Seputar Kaltim

    COP Beri Edukasi Soal Orangutan di Sekolah Inklusi 

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    25 Februari 2024 pukul 19:20 WITA

    Tim kampanye COP dan Relawan Orangufriends Samarinda berfoto bersama dengan para siswa SD Multi Talenta Samarinda. (Foto: Istimewa/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Sebagai tindak lanjut dari kampanye penyadartahuan perlindungan orangutan dan satwa liar, Centre for Orangutan Protection (COP) bersama relawan Orangufriends Samarinda mengunjungi SD Multi Talenta Samarinda, Sabtu (24/2/2024). 

    COP melalui Tim Kampanyenya, Akhmad Bukhari mengatakan, pelaksanaan edukasi yang dilakukan kali ini sedikit berbeda dari biasanya. 

    Sebagaimana diketahui, SD Multi Talenta merupakan sekolah inklusi, yang memiliki siswa atau anak berkebutuhan khusus. Sehingga pihaknya memutuskan untuk melakukan drama teatrikal untuk menyampaikan edukasi. 

    “Kami melakukan drama teatrikal pemburu dan orangutan. Di mana, anak orangutan bernama Arto harus menjalani rehabilitasi karena kejadian tersebut,” jelas Bukhari, Sabtu (24/2/2024) kemarin. 

    Meski cerita yang diangkat sederhana, namun Bukhari berharap para siswa dapat mengambil makna dari kisah itu. 

    Dari data yang didapat oleh COP, sepanjang tahun 2013 hingga 2023, kurang lebih ada sebanyak 50 kasus terhadap orangutan. 

    Bahkan ada lebih dari seribu peluru senapan angin bersarang di tubuh hewan berbulu itu hingga berujung pada kematian. 

    Oleh karena itu, Bukhari sangat berharap agar pengetahuan dan kesadaran masyarakat perihal orangutan dan satwa liar dapat diterima masyarakat dengan baik, tak terkecuali para siswa SD Multi Talenta.  

    Kepala Sekolah SD Multi Talenta, Madurasmi Maalisid menyambut baik dan mengaku senang dengan kehadiran tim kampanye COP. 

    “Kegiatan ini sangat menyenangkan buat anak berkebutuhan khusus, karena pengetahuan yang diberikan masih minim dan perlu usaha lebih. Selain dari drama tadi, ada juga berbagai permainan interaktif yang diikuti para siswa,” kata Madurasmi. 

    Pihak sekolah berterimakasih atas apa yang telah dilakukan tim kampanye COP. Ia berharap, agar kegiatan itu dapat diterima dengan baik oleh para siswa dan menjadi bekal di kemudian hari. 

    Sebelumnya, tim kampanye COP dan Relawan Orangufriends Samarinda juga menggelar kampanye di hari kasih sayang sekaligus Pemilihan Umum (Pemilu) dengan tema Banana Not Bullet, di Gor Kadrie Oening, Rabu (14/2/2024). 

    Mereka melakukan kampanye secara tatap muka kepada masyarakat yang ada di sekitar Gor. Selain itu, mereka juga memberikan bingkisan berupa stiker dan buah pisang. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    COP Beri Edukasi Soal Orangutan di Sekolah Inklusi 

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    25 Februari 2024 pukul 19:20 WITA

    Tim kampanye COP dan Relawan Orangufriends Samarinda berfoto bersama dengan para siswa SD Multi Talenta Samarinda. (Foto: Istimewa/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Sebagai tindak lanjut dari kampanye penyadartahuan perlindungan orangutan dan satwa liar, Centre for Orangutan Protection (COP) bersama relawan Orangufriends Samarinda mengunjungi SD Multi Talenta Samarinda, Sabtu (24/2/2024). 

    COP melalui Tim Kampanyenya, Akhmad Bukhari mengatakan, pelaksanaan edukasi yang dilakukan kali ini sedikit berbeda dari biasanya. 

    Sebagaimana diketahui, SD Multi Talenta merupakan sekolah inklusi, yang memiliki siswa atau anak berkebutuhan khusus. Sehingga pihaknya memutuskan untuk melakukan drama teatrikal untuk menyampaikan edukasi. 

    “Kami melakukan drama teatrikal pemburu dan orangutan. Di mana, anak orangutan bernama Arto harus menjalani rehabilitasi karena kejadian tersebut,” jelas Bukhari, Sabtu (24/2/2024) kemarin. 

    Meski cerita yang diangkat sederhana, namun Bukhari berharap para siswa dapat mengambil makna dari kisah itu. 

    Dari data yang didapat oleh COP, sepanjang tahun 2013 hingga 2023, kurang lebih ada sebanyak 50 kasus terhadap orangutan. 

    Bahkan ada lebih dari seribu peluru senapan angin bersarang di tubuh hewan berbulu itu hingga berujung pada kematian. 

    Oleh karena itu, Bukhari sangat berharap agar pengetahuan dan kesadaran masyarakat perihal orangutan dan satwa liar dapat diterima masyarakat dengan baik, tak terkecuali para siswa SD Multi Talenta.  

    Kepala Sekolah SD Multi Talenta, Madurasmi Maalisid menyambut baik dan mengaku senang dengan kehadiran tim kampanye COP. 

    “Kegiatan ini sangat menyenangkan buat anak berkebutuhan khusus, karena pengetahuan yang diberikan masih minim dan perlu usaha lebih. Selain dari drama tadi, ada juga berbagai permainan interaktif yang diikuti para siswa,” kata Madurasmi. 

    Pihak sekolah berterimakasih atas apa yang telah dilakukan tim kampanye COP. Ia berharap, agar kegiatan itu dapat diterima dengan baik oleh para siswa dan menjadi bekal di kemudian hari. 

    Sebelumnya, tim kampanye COP dan Relawan Orangufriends Samarinda juga menggelar kampanye di hari kasih sayang sekaligus Pemilihan Umum (Pemilu) dengan tema Banana Not Bullet, di Gor Kadrie Oening, Rabu (14/2/2024). 

    Mereka melakukan kampanye secara tatap muka kepada masyarakat yang ada di sekitar Gor. Selain itu, mereka juga memberikan bingkisan berupa stiker dan buah pisang. 

    (Sf/Rs)