Cari disini...
Seputar Kaltim
Citilink Indonesia resmi membuka penerbangan langsung rute Balikpapan-Bandung dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan. (Foto: Humas SAMS/seputarfakta.com)
Balikpapan – Warga Balikpapan dan sekitarnya kini memiliki pilihan perjalanan yang lebih praktis menuju Bandung. Citilink Indonesia resmi membuka penerbangan langsung rute Balikpapan-Bandung dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Selasa (18/8/2026) kemarin.
Penerbangan perdana rute tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Tingkat keterisian penumpang atau load factor pada penerbangan perdana dilaporkan mencapai 100 persen.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R Iwan Winaya Mahdar menyampaikan, pembukaan rute langsung tersebut merupakan bagian dari pengembangan jaringan penerbangan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat.
Menurutnya, penerbangan tanpa transit memberikan keuntungan dari sisi waktu. Perjalanan udara Balikpapan-Bandung dapat ditempuh sekitar 1 jam 50 menit.
“Penerbangan langsung Balikpapan–Bandung ini merupakan bagian dari program pengembangan rute (route development), kami untuk mengakomodasi tingginya permintaan pasar,” ucap Iwan dalam keterangan resminya, Rabu (19/8/2026).
Sebelum rute langsung tersedia, penumpang dari Balikpapan yang hendak menuju Bandung harus menggunakan penerbangan dengan transit, salah satunya melalui Jakarta. Kondisi tersebut membuat waktu perjalanan menjadi lebih panjang dan membutuhkan biaya tambahan.
Dengan dibukanya rute langsung, masyarakat tidak hanya memperoleh pilihan perjalanan yang lebih singkat, tetapi juga fleksibilitas yang lebih besar dalam mengatur perjalanan untuk keperluan bisnis, keluarga maupun wisata.
“Tingginya minat terhadap rute tersebut terlihat sejak penerbangan perdana. Pesawat Citilink yang mengoperasikan rute Balikpapan-Bandung berangkat dengan tingkat keterisian kursi penuh,” jelasnya.
Iwan menilai tingginya tingkat keterisian pada penerbangan perdana menjadi sinyal positif terhadap potensi pasar rute tersebut.
“Antusiasme masyarakat tercatat sangat tinggi, ditandai dengan tingkat keterisian kursi (load factor) yang mencapai kapasitas penuh pada penerbangan perdana,” imbuhnya.
Pembukaan rute Balikpapan-Bandung juga dinilai memiliki arti lebih luas di tengah pertumbuhan aktivitas ekonomi di Kaltim. Balikpapan yang menjadi salah satu pintu gerbang menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) berpotensi mengalami peningkatan mobilitas masyarakat dari berbagai daerah.
Konektivitas langsung dengan Bandung dan Jawa Barat dapat membuka peluang lebih besar bagi perjalanan bisnis, perdagangan, pendidikan, hingga pariwisata. Sebaliknya, masyarakat dari Jawa Barat juga memiliki akses yang lebih mudah menuju Balikpapan dan kawasan IKN.
“Potensi pertumbuhan penumpang dari kedua belah pihak sangat besar, terlebih dengan meningkatnya daya tarik dan daya jelajah masyarakat yang ingin berkunjung ke kawasan IKN,” kata Iwan.
Menurut dia, keberadaan rute langsung tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan pilihan transportasi udara, tetapi juga mendorong pertumbuhan konektivitas antardaerah.
Di sisi lain, PT Angkasa Pura Indonesia bersama Citilink menegaskan komitmennya menjaga keandalan operasional penerbangan, ketepatan waktu serta standar keselamatan.
“Kami juga mengimbau penumpang untuk mengikuti seluruh ketentuan penerbangan dan menjaga ketertiban selama berada di area bandara maupun di dalam pesawat,” terangnya.
