Seputar Kaltim

    CFD Resmi Jadi Agenda Rutin Tiap Minggu di Samarinda

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    25 Februari 2024 pukul 12:52 WITA

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat mengunjungi tenda UMKM di acara CFD, Minggu (25/2/2024).

    Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda meresmikan Car Free Day (CFD) jadi program rutin di setiap hari Minggu. Kegiatan itu diinisiasi oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda, di mana mulai dari jam 06.00 hingga 09.00 WITA, sepanjang Jalan Kesuma Bangsa bebas dari kendaraan bermotor.

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengatakan, CFD itu terinspirasi dari kegiatan serupa yang dilakukan di Makasar.

    “Kurang lebih panjang jalannya sama dengan yang digunakan di Makasar itu, sekitar 700 meter. Jadi di sana tidak cuma sebagai sarana olahraga saja, tapi juga ada hiburannya. Dan itu yang kita coba lakukan di sini dengan melibatkan pihak-pihak yang menyangkut ekonomi masyarakat,” kata Andi Harun, Minggu (25/2/2024).

    Ia mengatakan, konsep yang diinginkannya adalah, dari sisi ekonomi masyarakatnya juga harus terlibat. Ditambah juga dengan parktik transformasi digital.

    “Misal makanan dan minuman yang disjaikan itu sehat. Kemudian dilaksanakan juga praktik transiformasi digital di ekonomi masyarakat, kaya transaksi non tunai,” terangnya.

    Karakteristik yang ingin ditonjolkan CFD adalah sinergitas antara pengembangan ekonomi dan olahraga. Di tempat CFD itu disediakan beberapa tenda untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), seperti makanan dan minuman ringan, serta aksesoris.

    Selain itu, tersedia juga beberapa permainan seperti ular tangga, mewarnai dan pameran hewan seperti ular dan kelinci yang ikut menyemarakan kegiatan CFD.

    Pria yang akrab disapa AH itu menilai, kegiatan CFD cukup menarik atensi warga. Sehingga, saat pelaksanaan uji coba hingga peresmian ini banyak warga yang datang untuk meramaikan.

    “Antusiame masyarakat sangat positif, dan ini menunjukan bahwa konsepnya memang matang dan relevan untuk masyarakat,” tuturnya.

    Meski sudah melalui proses ujia coba pelaksanaan selama bulan Januari, orang nomor satu di Samarinda itu bilang masih akan terus mengembangkan dan menyempurnakan konsep dari CFD. Ia ingin, kegiatan ini memberikan dampak pada kesejahteraan masyarakat banyak, baik dari sisi kesehatan, edukasi dan ekonomi.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    CFD Resmi Jadi Agenda Rutin Tiap Minggu di Samarinda

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    25 Februari 2024 pukul 12:52 WITA

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat mengunjungi tenda UMKM di acara CFD, Minggu (25/2/2024).

    Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda meresmikan Car Free Day (CFD) jadi program rutin di setiap hari Minggu. Kegiatan itu diinisiasi oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda, di mana mulai dari jam 06.00 hingga 09.00 WITA, sepanjang Jalan Kesuma Bangsa bebas dari kendaraan bermotor.

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengatakan, CFD itu terinspirasi dari kegiatan serupa yang dilakukan di Makasar.

    “Kurang lebih panjang jalannya sama dengan yang digunakan di Makasar itu, sekitar 700 meter. Jadi di sana tidak cuma sebagai sarana olahraga saja, tapi juga ada hiburannya. Dan itu yang kita coba lakukan di sini dengan melibatkan pihak-pihak yang menyangkut ekonomi masyarakat,” kata Andi Harun, Minggu (25/2/2024).

    Ia mengatakan, konsep yang diinginkannya adalah, dari sisi ekonomi masyarakatnya juga harus terlibat. Ditambah juga dengan parktik transformasi digital.

    “Misal makanan dan minuman yang disjaikan itu sehat. Kemudian dilaksanakan juga praktik transiformasi digital di ekonomi masyarakat, kaya transaksi non tunai,” terangnya.

    Karakteristik yang ingin ditonjolkan CFD adalah sinergitas antara pengembangan ekonomi dan olahraga. Di tempat CFD itu disediakan beberapa tenda untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), seperti makanan dan minuman ringan, serta aksesoris.

    Selain itu, tersedia juga beberapa permainan seperti ular tangga, mewarnai dan pameran hewan seperti ular dan kelinci yang ikut menyemarakan kegiatan CFD.

    Pria yang akrab disapa AH itu menilai, kegiatan CFD cukup menarik atensi warga. Sehingga, saat pelaksanaan uji coba hingga peresmian ini banyak warga yang datang untuk meramaikan.

    “Antusiame masyarakat sangat positif, dan ini menunjukan bahwa konsepnya memang matang dan relevan untuk masyarakat,” tuturnya.

    Meski sudah melalui proses ujia coba pelaksanaan selama bulan Januari, orang nomor satu di Samarinda itu bilang masih akan terus mengembangkan dan menyempurnakan konsep dari CFD. Ia ingin, kegiatan ini memberikan dampak pada kesejahteraan masyarakat banyak, baik dari sisi kesehatan, edukasi dan ekonomi.

    (Sf/Rs)