di kawasan Balikpapan Baru tepatnya depan Indomaret, namun saat ini sudah dilakukan evakuasi oleh tim.

    Untuk mengantisipasi musibah yang terjadi, ia mengimbau masyarakat agar selalu waspada mengingat beberapa hari terakhir ini kondisi cuaca di Balikpapan sangat tidak menentu.

    Ia mengatakan, jika kawasan tersebut memang daerahnya rawan banjir, dirinya mengimbau agar warga selalu waspada mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.

    "Artinya bisa mengamankan barang-barang berharganya ke lokasi yang lebih tinggi. Kemudian rutin melakukan pembersih selokan dan sampah. Kami juga mengingatkan masyarakat agar berkoordinasi dengan kelurahan setempat apabila terjadi sesuatu, sehingga dari lurah bisa menyampaikan ke BPBD sebagai tupoksi pertolongan dan penyelamatan," jelasnya.

    (Sf/Rs)