Dengan dibukanya rute Balikpapan-Bandung, masyarakat kini memiliki alternatif perjalanan langsung yang lebih efisien, sekaligus membuka peluang semakin eratnya hubungan mobilitas antara Kaltim dan Jawa Barat.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Citilink Indonesia resmi membuka penerbangan langsung rute Balikpapan-Bandung dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan. (Foto: Humas SAMS/seputarfakta.com)
Balikpapan – Warga Balikpapan dan sekitarnya kini memiliki pilihan perjalanan yang lebih praktis menuju Bandung. Citilink Indonesia resmi membuka penerbangan langsung rute Balikpapan-Bandung dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Selasa (18/8/2026) kemarin.
Penerbangan perdana rute tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Tingkat keterisian penumpang atau load factor pada penerbangan perdana dilaporkan mencapai 100 persen.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R Iwan Winaya Mahdar menyampaikan, pembukaan rute langsung tersebut merupakan bagian dari pengembangan jaringan penerbangan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat.
Menurutnya, penerbangan tanpa transit memberikan keuntungan dari sisi waktu. Perjalanan udara Balikpapan-Bandung dapat ditempuh sekitar 1 jam 50 menit.
“Penerbangan langsung Balikpapan–Bandung ini merupakan bagian dari program pengembangan rute (route development), kami untuk mengakomodasi tingginya permintaan pasar,” ucap Iwan dalam keterangan resminya, Rabu (19/8/2026).
Sebelum rute langsung tersedia, penumpang dari Balikpapan yang hendak menuju Bandung harus menggunakan penerbangan dengan transit, salah satunya melalui Jakarta. Kondisi tersebut membuat waktu perjalanan menjadi lebih panjang dan membutuhkan biaya tambahan.
Dengan dibukanya rute langsung, masyarakat tidak hanya memperoleh pilihan perjalanan yang lebih singkat, tetapi juga fleksibilitas yang lebih besar dalam mengatur perjalanan untuk keperluan bisnis, keluarga maupun wisata.
“Tingginya minat terhadap rute tersebut terlihat sejak penerbangan perdana. Pesawat Citilink yang mengoperasikan rute Balikpapan-Bandung berangkat dengan tingkat keterisian kursi penuh,” jelasnya.
Iwan menilai tingginya tingkat keterisian pada penerbangan perdana menjadi sinyal positif terhadap potensi pasar rute tersebut.
“Antusiasme masyarakat tercatat sangat tinggi, ditandai dengan tingkat keterisian kursi (load factor) yang mencapai kapasitas penuh pada penerbangan perdana,” imbuhnya.
Pembukaan rute Balikpapan-Bandung juga dinilai memiliki arti lebih luas di tengah pertumbuhan aktivitas ekonomi di Kaltim. Balikpapan yang menjadi salah satu pintu gerbang menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) berpotensi mengalami peningkatan mobilitas masyarakat dari berbagai daerah.
Konektivitas langsung dengan Bandung dan Jawa Barat dapat membuka peluang lebih besar bagi perjalanan bisnis, perdagangan, pendidikan, hingga pariwisata. Sebaliknya, masyarakat dari Jawa Barat juga memiliki akses yang lebih mudah menuju Balikpapan dan kawasan IKN.
“Potensi pertumbuhan penumpang dari kedua belah pihak sangat besar, terlebih dengan meningkatnya daya tarik dan daya jelajah masyarakat yang ingin berkunjung ke kawasan IKN,” kata Iwan.
Menurut dia, keberadaan rute langsung tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan pilihan transportasi udara, tetapi juga mendorong pertumbuhan konektivitas antardaerah.
Di sisi lain, PT Angkasa Pura Indonesia bersama Citilink menegaskan komitmennya menjaga keandalan operasional penerbangan, ketepatan waktu serta standar keselamatan.
“Kami juga mengimbau penumpang untuk mengikuti seluruh ketentuan penerbangan dan menjaga ketertiban selama berada di area bandara maupun di dalam pesawat,” terangnya.
Dengan dibukanya rute Balikpapan-Bandung, masyarakat kini memiliki alternatif perjalanan langsung yang lebih efisien, sekaligus membuka peluang semakin eratnya hubungan mobilitas antara Kaltim dan Jawa Barat.
(Sf/Lo)